Showing posts with label presiden. Show all posts
Showing posts with label presiden. Show all posts

Amien Rais: Kelewatan Presiden & Menteri Naik Gaji

Kamis, 28/01/2010 17:57 WIB
Amien Rais: Kelewatan Presiden & Menteri Naik Gaji
Didi Syafirdi - detikNews


Jakarta - Kenaikan gaji presiden dan pejabat negara membuat sakit hati rakyat. Jika gaji mereka tetap naik, itu kelewatan.

"Saya pikir dalam keadaan prihatin sekarang ini. Kemudian, presiden dan para menteri berencana menaikan gajinya ini akan membuat sakit hati rakyat," kata mantan Ketua MPR Amien Rais.

Hal ini disampaikan Amien usai acara peluncuran buku "In Our Time Pidato-Pidato Yang Membentuk Dunia Modern" di Indochine Jakarta, Jl Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (28/1/2010).

Menurut Amien, aparat dan pejabat tinggi sudah bergelimang dengan fasilitas yang aduhai seperti mobil dinas, telepon gratis dan listrik gratis.

"Kalau tetap dinaikkan itu kelewatan, kurang pantas," ujar politisi PAN ini.

Wakil Ketua Komisi XI Achsanul Qosasi, sebelumnya, menyatakan, gaji untuk Presiden, Wapres, para menteri, pimpinan DPR dan anggota DPR akan mengalami kenaikan mulai Maret depan. Kenaikan berkisar 10-20 persen.

Belum ada pernyataan Menkeu ataupun pihak pemerintah. Namun Sri Mulyani, pada 28 Oktober 2009, menyatakan kenaikan gaji pejabat negara akan dilakukan mulai 1 Januari 2010. Pemerintah tinggal menunggu keluarnya Peraturan Pemerintah (PP) dari Presiden untuk pengesahan kenaikan gaji tersebut.

Sri Mulyani mengatakan alasan kenaikan gaji ini adalah karena gaji pejabat negara termasuk menteri di Indonesia secara rata-rata lebih rendah dibandingkan pejabat negara dan menteri di negara lain, karena itu kenaikan gaji pejabat negara merupakan hal wajar.

Posted via web from cahPamulang's Notes

Kasus Bibit Rianto dan Chandra Halim : Solusi Lain yang Lebih Baik adalah Tidak Membawa Kasus Ini ke Pengadilan


Presiden SBY hari Senin (23/11) malam di Istana Negara menyampaikan penjelasan soal kasus Bank Century dan perkara Bibit Rianto dan Chandra Halim. (foto: abror/presidensby.info)

Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tetap menghormati jalannya proses hukum terhadap Chandra M.Hamzah dan Bibit Samad Rianto. Cara-cara penyelesaian terhadap kasus hukum yang memiliki perhatian publik luas seperti ini mestilah tetap berada dalam koridor konstitusi atau hukum dan perundang-undangan yang berlaku, seraya dengan sungguh-sungguh memperhatikan dan mendengarkan aspirasi dan pendapat umum.

Demikian dikatakan Presiden SBY hari Senin (23/11) malam di Istana Negara. "Solusi dan opsi yang kita tempuh juga harus bebas dari kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan tetap jernih dan rasional serta bebas dari tekanan pihak manapun yang tidak semestinya. Dan di atas segalanya kita harus tetap bertumpu kepada dan menegakkan kebenaran dan keadilan," jelas Presiden SBY dalam keterangan persnya.

"Sejak awal proses hukum terhadap dua pimpinan KPK non-aktif ini telah menimbulkan kontroversi pro dan kontra di kalangan masyarakat. Kecurigaan terhadap kemungkinan direkayasanya kasus ini oleh para penegak hukum juga tinggi. Dua hari yang lalu saya juga mempelajari hasil survey oleh lembaga survey yang kredibel yang baru saja dilakukan, yang menunjukkan bahwa masyarakat kita memang benar-benar terbelah," ujarnya.

"Disamping saya telah mengkaji laporan dan rekomendasi Tim-8, saya juga melakukan komunikasi dengan dua pimpinan lembaga tinggi negara di wilayah justice system yaitu Ketua Mahkamah Agung dan Ketua Mahkamah Konstitusi. Saya juga melakukan komunikasi dengan segenap pimpinan KPK dan tentu saja sayapun telah mengundang Kapolri dan Jaksa Agung untuk mencari solusi terbaik atas kasus ini. Di luar itu saya juga patut berterima kasih kepada para pakar hukum yang 5 hari terakhir ini sejak Tim-8 menyampaikan rekomendasinya, juga memberikan sumbangan pemikiran kepada saya," jelas Presiden.

"Jika kita ingin mengakhiri silang pendapat mengenai apakah Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto salah atau tidak salah, maka forum atau majelis yang tepat adalah pengadilan. Semula saya memiliki pendirian seperti ini. Dengan catatan proses penyidikan dan penuntutan mendapatkan kepercayaan publik yang kuat. Dan tentu saja proses penyidikan dan penuntutan itu fair, objektif dan disertai bukti-bukti yang kuat," tutur SBY.

"Dalam perkembangannya, justru yang muncul adalah ketidakpercayaan yang besar kepada pihak Polri dan Kejaksaan Agung, sehingga telah masuk keranah sosial dan bahkan ranah kehidupan masyarakat yang lebih besar. Oleh karena itu faktor yang saya pertimbangkan bukan hanya proses penegakan hukum itu sendiri tapi juga faktor-faktor lain seperti pendapat umum, keutuhan masyarakat kita, azas manfaat, serta kemungkinan berbedanya secara hakiki antara hukum dengan keadilan," jelasnya.

"Sebelum memilih opsi atau konstruksi penyelesaian kasus ini di luar pertimbangan faktor-faktor non-hukum, saya juga menilai ada sejumlah permasalahan di ketiga lembaga penegak hukum itu, yaitu di Polri, Kejaksaan Agung dan KPK. Permasalahan seperti ini tentu tidak boleh kita biarkan dan harus kita koreksi kita tertibkan dan kita perbaiki. Oleh karena itu solusi dan opsi lain yang lebih baik yang dapat ditempuh adalah pihak kepolisian dan kejaksaan tidak membawa kasus ini ke pengadilan dengan tetap mempertimbangkan azas keadilan, namun perlu segera dilakukan tindakan-tindakan korektif dan perbaikan terhadap ketiga lembaga penting," jelasnya.

"Saya menilai, solusi seperti ini lebih banyak manfaatnya dibanding mudharatnya. Tentu saja cara yang ditempuh tetaplah mengacu kepada ketentuan perundang-undangan dan tatanan hukum yang berlaku. Saya tidak boleh dan tidak akan memasuki wilayah ini, karena penghentian penyidikan berada di wilayah Lembaga Penyidik atau Polri, penghentian tuntutan merupakan kewenangan lembaga penuntut atau kejaksaan, serta pengenyampingan perkara melalui pelaksanaan asas oportunitas merupakan kewenangan Jaksa Agung. Tetapi sesuai dengan kewenangan saya, saya menginstruksikan kepada Kapolri dan Jaksa Agung untuk melakukan penertiban, pembenahan dan perbaikan di institusinya masing-masing berkaitan dengan kasus ini," tegasnya

"Jika pada akhirnya kasus Chandra M. Hamzah dan Bibit Samad Rianto ini dapat diselesaikan, tugas kita masih belum rampung. Justru kejadian ini membawa hikmah dan juga pelajaran sejarah bahwa reformasi nasional kita memang belum selesai, utamanya reformasi di bidang hukum. Kita semua para pencari keadilan juga merasakannya. Bahkan kalangan internasional, yang sering fair dan objektif dalam memberikan penilaian terhadap negeri kita juga menilai bahwa sektor-sektor hukum kita masih memiliki banyak kekurangan dan permasalahan. Sementara itu, prestasi Indonesia di bidang demokrasi peng-hormatan kepada HAM dan kebebasan pers mulai diakui oleh dunia," jelasnya.

Link Terkait:

Kasus Bank Century

Syafi'i Ma'arif: Jangan Berharap Tanduk kepada Kuda (Nylekit banget nih)

JAKARTA - Komentar pedas terlontar dari cendekiawan muslim Syafi'i Ma'arif, menanggapi pernyataan Presiden Susilo Bamabng Yudhoyono (SBY) yang menegaskan tidak mau dipaksa bersikap. SBY dinilai tetap lamban dalam bersikap.

"Jangan berkelit dengan ngomong seperti itu. Di sini diperlukan tindakan yang luar biasa untuk menghadapi kasus yang luar biasa. Ada peribahasa, jangan berharap tanduk kepada kuda," ujar Syafi'i usai menghadiri sebuah diskusi di Hotel Gran Sahid, Jakarta, Kamis (19/11/2009).

Sebelumnya, Presiden meminta semua pihak untuk tidak mendorong dan memaksa dirinya untuk segera menindaklanjuti rekomendasi Tim 8 dalam kasus Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Padahal sikap tegas SBY, dinilai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini, akan menentukan pemerintahan yang memiliki legitimasi sosial dan moral. "Kalau tidak, legimitasi moral dan sosial akan berguguran. Saya sudah lelah dengan keadaan ini," katanya.

Ditanya tanggapannya mengenai sikap Kapolri yang tidak mau menahan Anggod Widjojo, Syafi'i mengatakan, polisi tidak akan berani menangkap Anggodo. "Kalau aparat hukum sudah berada di bawah ketiak seseorang ya pasti tidak mau (nahan)," katanya.
(ded)

Presiden: Jangan Paksa Saya

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/11/19/03145060/presiden.jangan.paksa.saya

Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta dirinya tidak didesak untuk mengambil langkah yang melampaui kewenangannya sebagai presiden dalam penanganan proses hukum terhadap Wakil Ketua (nonaktif) Komisi Pemberantasan Korupsi Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Presiden menginginkan penyelesaian masalah itu tidak menimbulkan masalah baru yang lebih besar.

"Jangan sampai saya sebagai presiden didorong, dipaksa untuk mengambil langkah yang bukan kewenangan saya, karena itu berarti saya melanggar undang-undang. Harus cepat memang, tidak boleh berlama-lama, tetapi ingat bahwa koridornya harus jelas," ujar Presiden dalam pengantarnya ketika memimpin rapat terbatas yang membahas rekomendasi Tim Delapan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (18/11).

Rapat dihadiri, antara lain, oleh Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar, Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring, Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Kepala Badan Intelijen Negara Sutanto, Jaksa Agung Hendarman Supandji, dan Kepala Polri Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri.

Menurut Presiden, rapat itu bukan untuk menetapkan apakah rekomendasi Tim Delapan akan diterima atau ditolak oleh pemerintah, kepolisian, dan kejaksaan. Presiden akan memberikan waktu bagi kepolisian dan kejaksaan untuk merespons rekomendasi tersebut.

Meski demikian, Presiden meminta para pejabat terkait menelaah rekomendasi dan penilaian Tim Delapan dengan jernih, tanpa sikap apriori. "Jangan buru-buru mengatakan tidak menerima atau jangan buru-buru juga bahwa semua rekomendasi itu diterima," ujarnya.

Desas-desus

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga mengungkapkan keprihatinan karena terkait kasus ini beredar pula desas-desus mengenai dirinya dan keluarganya. Ia menyimak perbincangan masyarakat, termasuk yang beredar melalui SMS, pesan di Blackberry, jaringan Facebook, dan sejumlah media massa.

"Saya prihatin karena beredar pula desas-desus, berita-berita yang tidak jelas dari mana sumbernya, yang juga menyangkut nama saya, bahkan ada keluarga saya, yang sama sekali tidak ada kebenarannya. Terhadap ini, tentu saya, kalau itu menyangkut pemerintah, harus kita selesaikan nanti pada saatnya," ujar Presiden.

Presiden menuturkan, sepanjang kepemimpinannya pada periode lima tahun lalu, ia juga diterpa sejumlah isu. "Ada yang fitnah, ada character assassination, political assassination, sebagian besar saya abaikan. Tetapi, ada tiga hal yang saya hadapi dulu, dua di antaranya masuk ke legal case," ujarnya.

Menurut Presiden, jika desas-desus mengenai dirinya dan keluarganya yang saat ini beredar terus berkembang, ia juga akan membawa persoalan itu ke proses hukum.

"Kalau kali ini masih begitu, dan apalagi secara formal di depan publik ada yang mengangkat berita yang sama sekali tidak ada kebenarannya itu, cara yang lalu juga akan saya tempuh demi keadilan dan kebenaran, dan juga demi kehormatan saya sebagai kepala negara," kata Presiden.

Momentum

Pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin menilai, rekomendasi Tim Delapan kepada Presiden sebaiknya dijadikan momentum untuk melakukan reformasi penegakan hukum secara menyeluruh. Dengan demikian, kasus yang dialami Bibit dan Chandra tidak terulang pada masa depan.

Untuk menjaga kelanjutan dan arah dari reformasi hukum, Presiden Yudhoyono sebaiknya membentuk tim khusus yang tugas utamanya mengkaji dan memberikan masukan terkait reformasi hukum. Tim itu tidak mempunyai wewenang dalam penegakan hukum.

"Tugas utama tim itu adalah melihat kondisi dan rencana ke depan setiap institusi penegak hukum, yaitu kepolisian, kejaksaan, dan KPK. Setelah itu memberikan masukan kepada Presiden tentang apa yang perlu dilakukan, misalnya perbaikan peraturan atau kebijakan anggaran untuk setiap institusi," papar Irman.

Anggota tim yang sebaiknya bekerja dalam waktu lima tahun itu, lanjut Irman, perlu dari berbagai unsur. Dengan demikian, selain memiliki dasar kajian akademis dan dapat dipraktikkan, rekomendasi tim juga memiliki kekuatan politik.

Optimistis

Secara terpisah, kuasa hukum Bibit dan Chandra, Bambang Widjojanto, mengaku optimistis Presiden akan mendengarkan rekomendasi Tim Delapan. Optimisme itu didasarkan latar belakang pembentukan Tim Delapan atau Tim Independen Verifikasi Fakta dan Proses Hukum atas Kasus Bibit dan Chandra.

Menurut Bambang, dalam Keputusan Presiden Nomor 31 Tahun 2009 tentang Pembentukan Tim Delapan, di bagian menimbang disebutkan, proses hukum terhadap Bibit dan Chandra telah menimbulkan kesan dan kecurigaan yang meluas di masyarakat bahwa telah terjadi upaya melemahkan KPK. Tim independen dibentuk untuk membantu Presiden menjamin proses hukum yang obyektif, jujur, dan adil.

Titik awal

Koalisi Masyarakat Sipil Darurat Keadilan, Rabu, meminta Presiden bertindak tegas dengan menjadikan rekomendasi Tim Delapan sebagai titik awal pembersihan lembaga hukum dengan membongkar persekongkolan jahat dan mafia peradilan.

Koalisi diwakili Choirul Anam dari Komite Aksi Solidaritas untuk Munir, Danang Widiyoko (Indonesian Corruption Watch), Chalid Muhammad (Institut Hijau Indonesia), Rusdi Marpaung (Imparsial), Saipul Tavip (Pergerakan Kaum Muda Indonesia), dan Edwin Partogi (Kontras).

Koalisi ini juga menuntut perlunya reformasi dan reposisi kepolisian dan kejaksaan. Disebutkan, proses yang telah dilakukan Tim Delapan akan sia-sia dan pemberantasan mafia akan menjadi pernyataan basi kalau tak ada tindakan konkret dari Presiden.

Photo-photo Pelantikan Presiden RI 2009-2014


Dikumpulkan dan di-update dari beragam sumber.

Hanya Mantan Presiden BJ Habibie yang Hadir di Pelantikan SBY-Boediono, yang lain pada kemana?!!!

Jengkel....
Dua mantan Presiden RI yang masih hidup itu sebenarnya dulu pernah jadi presiden beneran apa presiden kethoprakan?!!
Buktikan dong kalian itu memang Presiden beneran, mosok kalian beri contoh yang buruk bagi anak negeri dengan polah macam anak kecil yang lagi pada ngambeg?
Puufff.. jadi makin nggak respek blas nih sama dua mantan Pesiden kita ini.
:((-----------------------------
Selasa, 20 Oktober 2009 | 10:17 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Di antara para mantan presiden yang ada, hanya mantan Presiden RI BJ Habibie beserta Ibu Ainun Habibie yang hadir pada acara pelantikan presiden dan wakil presiden di Ruang Rapat Paripurna I MPR, Jakarta, Selasa (20/10).

Saat datang di tempat pelantikan, Habibie sempat menyapa dan melambaikan tangan kepada para wartawan. Sementara itu, mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid dan Megawati Soekarnoputri tidak hadir.

Pamor SBY Terdongkrak 'Time'

Pemilu 2009
01/05/2009 - 16:31
Herdi Sahrasad

Presiden SBY
(inilah.com/ Raya Abdullah)
INILAH.COM, Jakarta – Nama Presiden SBY tercantum di daftar '100 Pemimpin Dunia Berpengaruh' versi Time edisi terbaru. Sengaja atau tidak, majalah terbitan AS itu ikut mendongkrak pamor SBY, sehingga Partai Demokrat mendapat energi tambahan untuk maju di Pilpres 2009.
Time melansir 100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia. Ke-100 tokoh itu dibagi dalam lima kategori. Dan, Presiden SBY masuk di kelompok Pemimpin dan Revolusioner.
Di kelompok ini, SBY bergabung dengan pemimpin-pemimpin dunia lainnya. Dia setara dengan Gordon Brown (PM Inggris), Nouri Al-Mailiki (Presiden Irak), Hillary Clinton (Menlu AS), Nicolas Sarkozy (Presiden Prancis), Angela Merkel (Kanselir Jerman), Xi Jinping (Wakil Presiden China), dan Barack Obama (Presiden AS).
Dalam tulisannya tentang SBY di Time, politisi ternama Malaysia, Anwar Ibrahim menilai laki-laki Pacitan itu mampu membuat Indonesia bertahan dari resesi global sejak terpilih sebagai Presiden RI pada 2004. SBY juga memberi pengaruh terhadap kawasan regional.
Dan, pada Pilpres 2009 ini, SBY dikatakan berpeluang kembali memimpin Indonesia untuk kedua kalinya. Padahal, dalam sejarah demokrasi di Indonesia yang masih singkat, kemungkinan capres incumbent terpilih kembali, sangat berat. "Masyarakat takkan memilih presiden yang tak memenuhi harapan mereka," tulis Anwar.
Indonesianis dari Northwestern University, AS, Jeffrey Winters pun menilai adalah sebuah kejutan jika SBY terpilih untuk kedua kalinya. Tapi, dia tak menampik kejutan itu bakal terjadi.
"Jika sampai SBY terpilih dua kali, berarti tidak ada lawan SBY yang sepadan. Saya melihat hanya Prabowo-Rizal Ramli yang ditakuti oleh SBY, lainnya tidak dianggap mampu mengalahkan SBY," kata Winters, guru besar ekonomi-politik Northwestern University, AS.
Masuknya SBY dalam 100 Orang Paling Berpengaruh versi Time, dinilai bisa menjadi tambahan amunisi baginya menghadapi Pilpres mendatang. Ini akan jadi poin penting bagi SBY. Dunia saja mengakuinya, kenapa Indonesia tidak? Gelar dari Time itu membuat SBY bakal semakin populer.
Prestasi SBY versi Time tersebut akan menjadi alat kampanye SBY selanjutnya. Selain memberi citra positif, gelar Time 100 juga akan mengimbangi pemberitaan tentang rencana partai-partai 'musuh' SBY yang menggalang koalisi besar. Tentu saja, SBY juga harus menutup kekurangan-kekurangannya dan konsisten dengan program kampanye.
Popularitas SBY kian hari kian tak tertandingi. Guna menaklukannya, koalisi besar yang digalang Partai Golkar dan PDIP memposisikannya sebagai musuh bersama. Tapi para analis melihat jika Megawati maju, maka hampir pasti kalah.
Masih jadi pertanyaan: apakah koalisi besar Blok Teuku Umar akan menghadapi SBY yang sudah didukung Time itu. Lalu, apakah blok Mega itu mengajukan satu pasangan capres-cawapres atau dua pasangan? Semua dalam penantian publik.

BERITA TERKAIT

"Dilecehkan" Survei, Golkar Minta Kalla Maju

 clipped from pemilu.antara.co.id

08/01/09 10:00


"Dilecehkan" Survei, Golkar Minta Kalla Maju



Golkar geram karena merasa "dilecehkan" oleh beberapa lembaga survei dan kader-kadernya meminta Jusuf Kalla menyalonkan diri sebagai Capres untuk merespon apa yang mereka sebut sebagai "pelecehan" itu.

Jakarta (ANTARA News) - Merespon atas apa yang disebutnya sebagai "pelecehan" oleh beberapa lembaga survei dan "penghinaan" Partai Demokrat, kader-kader Partai Golkar meminta Jusuf Kalla berani menjadi calon presiden pada Pilpres 2009.

"Istilah dalam komunitas Bugis Makassar, tegakkan kembali `siri` atau kehormatan paling tinggi. Iya, itu harkat dan martabat partai telah benar-benar diinjak-injak oleh hasil polling beberapa lembaga survei yang hanya mendasarkan data 2000-an orang, tetapi seolah-olah telah mewakili 120 jutaan pemilih," kata salah seorang Ketua Departemen di DPP Golkar, Zainal Bintang, di Jakarta, Kamis.

Zainal yang mengungkapkan itu atas nama rekan-rekannya di Golkar menegaskan, hanya ada dua langkah terobosan yang segera harus dilakukan sekarang oleh Partai Golkar selaku partai dengan segudang sejarah bagi eksistensi NKRI.

"Pertama, Jusuf Kalla (JK) harus segera menyatakan dirinya akan maju sebagai calon presiden (Capres) 2009. Ini demi menegakkan `siri` PG," tandasnya.

Kedua, tegasnya lagi, perlu sebuah gebrakan total untuk membangkitkan militansi kader-kader PG untuk berjuang mati-matian guna mengembalikan kejayaan partai.

"Sekali lagi, untuk langkah kedua ini, harus diawali dengan keberanian JK menyatakan diri maju sebagai Capres," katanya meyakinkan.

Jika ini bisa dilakukan segera, ia yakin soliditas keluarga besar PG akan menguat. "Dan lawan-lawan politik PG akan berfikir untuk merendahkan PG," ujar Zainal Bintang lagi.


Baca Juga


Sent with Clipmarks

Zainal Bintang Desak JK Nyatakan Diri Sebagai Capres

 clipped from pemilu.antara.co.id

07/01/09 23:32


Zainal Bintang Desak JK Nyatakan Diri Sebagai Capres



Jakarta (ANTARA News) - Ketua Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi DPP Partai Golkar Zainal Bintang mendesak ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar M Jusuf Kalla segera menyatakan diri maju sebagai calon Presiden (Capres) 2009 untuk menegakkan harkat dan martabah Partai Golkar.

"Salah satu langkah Ketua Umum Jusuf Kalla untuk menegakkan "siri" Partai Golkar adalah segera menyatakan diri akan maju sebagai calon presiden 2009," katanya di Jakarta, Rabu.

Menurut Zainal, selama ini harkat dan martabat Partai Golkar sebagai sebuah partai besar diduga telah dilecehkan oleh beberapa lembaga survei. Menurut Zainal beberapa lembaga survei yang selalu merendahkan posisi Ketua Umum Partai Golkar tersebut dinilai telah keterlaluan dan merendahkan Partai Golkar.

"Sesuai nilai_nilai budaya Bugis Makassar tindakan-tindakan tersebut sudah menyangkut soal "siri" (kehormatan tertinggi)," kata Zainal dengan tegas.

Oleh karena itu, tambah Zinal, sebagai orang Bugis Makassar, JK wajib menegakkan "siri" Partai Golkar tersebut.

Zainal menjelaskan bahwa dalam sejarahnya Partai Golkar bukan partai peminta-minta jabatan. Partai Golkar telah berjasa ikut membangun bangsa dan negara ini. Oleh karena itu, tambahnya parpol lain tidak punya hak untuk ikut mengatur posisi politik Ketua Umum Partai Golkar, apakah harus posisi Wapres atau yang lainnya.

"JK dan tokoh-tokoh Partai Golkar lainnya jangan diam saja," kata Zainal.

Dalam pandangan Zainal, jika JK selaku Ketua Umum DPP partai Golkar telah menyatakan diri maju sebagai capres 2009 maka langkah tersebut akan membangkitkan militansi kader-kader partai di bawah.

Para kader partai, tambahnya akan berjuang mati-matian mengembalikan kejayaan Partai Golkar. Dengan demikian, tambahnya solidaritas keluarga besar partai Golkar akan menguat dan lawan-lawan politik justru akan berfikir ulang untuk menrendahkan martabah Partai Golkar.(*)

Baca Juga


Sent with Clipmarks

Info bagi yang ingin membantu korban bencana Papua


Daftar penyalur donasi untuk korban bencana Papua:

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)*
BNPB adalah sebuah Lembaga Pemerintah Non Departemen yang mempunyai tugas
membantu Presiden Republik Indonesia dalam mengurusi kebencanaan di
Indonesia. BNPB dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2008.
Sebelumnya badan ini bernama Badan Koordinasi Nasional Penanggulangan
Bencana

Jl. Ir. H. Juanda No. 36 Jakarta Pusat
Telp POSKO : 021-3458400
Fax : 021-3458500
Email : posko @ bnpb.go.id
Website: www.bakornaspb. go.id

*Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG)*
Lembaga non depertemen yang melaksanakan tugas pemerintahan di bidang
Meteorologi, Klimatologi, Kualitas Udara, dan Geofisika. Tugasnya antara
lain mengkaji dan membuat kebijakan di bidang meteorologi, klimatologi,
kualitas udara dan geofisika. Serta membuat pengamatan pengumpulan dan
penyebaran, pengolahan dan analisis serta pelayanan di bidang meteorologi,
klimatologi, kualitas udara dan geofisika.

Jl. Angkasa I No. 2, Kemayoran, Jakarta 10720
Telp. (021) 4246321
www.bmg.go.id

*Departemen Sosial *
Departemen dalam pemerintahan Indonesia yang mempunyai bertugas
menyelenggarakan sebagian urusan pemerintahan di bidang sosial.

Jl. Salemba Raya No. 28,Jakarta Pusat 10430,Indonesia
DKI Jakarta
Fax.(021) 3103783
Telp.(021) 3103781, Telp.(021) 3103782
http://www.depsos. go.id
*
Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat*
Kementrian koordinator bidang kesejahteraan rakyat bertugas
mengkoordinasikan perencanaan dan penyusunan kebijakan, serta mensinkronkan
pelaksanaan kebijakan dibidang kesejahteraan rakyat dan penanggulangan
kemiskinan.

Jl. Medan Merdeka Barat No. 3 Jakarta Pusat
Telp. (021) 345 9444
www.menkokesra. go.id

*Kementerian Negara Lingkungan Hidup*
Kementrian Negara yang bertugas merumuskan kebijakan dan koordinasi di
bidang lingkungan hidup dan pengendalian dampak lingkungan

Jl. D.I. Panjaitan Kav. 24
Kebon Nanas - Jakarta 13410
Telp./Fax. (021) 8517184 / 8580067
E-mail : edukom@menlh. go.id
www.menlh.go. id

*Crisis Center Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi*
Direktorat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi bertugas informasi
potensi kegunungapian dan pengelolaan mitigasi bencana alam geologi,
sedangkan missi yang diemban adalah meminimalkan korban jiwa manusia dan
kerugian harta benda dari bencana geologi.

Telepon : 022-7272606, 7271402
Faksimile : 022- 7202761
Alamat : Jalan Diponegoro 57, Bandung 40122
http://portal. vsi.esdm. go.id

*Posko Bencana PMI Pusat*
Posko ini dibawah divisi penanggulangan bencana PMI pusat dengan tugas
memberi pelayanan siaga bencana 24 jam dibagi 2 shift.Posko bencana ini juga
memonitor, merespon serta memberi bantuan untuk semua kejadian seperti
konflik dan kecelakaan besar

Kantor Pusat PMI
Lantai dasar
Jl. Gatot Subroto Kav. 96
Jakarta Selatan 12790
Telp . 021 - 7992325 ext 112
Fax . 021 - 7995188
Email. poskobencanapmi@ yahoo.com , poskobencanapmi@ plasa.com

Humas PMI +62.21.7992325
Email: pmi@palangmerah. org

Untuk alamat palang merah se indonesia, silahkan klik di
sini.

*Lembaga Swadaya Masyarakat*

*WALHI Eksekutif Nasional*
Jl. Tegal Parang Utara No.14
Jakarta 12790, INDONESIA
Tel: (0)21 791 93 363 / 794 16 72
Fax: (0)21 794 16 73
E-mail : info[at]walhi. or.id
www.walhi.or. id

*Masyarakat Penanggulang Bencana Indonesia*
Jl. Kebon Sirih No. 5G Kebon Sirih Jakarta Pusat 10340.
Telp/Fax. +62-21-3103535 +62-21-3147321 Hotline : +62-21-93220102
Email: sekretariat@ mpbi.org

*Care Indonesia
*Kantor pusat nasional CARE Indonesia
TIFA Building, 10th floor, Suite 1005
Jl. Kuningan Barat 26
Jakarta 12710 Indonesia
Phone: +62 (0) 21 529 222 82
Fax: +62 (0) 21 529 222 83
E-mail: info@careind. or.id *
*www.careindonesia. or.id
www.careinternation al.org

*International Strategy for Disaster Reduction*
UN/ISDR
International Environment
House II, 7-9 Chemin de Balexert, CH 1219 Chatelaine, Geneva 10, Switzerland
New phone and fax numbers:
Tel: +41 22 917 8908/8907
Fax: +41 22 917 8964
isdr@un.org
www.unisdr.org

*Pemantauan Gempa USGS*
United States Geological Survey (USGS) adalah lembaga penelitian milik
pemerintah Amerika Serikat. Lembaga mempelajari kondisi bentang tanah
Amerika, sumber daya alam dan ancaman bencana. Lembaga ini juga meneliti dan
memberi gambaran tentang gempa yang terjadi di seluruh dunia, informasi
gempa terbaru bisa Anda lihat di link berikut ini:


——

*Kontak Penting Manokwari*

*Kantor PMI Manokwari*

0986-211332* *

*Kepala PMI, Jalil *085254308735

*Person in Charge Gempa Manokwari, Nolly *081218843611

*Dinas kesehatan Manokwari*
Jl. Bhayangkari No. 1 Manokwari
Phone: 0986-213191

*Kantor Provinsi Papua Barat*
Jln. Siliwangi No.1 , Manokwari
Telepon: (0986) 215844, 215869

*Sorong*

*Palang Merah Indonesia Sorong*
Jl. Kesehatan No.3. Sorong Papua
Phone: (0951) 327893
Fax: (0951) 327893

Contact Person: Robert, Sekretaris PMI Cabang Sorong

0811 4850181

*Rumah Sakit Sele be Solu*
Jl. Basuki Rachmat Km.12 Klasaman Sorong
Phone: +62-951-335811

Sekecil apapun bantuan anda, baik berupa materi maupun bantuan menyebarkan info ini, amat sangat dihargai, terima kasih.
Sent with Clipmarks

Usulan Penunjukan Langsung Bukti Buruknya Perencanaan KPU

 clipped from pemilu.antara.co.id

07/01/09 16:53

Usulan Penunjukan Langsung Bukti Buruknya Perencanaan KPU

 

tagsTag: kpu, pemilu, perpres, bawaslu

  

Jakarta (ANTARA News) - Usulan anggota Komisi Pemilihan Umum untuk mengajukan Peraturan Presiden (Perpres) yang mengatur tentang penunjukan langsung perusahaan untuk pengadaan kebutuhan pemilu, menunjukkan buruknya perencanaan teknis yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bambang Eka Cahya Widodo, di Jakarta, Rabu, mengatakan penunjukan langsung karena keterbatasan waktu dapat dihindari apabila KPU melakukan perencanaan proses lelang yang tepat waktu.

"Seharusnya proses lelang sudah dimulai sejak November 2008. Tetapi buktinya November-Desember tidak ada kegiatan lelang," katanya.

Perencanaan lelang seharusnya sudah disiapkan jauh-jauh hari. Ia menilai KPU Provinsi seharusnya sudah mengetahui jumlah kebutuhan perlengkapan pemilu seperti kotak dan bilik suara sejak daftar pemilih tetap (DPT) diumumkan.

Namun, nyatanya masih ada beberapa KPU Provinsi yang mengaku kesulitan dalam melaksanakan pengadaan kebutuhan pemilu tersebut.

"Saya curiga keterlambatan pengadaan kebutuhan pemilu ini disebabkan tidak adanya data yang akurat. Sebenarnya data yang dimiliki KPU akurat tidak?," tanyanya.

Penunjukan langsung perusahaan untuk pengadaan keperluan pemungutan suara pada pemilu 2009, katanya, membuka peluang terjadinya korupsi. Ia mengingatkan anggota KPU tentang resiko penunjukan langsung.

Menurut dia, sebaiknya KPU mempertimbangkan niatnya untuk mengusulkan Perpres tersebut.

"Penunjukan langsung ini membuka peluang untuk korupsi, kita hanya bisa mengingatkan bahwa itu beresiko. Siapa yang bisa menjamin penunjukan tersebut obyektif," katanya.

Sebelumnya, anggota KPU berencana mengusulkan pembuatan Perpres yang mengatur tentang penunjukan langsung untuk pengadaan perlengkapan pemungutan suara dan perlengkapan pendukungnya.

Anggota KPU Abdul Aziz mengatakan Perpres tersebut disiapkan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kesulitan dalam pengadaan kebutuhan pemilu 2009, terutama untuk pengadaan di daerah.

"Kami menyadari ada sejumlah pengadaan logistik di daerah yang kemungkinan akan terlambat, antara lain untuk pengadaan kotak dan bilik suara, terutama juga pengadaan formulir," katanya.

Abdul Aziz menambahkan sejumlah KPU Provinsi seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Barat, dan Aceh telah melakukan proses lelang. Namun ada sejumlah KPU Provinsi seperti Sumatera Selatan yang belum melaksanakan proses lelangnya.

Seperti diketahui terjadi konflik ditubuh KPU Sumsel yang menyebabkan kinerja terganggu dan menghambat pelaksanaan tahapan pemilu. Konflik ini berujung pada penggantian empat anggota KPU Sumsel.

Aziz mengungkapkan Perpres tentang perubahan ke-8 Keputusan Presiden 80/2003 tentang pengadaan dan pendistribusian perlengkapan pemungutan suara dan perlengkapan pendukungnya, ini merupakan payung hukum bagi KPU apabila terjadi keadaan darurat yang mengganggu pengadaan maupun distribusi logistik tepat waktu.

"Perpres ini untuk antisipasi kalau terjadi kondisi darurat. Tetapi kalau proses lelang dapat berjalan normal maka diteruskan saja," katanya.

Ia kembali menegaskan, Perpres ini digunakan hanya untuk kondisi khusus. Lelang yang dapat berlangsung normal maka tetap diteruskan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Sementara itu, disela-sela sidang Dewan Kehormatan KPU Sekjen KPU Suripto Bambang Setyadi mengatakan KPU memerlukan peraturan presiden tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan kesulitan pengadaan di daerah.

Ia menjelaskan kendala yang dihadapi KPU daerah yakni trauma masa lalu sehingga tidak ada yang bersedia ditunjuk sebagai panitia pengadaan. Selain itu sedikit sekretariat yang memiliki sertifikat pengadaan.

Usulan ini akan dibahas dengan instansi terkait sepeti Bappenas dan LKPP. Selain itu juga melibatkan Menteri Keuangan, dan Menteri Dalam Negeri.

Peraturan Presiden ini nantinya berlaku untuk umum yakni bagi KPU, namun dapat digunakan sebagai payung hukum bagi KPU di daerah.

Ketika ditanya upaya yang dilakukan KPU agar tidak melakukan penunjukan langsung, Suripto mengungkapkan proses lelang harus dilaksanakan tepat waktu.

"Kalau mekanisme ini (normal) tidak dapat berjalan maka baru digunakan Perpres," katanya. (*)


Baca Juga


Sent with Clipmarks

Obama Akhirnya Berbicara Soal Gaza

 clipped from www.antara.co.id

07/01/09 10:03

Obama Akhirnya Berbicara Soal Gaza



Washington (ANTARA News/dpa) - Presiden AS terpilih Barack Obama, Selasa waktu AS (Rabu WIB), mengutarakan "keprihatinannya yang mendalam" kepada pertempuran yang berkecamuk di Jalur Gaza dan berjanji akan bekerja efektif dalam menyelesaikan konflik di Timur Tengah itu segera setelah dia resmi menjabat Presiden AS bulan ini.

"Guna memulai awal pemerintahan, kami akan berupaya efektif dan konsisten mencoba menyelesaikan konflik-konflik yang muncul di Timur Tengah," kata Obama.

Obama yang terus berbungkam diri atas pertempuran yang dimulai sejak 27 Desember tatkala Israel melancarkan ofensif besar-besaran ke Gaza untuk menghadapi serangan roket Hamas, tidak ingin menggerogoti kebijakan pemerintahan Bush.

"Presiden George Bush sebagai Presiden Amerika Serikat berbicara atas nama pemerintah AS dan rakyat Amerika saat menyampaikan hal-hal berkaitan dengan hubungan internasional," kata Obama yang akan dilantik 20 Januari ini.

Obama mengatakan, dia telah dibrifing (oleh para stafnya) mengenai pertempuran di Gaza dan mengawasi perkembangannya setiap hari.

"Tegasnya, saya sangat memprihatinkan konflik yang berlaku di wilayah itu," kata Obama. (*)

Berita Sebelumnya


Sent with Clipmarks

Megawati: Cawapres dari Figur Pria

Tak ada kesempatan buat putri bung Hatta untuk bersanding dong.

 clipped from www.antara.co.id

07/01/09 08:25

Megawati: Cawapres dari Figur Pria



Manado,  (ANTARA News) - Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarno Putri, mengatakan, Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang akan diusung partai tersebut pada Pilpres 2009, dipastikan bukan dari unsur perempuan, melainkan figur pria yang berterima bagi publik.

Siapa pun Cawapresnya akan dikonkretkan nanti, agar benar-benar teruji, kata Megawati, saat memberikan sambutan pada perayaan Natal bersama umat Kristiani di Manado, Sulawesi Utara, Selasa malam (6/1).

Menurutnya, dirinya sebagai Capres yang diusung PDIP diibaratkan sebagai bunga yang memancarkan keharuman, sehingga tergantung kumbang yang menciumnya dengan keinginan bunga.

Mengenai siapa figur Cawapres bagi Megawati,  PDIP akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Solo, Jawa Tengah.

Pada kegiatan ibadan Natal tersebut, Megawati mengajak umat Kristiani untuk selalu merenungi perayaan kesakralan itu dengan penuh hikmat agar memancarkan kedamaian, kasih dan persaudaraan.

Hadir pada perayaan Natal tersebut, Gubernur Sulut, SH Sarundajang, Sekjen DPP Pramono Anung, Ketua DPD PDIP Sulut, Freddy Sualang, anggota DPR RI, Olly Dondokambey, serta sejumlah masyarakat dan simpatisan PDIP.

Pada rangkaian kunjungan politik ke Manado, Megawati menyempatkan diri untuk meresmikan Kantor Sekretariat DPD PDIP Sulut di Jalan Rike 17 Agustus Manado, serta melakukan penanaman padi "MSP" di Kabupaten Minahasa Utara.(*)

Baca Juga


Sent with Clipmarks

Soal Kelangkaan BBM, Presiden Tidak "Happy"

 clipped from www.antara.co.id

05/01/09 14:24

Soal Kelangkaan BBM, Presiden Tidak "Happy"



Jakarta,  (ANTARA News) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan ketidaksenangannya atas kejadian kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium beberapa waktu ini. Ia meminta Pertamina untuk meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat.

"Saya tidak `happy` soal keterlambatan pengadaan bahan bakar minyak. Apalagi jajaran Pertamina mengeluarkan `excuse` karena hari libur dan sedang pengenalan sistem baru. Tidak boleh ada `excuse` untuk pelayanan terhadap masyarakat. Itu salah. Tidak ada hari libur untuk melayani rakyat," kata Presiden saat membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Senin.

Menurutnya, segala persoalan yang menyangkut pelayanan masyarakat harus direspon dengan segera karena prinsipnya negara tidak pernah libur melayani warganya. "Pemerintah tidak pernah libur melayani rakyatnya di seluruh pelosok tanah air," katanya.

Dikatakan Presiden, Pemerintah akan selalu berusaha memperbaiki upaya pelayanan masyarakat dengan sebaik-baiknya, seperti dalam penanganan korban dan dampak gempa bumi yang terjadi di Manokwari Minggu lalu.

"Gempa bumi di Manokwari dan Sorong telah ditangani cukup baik, membuktikan sistem telah bekerja. Kita terus berdialog dengan Gubernur serta menteri terkait. Saya masih menunggu laporan terakhir keadaan di sana," katanya.

Mengenai kinerja IHSG pada tahun 2008, Presiden menilai penurunan indeks sebesar 50 persen bukan karena kesalahan pelaku pasar, namun karena pengaruh dari krisis global.

"Saya datang ke sini untuk memberikan semangat, mudah-mudahan bisa mengatasi keadaan dan memperbaiki perekonomian," katanya.

Indeks harga saham gabungan menguat 1,63 persen, pada saat perdagangan saham usai dibuka oleh Presiden Yudhoyono. IHSG di awal 2009 berada di 1.377,45 atau naik 22,040 poin dan indeks LQ45 menguat 6,039 poin ke posisi 276,27.

Pada sesi siang indeks BEI juga diperdagangkan pada posisi naik 4,44 persen atau naik 60,170 poin menjadi 1.415,578 dan indeks saham-saham unggulan (LQ45) terangkat 15,728 poin (5,82 persen) ke posisi 285,960.(*)
Sent with Clipmarks

Presiden: Pers Indonesia Paling Bebas di Asia

 clipped from www.antara.co.id

06/01/09 11:53

Presiden: Pers Indonesia Paling Bebas di Asia



Jakarta, (ANTARA News) - Seiring transformasi bangsa yang sedang dan terus
dilakukan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menilai pers Indonesia adalah yang paling bebas di kawasan Asia.

"Presiden melihat pers adalah salah satu pilar demokrasi dan yang dibanggakan adalah di region Asia pers Indonesia salah satu yang paling bebas," tutur Juru bicara Kepresidenan, Andi Mallarangeng, setelah mendampingi pertemuan pimpinan Globe Media Grup dengan Presiden Yudhoyono di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa.

Tidak seperti negara-negara lain di kawasan Asia, Presiden menilai saat ini tidak ada lagi aturan-aturan yang dapat mengekang kebebasan pers di Indonesia.

Untuk itu, Andi mengatakan, Presiden berharap pers Indonesia dapat menjadi titik acuan atau "benchmark" di kawasan Asia.

Menurut dia, Presiden menyatakan di Indonesia tidak ada lagi sensor terhadap pemberitaan sehingga pers seharusnya dapat lebih leluasa dan adil dalam memberikan informasi guna mencerdaskan masyarakat.

Presiden, lanjutnya, memberikan dukungan kepada media yang independen dengan tujuan memberi pencerahan kepada masyarakat.

Sebagai bagian dari industri yang menyediakan lapangan kerja, Presiden juga menyambut baik media massa baru yang bermunculan di Indonesia.

"Di Indonesia ada anggapan pers adalah `Sunset Industry`, itu tidak benar. Indonesia adalah `Emerging Country`, negara yang sedang berkembang. Dan, salah satu yang berkembang adalah industri media," tuturnya.

Sementara itu, penanggungjawab Jakarta Globe, Sigit Pramono, mengatakan dalam pertemuan dengan Presiden Yudhoyono ia melaporkan aktivitas Globe Media Grup yang baru meluncurkan suratkabar harian berbahasa inggris, Jakarta Globe.

Melalui format koran berbahasa Inggris, Sigit mengatakan, Globe Media Grup berharap Jakarta Globe dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan Indonesia kepada khalayak berbahasa Inggris.(*)

Baca Juga


Sent with Clipmarks

Seluruh Dunia Berdemonstrasi Menentang Israel

 clipped from www.antara.co.id

05/01/09 09:40

Seluruh Dunia Berdemonstrasi Menentang Israel



Istanbul (ANTARA News/AFP) - Ratusan ribu orang di Turki, negara sekutu utama Israel, tumpah ruah di jalanan kota-kota besar Turki menentang Isreal menyusul ofensif darat negara Yahudi itu ke Gaza dan seorang demonstran Palestina ditembak mati tentara Israel di Tepi Barat.

Di Istanbul, para penyelenggara unjukrasa mengklaim 700 ribu orang bergabung dalam demonstrasi menentang Israel.  Polisi Tukri memang menolak menyebutkan jumlah demonstran, namun Lapangan Caglayan -semacam Monas di Indonesia atau Lapangan Tiananmen di China- dijejali lautan manusia.

"Bajingan Iblis, enyahlah dari Palestina dan Timur Tengah," begitu salah satu bunyi sepanduk berbahasa Inggris yang dibawa para demonstran.

Turki yang mayoritas Muslim dan non Arab telah menandatangani pakta militer dengan Israel pada 1996, namun rezim Ankara yang kini dikuasai Muslim berhubungan erat dengan bangsa Palestina yang sejak lama menikmati dukungan luas Turki khususnya dari kaum muslim.

Sementara itu di Maroko, ribuan orang berunjukrasa di ibukota Rabat sambil menuduh para pemimpin Arab telah menelantarkan rakyat Palestina.

Para demonstran yang menurut hitungan polisi berjumlah 40 ribu orang itu mengekspresikan kemarahannya atas "diamnya rezim-rezim Arab."  Mereka juga menuduh Presiden Mesir Hosni Mubarak telah "menjual Gaza demi dolar AS."

Beberapa kalangan di dunia Arab menuduh Mesir, yang bersama Yordania menjadi salah satu dari dua negara Arab yang menyepakati perjanjian damai dengan negara Yahudi, bersekongkol dengan ofensif Israel yang justru terjadi di depan hidung Mesir.

Sebagian demonstran Maroko itu menginjak-injak sebuah bendera raksasa Israel, sementara sebagian lainnya melemparkan sepatu-sepatu mereka meniru aksi lempar sepatu dari wartawan Irak kepada Presiden AS George Bush bulan lalu.

Di Lebanon, ribuan orang berunjukrasa di luar kantor PBB di Beirut.

Dewan Keamanan PBB telah bertemu Sabtu malam lalu untuk membicaran krisis Gaza namun gagal mengeluarkan resolusi.

Polisi anti huru hara Lebanon menembakkan gas air mata dan meriam air pada sekitar seratusan demonstran dekat Kedutaan Besar AS di Awkar, utara Beirut, demikian kesaksian seorang fotografer AFP.

Di Paris, Prancis, lain lagi, ribuan orang berdemonstrasi sambil mengibarkan bendara-bendara Israel dan menyanyikan himne Yahudi untuk menunjukkan dukungan mereka pada Israel dalam ofensif militernya ke Gaza, sehari setelah demonstrasi besar-besaran proPalestina melanda negeri itu.

Sekitar 12 ribu demonstran berkumpul di sebuah jalan tidak jauh dari Keduataan Besar Israel di Prancis di bawah payung CRIF, sebuah organisasi lobi Yahudi di Prancis.  Namun, polisi Prancis sendiri hanya menyebut angka 4.000 demonstran.

Sabtu lalu, lebih dari 20 ribu orang membanjiri kota Paris untuk menunjukkan dukungannya pada Palestina di Jalur Gaza dan mengutuk agresi Israel yang katanya ingin menghentikan serangan roket dari wilayah yang dikuasai Hamas itu.

Di Yunani, ribuan orang kembali berdemontrasi setelah sehari sebelumnya melakukan aksi serupa menentang aksi Israel.

Lebih dari 4.000 orang bergabung dalam demonstrasi yang berpusat di luar gedung Kedutaan Besar AS dan Israel di negara itu sambil membakar boneka Presiden George Bush dan Barack Obama serta bendera Israel dan AS.

Minggu pagi kemarin ratusan orang juga berdemonstrsi di kota Thessaloniki, Yunani utara, dengan membakar bendera AS dan Israel depan gedung Konsulat AS di kota itu.

Di kedua kota besar Yunani ini, ribuan orang telah berunjukrasa sehari sebelumnya pada Sabtu.

Di Eropa Utara, polisi Norwegia mengatakan mereka telah menggunakan gas air mata untuk membubarkan para demonstran di depan gedung Kedutaan Besar Israel di Oslo setelah para pemrotes melemparkan batu dan telur ke arah gedung itu.  Media massa setempat menyebut ratusan orang terlibat dalam demonstrasi itu.

Di Amerika Serikat, sekumpulan demonstran pro Palestina berkumpul di luar hotel Hays-Adam di Washington menyambut Obama yang baru tiba untuk mempersiapkan kabinet transisinya dan bertemu dengan istri dan anak-anaknya yang tiba lebih dulu sehari sebelumnya.

Beberapa dari mereka menyalakan lilin, sementara lainnya mengibarkan bendara Palestina dan mengangkat spanduk tinggi-tinggi berisi imbauan, "Obama Serukanlah Gencatan Senjata" dan "Jangan Atas Namakan Kami."

Di Montreal, Kanada, sekitar 5.000 orang berunjukrasa sambil melawan serangan dinginnya salju di depan konsulat Israel untuk menuntut penghentian ofensif Israel.

Demonstrasi Montreal ini mengikuti sejumlah aksi unjukrasa serupa Sabtu lalu di Ottawa, Toronto dan Vancouver yang menuntut penghentian serangan Israel ke Gaza.

Di Irak, sekitar 200 demonstran mengadakan unjukrasa di kota suci kaum shiah di Karbala, mengutuk Israel dan mengungkapkan dukungannya pada rakyat Palestina yang sedang berjuang menghadapi Israel.

Di negara tetangga Indonesia, Minggu pagi kemarin, ribuan orang memenuhi pusat kota Sidney dan kota selatan Australia, Melbourne, menuntut penghentian serangan ke Gaza. (*)

Baca Juga


Sent with Clipmarks

Paranormal Jember Gelar Ritual Untuk Mengetahui Capres

"Ritual itu juga menunjukkan nama Sri Sultan menjadi calon terkuat dibandingkan Megawati, SBY, JK, Prabowo, Wiranto, " kata Gus Lilik. (*)

 clipped from pemilu.antara.co.id

05/01/09 14:53


Paranormal Jember Gelar Ritual Untuk Mengetahui Capres



Jember (ANTARA News) - Sejumlah paranormal Jember, Jatim, menggelar ritual "Bedah Nowo Songo" untuk mengetahui calon Presiden 2009 di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Jember, Senin (5/1). Hasilnya muncul coretan gambar Sri Sultan Hamengkubuwono X di kertas putih.

Ritual tersebut diawali dengan pembakaran sejumlah kemenyan yang diiringi dengan doa-doa. Kemudian paranormal itu menebar bunga di sejumlah sudut kantor KPU Jember yang berlokasi di jalan Kalimantan dan puncak ritual di tempatkan di ruangan Ketua KPU Jember, Sudarisman.

Seorang paranormal Jember, Joko Lodang atau dikenal dengan Gus Lilik, Senin, mengatakan, ritual itu digelar untuk menentukan sesuatu dan khusus ritual ini ditujukan untuk mengetahui siapa calon Presiden pada Pemilu 2009 mendatang. Ada enam nama yang disebut dalam ritual itu, antara lain Sri Sultan, Megawati, SBY, JK, Prabowo dan Wiranto.

"Kita gelar ritual untuk mengetahui calon Presiden 2009," katanya.

Menurut Gus Lilik, ritual tersebut di gelar di KPUD karena seluruh surat suara akan dihitung di KPUD pada pemilu mendatang dan KPUD merupakan penyelenggara pemilu sehingga kantor KPUD lebih menjadi lokasi yang tepat untuk menggelar ritual tersebut.

Setelah doa-doa dibaca oleh sejumlah paranormal, kata Gus Lilik, muncul, gambar calon Presiden yang memakai "blankon", topi adat Jawa dari kertas putih yang sudah dimantrai doa-doa dan dibawah gambar ada tulisan jawa.

"Calon Presiden yang memakai blankon adalah Sri Sultan HB X, bukan Megawati atau Susilo Bambang Yudhoyono, " katanya menjelaskan.

Untuk itu, kata Gus Lilik, paranormal di Jember mendukung Sri Sultan HB X untuk maju menjadi calon presiden (capres) tahun 2009 karena sudah mendapat restu dari alam gaib.

"Ritual itu juga menunjukkan nama Sri Sultan menjadi calon terkuat dibandingkan Megawati, SBY, JK, Prabowo, Wiranto, " kata Gus Lilik. (*)

Baca Juga


Sent with Clipmarks

Presiden Kirim Tiga Menteri Tangani Gempa Manokwari

 clipped from www.antara.co.id

04/01/09 11:32

Presiden Kirim Tiga Menteri Tangani Gempa Manokwari



Jakarta  (ANTARA News) - Pemerintah melaksanakan langkah-langkah darurat guna mengantisipasi dampak gempa bumi berkekuatan 7,6 pada skala Richter (SR) yang melanda Manokwari, Provinsi Papua Barat.

Pada konferensi pers di sela-sela kunjungan ke Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Minggu, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan ia telah mengirim tiga menteri, yaitu Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto, Menteri Perhubungan Djusman Syafii Djamal, dan Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah untuk segera bertolak ke Manokwari pada Minggu siang.

Menurut Presiden Yudhoyono, tiga menteri itu diinstruksikan agar segera sampai ke lokasi bencana guna memberi laporan tentang dampak gempa yang terjadi pada Minggu pagi tersebut.

Secara khusus, Presiden mengirim Menteri Perhubungan karena mendengar informasi tentang landasan Bandara Manokwari yang retak-retak akibat gempa.

Kerusakan landasan bandara itu, menurut Presiden, harus segera ditangani guna memperlancar langkah tanggap darurat yang dilaksanakan untuk menolong korban gempa.

Presiden menuturkan, ia juga telah berkomunikasi dengan Gubernur Papua Barat, Abraham Octavianus untuk memeriksa langkah-langkah darurat yang telah dilakukan pemerintah daerah di lapangan.

"Saya menginstruksikan langkah-langkah darurat dengan utamanya kalau ada saudara-saudara kita yang menjadi korban dan memulihkan fasilitas tenaga listrik dan fasilitas utama lainnya," jelas Presiden.

Presiden memastikan pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah bekerja sesuai prosedur dalam menjalankan sistem tanggap darurat untuk menangani dampak gempa di Manokwari.

KepalaNegara mengatakan, ia menerima informasi terakhir bahwa empat orang meninggal akibat gempa di Manokwari dan terjadi kerusakan bangunan.

"Namun, kita tunggu dulu sampai semua informasi lengkap. Yang penting, pemerintah pusat dan daerah telah bekerja sesuai prosedur yang kita miliki untuk melaksanakan tanggap darurat. Saya memantau terus langkah-langkah tanggap darurat yang dilakukan," demikian Presiden. (*)

Baca Juga


Sent with Clipmarks

Amien Rais Sebaiknya Jadi "Kingmaker"

 clipped from pemilu.antara.co.id

27/12/08 19:11


Amien Rais Sebaiknya Jadi "Kingmaker"



Langkah sebagian kader PAN mendukung Amien Rais menyalonkan presiden dinilai pengamat politik dari Universitas Parahyangan kurang tepat karena Amien lebih baik tetap berperan sebagai kingmaker.

Bandung (ANTARA News) - Langkah Partai Amanat Nasional (PAN) menyalonkan Amien Rais pada Pilpres 2009, dinilai pakar politik Universitas Parahyangan, Asep Warlan, kurang tepat karena sosok Amien sebagai guru bangsa seharusnya tetap berperan sebagai kingmaker (pencetak pemimpin).

Di Bandung, Sabtu, Asep menjelaskan sosok Amien masih sangat dihormati dan diakui berbagai kalangan sehingga dengan dorongannya kepada para capres lainnya diyakini akan mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.

"Baiknya Amien yang memiliki integritas, visi,misi bangsa ke masa depan ini mendorong Din Syamsudin atau Sutrisno Bachir dan atau bahkan calon lain di luar partai seperti Prabowo, Wiranto," katanya.

Asep melihat peluang Amien dalam pencalonannya tidak akan berbeda dengan Pilpres 2004 dimana pendiri PAN tersebut tidak lolos ke putaran kedua bersanding bersama calon lainnya SBY dan Megawati.

"Dukungan partai yang kurang kuat membuat sosok Amien menjadi kurang laku di masyarakat ditambah sulitnya PAN berkoalisi karena tidak memiliki karakter yang jelas, apakah nasionalis, agamis ataupun koalisi keduanya," ujar Asep.

Menurutnya, PAN tidak memiliki karakter yang jelas seperti Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS dan PKB sekalipun.

Di dalam tubuh Muhammadiyah sendiri, lanjutnya, kini terpecah karena adanya kabar pencalonan Din dan Sutrisno Bachir. "Semakin sulitlah posisi Amien Rais jika mencalonkan diri," katanya.

Namun dibalik pencalonannya sebagai Capres 2009, kata Asep, hal itu merupakan hak dari Amien Rais sebagai warga negara. "Tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mendulang suara dalam Pilpres mendatang," ujarnya.

Amien harus mampu menggandeng dukungan dari non partai untuk mendulang suara dan menggandeng Din Syamsudin sebagai cawapres, misalnya.
"Pencalonan Amien ini dapat mewarnai persaingan dan pilihan alternatif dalam pemilihan presiden mendatang yang diikuti oleh Prabowo, Wiranto, Sultan Hamengkubuwono X dan Rizal Ramli," katanya.

Asep menilai pencalonan ini sebagai manuver PAN untuk memecah konsentrasi masyarakat yang saat ini dihadapkan dengan berbagai pilihan alternatif untuk menyaingi SBY dan Megawati.

Sabtu ini, DPW PAN Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan deklarasi pencalonan Amien Rais sebagai Calon Presiden 2009.(*)


Baca Juga


Sent with Clipmarks