Showing posts with label Bakrie. Show all posts
Showing posts with label Bakrie. Show all posts

Gurita Bisnis Kalla Bersaudara

Solurce : Milis Mediacare Yahoogroups

Gurita Bisnis Kalla Bersaudara

Resume:

Kepentingan JK tidak dapat dilepaskan dari kepentingan ekspansi bisnis keluarga besarnya, karena Indonesia tidak punya peraturan yang melarang konflik kepentingan jabatan publik dengan kepentingan bisnis pribadi dan keluarga serta sahabatnya.

Profil Usaha
Ada empat kelompok perusahaan yang dikuasai oleh JK (kelompok Bukaka & Hadji Kalla), iparnya, Aksa Mahmud yang Wakil Ketua MPR-RI (kelompok Bosowa), dan adiknya, Halim Kalla (kelompok Intim).


Beberapa perusahaannya yang dikenal publik antara lain:
Bhakti Centra Baru (Bukaka Agro; Bukaka Asia Investment Ptd; Bukaka Barelang Energy (BBE); Bukaka Building Construction; Bukaka Investindo; Bukaka Marga Utama (membangun dan mengelola Ciawi - Sukabumi toll road, Pasuruan - Probolinggo tol road); Bukaka Meat; Bukaka Teknik Utama (yang antara lain meliputi Bukaka Singtel (sudah dilego karena gagal memenuhi komitmen pemasangan telepon terhadap Telkom), Bumi Karsa, Duta Agro Sulawesi, Haji Kalla Trading Company, NV, Kalla Inti Karsa; Mal Ratu Indah, Makassar; Kalla Lines.

Track Record:

  • Pada krisis 1997/1998, Grup Bukaka Termasuk 20 debitur kakap yang mengemplang ke Bank-Bank BUMN yang mengakibatkan bank-bank plat merah kolaps. Sebagaimana debitor lainnya, Bukaka juga ‘memaksa’ mendapatkan hair-cut dalam jumlah yang sangat fantastis.
  • Sejak 2005, Bukaka dan Bosowa menjadi ‘beban’ bagi Bank BUMN seperti Mandiri. Kredit macet mereka terbilang tinggi yang memaksa bank-bank plat merah baru ini menyisihkan pencadangan, dan termasuk merestrukturisasi utang-utang tersebut.
  • Bukaka Teknik Utama tercatat menjadi pemegang saham mayoritas (35%) PT Trans-Jawa Paspro Jalan Tol. Yang memegang konsesi jalan tol Pasuruan-Probolinggo. Lantaran tak mampu memenuhi kewajiban berupa jaminan pelaksanaan, dana tanah, dan financial closed yang deadlinenya 30 Juni 2008. Karena wan prestasi, akhirnya konsesi itu dilego ke kelompok usaha bakrie.
  • Bukaka tercatat di Bursa Efek Jakarta. Tapi, lantaran laporan keuangannya selalu disclaimer selama bertahun-tahun, akhir Bursa Efek Indonesia mendelistingnya dari pasar saham. (Pada saat kampanye pilpres 2009, Kalla dengan sinisnya bilang, “Pasar modal adalah sarang neolib.”).

Profil Proyek: Intervensi dan Benturan Kepentingan

Sejak menjadi wapres, Kalla bersaudara semakin kebanjiran order. Salah satunya adalah pembangunan PLTA.

  • Di Sulawesi Selatan: Bukaka mendapat order pembangunan PLTA di Ussu di Kabupaten Luwu’ Timur, berkapasitas 620 MW; sebuah PLTA senilai Rp 1,44 trilyun di Pinrang; sebuah PLTA kecil berkapasitas 1 MW di Desa Mappung, Tompobutu, di perbatasan Kabupaten Gowa dan Sinjai, sebuah PLTA berskala menengah berkapasitas 8 MW di Bantaeng, serta sebuah PLTA kecil di Salu Anoa di Mungkutana, Kabupaten Luwu’ Utara. Saat ini, Bukaka sedang membangun PLTA dengan tiga turbin di Sungai Poso, Sulawesi Tengah, yang akan berkapasitas total 780 MW. Di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Bukaka mendapat order pembangunan PLTA berkapasitas 25 MW. Selain ditengarai memainkan pengaruh kekuasaan untuk mendapatkan bisnis ini, pelaksanaannya pun kerap melanggar aturan. PLTA Poso, misalnya, mulai dibangun sebelum ada AMDAL yang memenuhi syarat. (Juga jaringan SUTET-nya ke Sulawesi Selatan & Tenggara dibangun tanpa AMDAL).
  • di Sumatera Utara, kelompok yang dipimpin Achmad Kalla, adik kandung Wakil Presiden mendapat order pembangunan PLTA di Pintu Pohan, atau PLTA Asahan III berkapasitas 200 MW serta PLTA Sibaho di Kabupaten Humbang Hasundutan. Untuk itu, Bukaka sudah melakukan pembebasan lahan, tapi proyeknya kemudian diambil alih oleh PLN.

Selain itu, Bukaka juga terlibat dalam pembangunan pipa gas alam oleh PT Bukaka Barelang Energy senilai US$ 750 juta – setara dengan Rp 7,5 trilyun – yang akan terentang dari Pagar Dea, Sumatera Selatan, ke Batam; pembangunan pembangkit listrik tenaga gas (PLTG) senilai US$ 92 juta – atau Rp 920 milyar – di Pulau Sembilang, dekat Batam; pembangunan pembangkit listrik tenaga gas di Sarulla, Tarutung, Sumatera Utara, yang akan mengjasilkan 300 MW

Yang paling baru adalah rencana pembangunan 19 PLTA berkekuatan 10.000 MW. Rencana ini dinilai berbahaya secara ekonomi karena Kalla mendorong BPD-BPD se Indonesia yang membiayainya dengan mengandalkan dana murah di bank-bank milik pemda tersebut. Masalahnya, dana murah itu adalah dana jangka pendek, sedangkan pembangunan PLTA adalah proyek berjangka waktu panjang. Rata-rata baru setelah 7 tahun, ada duit yang masuk. Jika terjadi sedikit saja goncangan, BPD-BPD bakal semaput karena dana jangka pendek mereka dipakai untuk membiayai proyek jangka panjang. Kengototoan Kalla bisa dimaklumi karena kelompok-kelompok Bukaka, Bosowa , dan Intim (Halim Kalla) termasuk paket kontraktor pembangunan 19 PLTU itu. Kelompok Bosowa mendapat order pembangunan PLTU Jeneponto di Sulsel, tanpa tender (Rakyat Merdeka, 7 Juni 2006), sedangkan kelompok Intim milik Halim Kalla yang juga salah seorang Komisaris Lion Air akan membangun PLTU berkapasitas 3 x 300 MW di Cilacap, Jateng, dengan bahan baku batubara yang dipasok dari konsesi pertambangan batubara seluas 5.000 ha milik kelompok Intim di Kaltim (GlobeAsia, Sept. 2008, hal. 38).

Intervensi yang juga paling sering dikemukakan adalah menyangkut proyek Monorel. Rencana proyek ini hampir kandas setelah konsorsium pemenang ternyata tak punya cukup duit. Belakangan Bukaka masuk dan memimpin konsorsium. Mereka mendesak bank-bank BUMN untuk mengucurkan kredit. Karena mendapat sorotan, akhirnya diupayakan dengan cara tipuan: Pura-puranya ada dana dari Dubai. Belakangan ketahuan investor Dubai itu hanyalah arranger keuangan saja, sebab yang menyetor duit itu rencananya adalah Bank-Bank plat merah (Mandiri, dll). Yang paling disoroti dari proyek ini adalah permintaan jaminan pemerintah. Dalam hal ini Bukaka mengklaim potensi penumpang yang sangat besar. Jika jumlah penumpang itu tak tercapai maka sisanya adalah kerugian yang harus ditanggung pemerintah!

Selain itu, grup Kalla juga diketahui menjadi bagian dari konsorsium yang mendapat konsesi dalam pembangunan apartemen murah 1000 tower. Tak mengherankan jikalau Kalla-lah yang paling ngotot dan sebagai akibatnya Pemda Jakarta dipaksa mengabaikan berbagai pelanggaran yang dilakukan pengembang yang membangun apartemen murah ini. Jika tak dihentikan, daerah seputar apartemen murah bakal jadi daerah super crowded karena pengembang membangun unit yang jauh melebihi daya dukung lingkungannya.

Meski selalu menyebut ‘ogah asing’, pada dasarnya Kalla sudah lama menjalin relasi dengan perusahaan asing. Terakhir, Adik bungsu Jusuf Kalla, Suhaelly Kalla, terjun ke bisnis mobil produksi Cina. Suhaelly dengan perusahaan PT IGC International menjadi distributor mobil merek Geely di Indonesia. Menurut Suhaelly, keterlibatan dalam bisnis mobil Cina karena peluangnya cukup menarik. Geely mampu menghasilkan produk yang kompetitif dengan harga lebih murah. “Harga sedan dibawah Rp 100 juta tiap unit,” kata Suhaelly, dalam acara peluncuran mobil Geely CK CKD (completely knock down), Jakarta (16/5).

Dalam soal Blok D Alpha Natuna, Kalla terlihat agresif dan seperti menentang dominasi perusahaan-perusahaan migas asal Amerika Serikat. Yang tak diketahui, Kalla merangkul perusahaan migas Eropa. Salah satu yang dijagokannya adalah perusahaan migas asal Norwegia. Yang menarik, di tingkat domestik, menantunya yang kerap dipanggil dengan Tono Kalla sudah menjalin kerjasama dengan BUMD Kab Natuna untuk menampung jatah saham yang harus dialokasikan kepada pemda. Duit yang dibutuhkan untuk membeli saham itu mencapai Rp 20 triliun. Hingga kini, Tono Kalla masih mencari kreditor yang mau mengucurkan kredit padanya. Kehadiran Tono ini jadi tak ‘asyik’ karena maksud awal Pemda Natuna menggandeng Tono adalah dengan asumsi Tono cukup punya duit untuk menjadi patnernya pemda setempat.

Bebasnya Manohara Odelia Pinot Picu Cyber War RI-Malaysia

Source : Pustaka Bastari

01/06/2009

Manohara Picu Cyber War RI-Malaysia
Vina Ramitha & Asteria

INILAH.COM, Jakarta – Kepulangan Manohara Pinot ke Tanah Air menjadi buah bibir seantero negeri. Dunia maya pun seakan tersetrum 'demam' Manohara. Namun, siapa sangka, kisah ini kembali memercik perang cyber antara Indonesia dan Malaysia.

Bicara soal Manohara, teringat pada kisah kasih yang berujung kepahitan atau kadang diumpamakan dongeng Cinderella yang tidak berakhir sempurna. Kisah tragis yang terbungkus paras ayu ini berseliweran hampir di seluruh media.

Hampir semua portal di kedua negara pun asyik masyuk membahas penuturan gadis berusia 17 tahun ini. Apalagi kasusnya melibatkan Malaysia, yang sejak dulu seperti musuh dalam selimut dengan Indonesia.

Meski kedua pemerintah rukun dan damai, tidak demikian dengan rakyatnya. Internet pun menjadi media pertempuran mereka. Mulai dari hak cipta budaya milik Indonesia yang sering 'dicuri' Malaysia, pelanggaran batas wilayah yang terjadi di Ambalat, sampai kasus Mano pun menjadi ajang pertempuran.

Di internet, semua pernyataan Mano dibantah blogger Malaysia yang menuangkannya melalui blog toughlane.blogspot.com, Senin (1/6). Sejak kasus ini ramai diberitakan, blog yang mulai aktif sejak April 2009 itu terus menampik pemberitaan miring mengenai suami Mano yang Pangeran Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry.

Mereka bahkan menyertakan bukti berupa foto-foto Mano yang tampak bahagia. Terdapat sejumlah tulisan di blog bertajuk 'Truth Appeared' dan berbahasa Malaysia itu yang menuding Mano memfitnah Fakhry dan Kesultanan Kelantan. Seperti yang tercantum pada postingan terbaru, 'Tuduhan yang Jahat'.

"Kemarin dan hari ini ribut di kaca TV dan media Indonesia tentang pengakuan Manohara menfitnah suaminya. Manohara mengiakan tuduhan Ibunya bahwa Fakhry menyilet-nyilet dadanya, melakukan kekerasan rumahtangga (KDRT), disuntik supaya tenang bahkan hingga muntah darah," demikian penggalannya jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Intinya, situs itu menuding mantan teman dekat Adri Bakrie itu berbohong dengan pengakuannya. Si penulis yang tak menyebutkan identitasnya itu juga mengatakan ibu Mano, Daisy Fajarina, sebagai orang yang suka memfitnah, menipu, serta memanfaatkan kecantikan Mano untuk mencari uang.

Ia bahkan mengancam Mano, jika terbukti memfitnah maka Fakhry tidak akan pernah memaafkannya. "Jika Manohara ketahuan berbohong karena dipaksa oleh Dasiy Fajarina, beliau juga harus dipenjarakan apabila Tengku Temenggong (Fakhry) tidak memaafkan fitnah yang dikatakan oleh Manohara," lanjutnya.

Sebaliknya, publik Indonesia juga ramai mengecam negeri jiran itu. Dalam blog rasasayange-malaysia.blogspot.com, seorang blogger asal Indonesia yang berlokasi di Malaysia menghitamkan bagian mata gambar diri pangeran Kelantan, menggambarkan tokoh Malaysia itu seperti seorang residivis.

Tulisannya pun tidak kalah pedas. Setelah menyebut Malaysia sebagai salah satu negara yang paling terkenal dengan pelanggaran hak asasi manusia, ia membeberkan sikap-sikap Pangeran yang bahkan menurut media negeri Jiran tidak terpuji.

Salah satunya adalah gemar menonton film porno. Ia bahkan tak ragu melekatkan julukan Pedophilia untuk menggambarkan orientasi seks dari sang pangeran.

Terkait perlakuannya terhadap Mano, blogger Indonesia ini menuding sang Pangeran telah merendahkan martabat seorang wanita yang dinikahi, dengan mengambil kehormatannya sebagai wanita secara paksa lewat cara-cara binatang dan tidak berperikemanusiaan.

Bukti lain kekejian Putra Raja Kelantan, lanjutnya, dapat dilihat melalui catatan harian dan rekaman telepon Manohara kepada Ibunya yang menyatakan adanya kekerasan seksual. Kenyataan ini didukung hasil visum et repertum seorang dokter di Jakarta. Manohara juga diisolasi dari para kerabat dan teman setelah nomor telepon selulernya diganti dipaksa.

Kecaman durhaka juga ditujukan terkait hubungan Pangeran dengan orang yang dituakan. Hal ini mengingat sikapnya yang mempersulit dan melarang Ibu mertua untuk bertemu dengan Manohara. Malah menuduh mertuanya menjual Mano untuk melunasi utangnya.

Pendapat lebih moderat dituangkan seorang blogger Indonesia kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah dalam bapakehasna.wordpress.com. Pada tulisan bertajuk 'Nasehat buat Raja Kelantan dan keluarga', ia menyuarakan keprihatinannya atas dasar iba seorang ibu kepada anaknya.

Menurutnya, pihak kesultanan Kelantan berusaha menyanggah pemberitaan media nasional Indonesia dengan menyebarkan foto-foto "bahagia" lewat internet, ketika ada yang mengatakan foto-foto itu dibuat pada awal atau bahkan sebelum pernikahan mereka.

"Jika pihak kesultanan mau menyanggah, kenapa tidak lewat konferensi pers? Raja kok tak bisa…eemmm…. aneh. Bikinlah konferensi pers, tunjukkan kebahagiaan mereka lewat media jika mereka benar-benar bahagia," tegasnya. [E1]


Blogger Malaysia Tuduh Manohara Fitnah Fakhry

detikcom - Senin, Juni 1

Drama Manohara Odelia Pinot, mantan model yang mengaku dianiaya suaminya, Pangeran Kesultanan Kelantan memasuki babak baru. Setelah berhasil kabur ke Jakarta, Mano pun membeberkan perlakuan suaminya, Tengku Muhammad Fakhry yang sungguh kejam terhadap dirinya.

Namun semua pernyataan Manohara dibantah blogger Malaysia lewat blog toughlane.blogspot.com, Senin (1/6/2009). Sejak kasus Mano mencuat, blog yang aktif sejak April 2009 itu memang terus meng-counter semua pemberitaan miring yang menyalahkan Fakhry dan Kelantan.

Blog yang bertitle 'Truth Appeared' ini aktif merilis foto-foto Manohara yang tampak bahagia. Tulisan, foto hingga video yang di-upload pun seakan ingin membuktikan betapa bahagianya Mano di Malaysia.

Namun sejak Mano pulang ke Jakarta, Minggu 31 Mei kemarin, semua tulisan di blog tersebut seakan terbantahkan. Pengakuan telah disiksa dan diperlakukan tidak manusiawi meluncur dari bibir Mano sendiri, si korban. Model 17 tahun itu mengaku suaminya yang agak psikopat itu memperlakukannya sangat buruk. Tubuh Mano disilet dan disuntik bius hingga muntah darah. Kekejaman itu harus dirasakan Mano nyaris tiap hari. Mano mengaku memiliki bukti atas penganiayaan terhadap dirinya.

Meng-counter pengakuan Mano setelah pulang ke Jakarta itu, Truth Appeared melansir tulisan dengan judul 'Tuduhan Yang Jahat'.  Si pengelola blog yang tidak menyebutkan jati dirinya secara lengkap, di profilnya menyebut Mano sama dengan ibunya, Daisy Fajaria, pembohong.

"Kemarin dan hari ini sibut di kaca TV dan Media Indonesia tentang pengakuan Manohara George Mann menfitnah suaminya, Tengku Temenggong seperti Dasiy Fajarina. Manohara George Mann mengiakan tuduhan Ibunya bahawa TT menyilet-nyilet dadanya, melakukan kekerasan rumahtangga (KDRT), disuntik humor (hormon) supaya tenang bahkan sehingga muntah darah," begitu si penulis membantah semua perkataan Mano.

Truth Appeared juga kembali menyatakan hal-hal negatif tentang, Daisy. Ibu Manohara itu disebut sebagai orang yang suka memfitnah dan menipu. Daisy juga dituduh sebagai orang yang memanfaatkan kecantikan Manohara untuk mencari uang.

Penulis blog yang menyebut Daisy sebagai mertuaku itu juga mengutip pernyataan anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi. Si penulis mengaku setuju dengan pendapat Yuddy yang menyatakan kasus Mano jangan dibawa terlalu jauh karena kasus tersebut hanya masalah keluarga.

Si penulis pun mengancam jika Mano terbukti memfitnah, Fakhry tidak akan pernah memaafkannya. "Sekira nya Manohara George Mann didapati bercakap bohong kerana dipaksa oleh Dasiy Fajarina beliau juga harus dipenjarakan sekiranya Tengku Temenggong tidak memaafkan suara fitnah yang dicakap oleh Manohara Pinot," lanjutnya.

Senin, 01/06/2009 19:48 WIB
Kelantan Tuding Daisy Fajaria Sekap Mano di Hotel Royal Singapura
Ramdhan Muhaimin, Ken Yunita - detikNews


Foto: Amanda Ferdina/detikcom
 
Kualalumpur - Dalam jumpa persnya, Manohara Odelia Pinot mengaku akan dikunci dalam sebuah ruangan di lantai 3 Hotel Royal, Singapura. Namun pernyataan berseberangan muncul dari kubu Kesultanan Kelantan.

Rekan dekat Tengku Muhammad Fakhry, Mohd Soberi Shafii, justru menuding ibunda Mano-lah yang telah menyekap putrinya di kamar 314 hotel mewah tersebut. Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Hotel Mandarin, Kuala Lumpur, Senin (1/6/2009).

"Mano dikurung dalam kamar tersebut oleh Bu Daisy sejak pukul 21.00 waktu setempat hingga 03.00 dini hari, Minggu 31 Mei 2009," kata Soberi.

Menurut Soberi, di dalam ruangan itu, Daisy telah menyekoki Mano dengan berbagai hal untuk mengikuti apa perintahnya. "Dia bisa saja menjejali Mano agar mau mengikuti apa kata-katanya. Selama semalam mereka di kamar itu," kata Soberi," saat dihubungi detikcom melalui telepon.

Pernyataan ini tentu sangat berseberangan dengan keterangan yang disampaikan Mano dalam jumpa pers 31 Mei kemarin. Saat bertemu media, Mano justru harus berjuang keras untuk menghindari disekap dan disuntik oleh pihak Kelantan.

Mano mengetahui ibunya, Daisy datang ke Singapura dari seorang kerabat Kelantan yang baik hati. Mengetahui Daisy akan datang, Mano pun melakukan segala upaya untuk bisa meloloskan diri.

Awalnya ia mencoba mengulur waktu agar tidak segera dibawa pulang ke Kelantan dengan mandi berlama-lama. Kamar hotel Mano di lantai 13 Hotel Royal Singapura sampai digedor-gedor.

Tapi upaya Mano tidak banyak berhasil. Ia tetap dipaksa ikut turun. Pas saat akan turun, Kesultanan Kelantan mendapat laporan Daisy sudah berada di lobi hotel. Mano dilarang turun, tapi ia nekat ingin ke lobi. Model yang menikah pada umur 17 tahun itu lantas dipaksa akan dibawa ke ruangan Sultan Kelantan di lantai 3. Di ruangan ini Mano akan dikunci.

Tak hilang akal, Mano kemudian memencet-mencet tombol lift sehinga polisi Singapura pun datang. Polisi pun lantas membawa Mano ke sebuah ruangan dan tak lama Daisy datang.

"Saya langsung memeluk ibu," kata Mano.

Kepada polisi Singapura, Mano meminta agar tidak dibawa kembali ke Malaysia. Setelah bertemu Daisy, Mano pun dibawa ke airport dan kemudian terbang ke Jakarta. Perempuan yang mengaku disilet-silet suaminya itu tiba di tanah air pada Minggu pagi pukul 07.30 WIB.

(ken/gah)

Senin, 01/06/2009 19:08 WIB
Daisy Tolak Ajakan Bertemu Pihak Kelantan di Singapura
Ramdhan Muhaimin - detikNews

Mohd Soberi Shafii, Foto: Ramdhan Muhaimin/detikcom
Kualalumpur - Manohara Odelia Pinot telah kembali ke Jakarta. Mantan model cantik itu mengaku kepulangannya ke rumah ibunya sempat diwarnai ketegangan karena dirinya hendak disekap.

Namun pihak Kesultanan Kelantan membantah semua cerita perempuan cantik berdarah Amerika Serikat-Indonesia itu. Berikut kronologi yang disampaikan kubu Kelantan, Mohd Soberi Shafii, dalam jumpa pers di Hotel Mandarin, Kuala Lumpur, Senin (1/6/2009).

Soberi mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan suami Manohara, Tengku Muhammad Fakhry maupun Sultan Kelantan. Soberi jugalah yang waktu itu membantu Fakhry membawa pulang Manohara dari Jeddah, Arab Saudi, seusai umroh.

"Tidak ada yang menghalangi Mano pulang ke Jakarta. TT (Tengku Temenggung Fakhry) pun tidak masalah Mano pulang," kata katanya.

Menurut Soberi, sebenarnya pihak Kelantan telah mengetahui bahwa ibunda Mano, Daisy Fajaria di Hotel Royal, Singapura, Minggu 31 Mei. Pihak Kelantan pun berencana mengajak Daisy untuk bertemu 8 mata antara Daisy, Mano, Fakhry, dan istri Sultan.

"Mereka menunggu Bu Daisy, rencananya untuk pertemuan delapan mata antara Bu Daisy, Mano, TT dan istri sultan. Kami minta supaya Bu Daisy dibawa ke lantai 3 dan akan diterima dengan baik. Tapi Bu Daisy refuse (menolak)," kata Soberi. (ken/iy)

Drama Manohara
Kubu Kelantan: Fakhry Siap Dipenjara dan Ceraikan Mano
Ken Yunita - detikNews

Jakarta - Kubu Kesultanan Kelantan tidak mempercayai pengakuan Manohara Odelia Pinot tentang kekerasan yang dilakukan suaminya, putra keempat Sultan Kelantan Tengku Muhammad Fakhry. Mantan model yang akrab disapa Mano itu pun dituntut menunjukkan bukti penganiayaan yang dialaminya.

"Fakhry minta bukti. Kalau cuma cakap saja nggak ada bukti, bagaimana?" kata Mohd Soberi Shafii, rekan dekat Tengku M Fakhry saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/6/2009).

Soberi mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Fakhry maupun Sultan Kelantan. Soberi jugalah yang waktu itu membantu Fakhry membawa pulang Manohara dari Jeddah, Arab Saudi seusai umroh.

Menurut Soberi, Fakhry tidak percaya Mano bisa mengatakan fitnah yang keji seperti itu. Namun putra keempat Sultan Kelantan itu tidak heran jika Mano bisa berbuat jahat karena berada di sisi ibundanya, Daisy Fajaria.

"Mano itu hanya mengiyakan apa yang dituduhkan ibunya. Dia dipengaruhi oleh ibunya," kata Soberi.

Tapi Mano mengklaim memiliki bukti-bukti dan minta bercerai. Apa tanggapan Fakhry? "Kalau memang Fakhry terbukti bersalah, dia siap dipenjara, tapi begitu juga Mano, kalau dia berbohong, dia juga harus siap dipenjara," tandas Soberi.

"Soal cerai, ya minta saja dulu, kita siap rundingkan," lanjutnya. Ngobrolin model cantik Manohara Odelia Pinot? Gabung di sini. (ken/iy)

Senin, 01/06/2009 16:16 WIB
Kubu Kelantan: Manohara Tak Kabur Tapi Dilepas
Ken Yunita - detikNews

Jakarta - Kubu Kesultanan Kelantan Malaysia membantah Manohara Odelia Pinot kabur ke Jakarta saat berada di Singapura. Mantan model cantik itu memang telah dilepas oleh suaminya, Tengku Muhammad Fakhry yang adalah putra Sultan Kelantan.

"Tidak kabur, karena dari awal kalau dia memang ingin pulang pasti kita kasih," kata Mohd Soberi Shafii, rekan dekat putra Sultan Kelantan Pangeran Tengku M Fakhry saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/6/2009).

Soberi mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Fakhry maupun Sultan Kelantan. Soberi jugalah yang waktu itu membantu Fakhry membawa pulang Manohara dari Jeddah, Arab Saudi seusai umroh.

Soberi mengatakan, sewaktu di Kelantan, Fakhry memang sempat tidak memberi izin kepada Mano untuk berkomunikasi ataupun pulang ke Jakarta. Alasannya, Daisy Fajaria, ibunda Mano, dapat memberikan pengaruh buruk kepada Mano.

"Kita tidak mau kalau nanti Mano dipengaruhi yang tidak baik. Dan ternyata terbukti kan, begitu ketemu ibunya, Mano langsung memfitnah suaminya, TT (panggilan untuk Fakhry)," kata Soberi. Ngobrolin model cantik Manohara Odelia Pinot? Gabung di sini. (ken/iy)

--------------------------------------------------------
Notes : Apa Komentar Saudara melihat berita diatas yang saling serang?

Manohara Odelia Pinot Case!

Heboh karena dianiaya suami?


-----------------------------------------

Ini cerita lamanya........ sebelum menikah dengan suami yang dari Kelantan Malaysia.

Current Obsession: Manohara Odelia Pinot

April 30, 2008 · 862 Comments

There might be many teenagers out there that show their fondness of splurging on indulgences, but few would show their fondness of compassionately caring and helping for others. The young Manohara Pinot has just adopted two children - one with special needs - to be taken care of at her house. With Indonesian and French descent, she calls Cannes her home and Jakarta her 'new' home.

She started her love for fashion at an early age. She loves Roberto Cavalli dresses, Christian Louboutin shoes, Birkin bags, Audemars Piguet and Roger Dubuis watches just to name a few. A close source said that Manohara is exteremely down-to-earth, unlike any other women you see toting Birkins on Louboutin heels, "She is beautiful, outside and inside," added our source.

Besides preparing to enroll in public relations major at a university in Jakarta, this soft-spoken young lady enjoys painting and writing in her free time. With beauty and grace that resemble Marella Agnelli, combined with such an impeccable manner, Manohara always looks effortlessly elegant and stunning.

Miss Manohara Odelia Pinot

Dewi, Dessy, and Manohara Pinot

Dewi & Manohara Pinot

Rumour has it that she's dating someone from the Bakrie family.

The Pinot sisters; Dewi & Manohara

------------------------------

Notes :

Ditunggu respons dari Pemerintah Indonesia

Aburizal Bakrie Bukan Orang Terkaya Lagi

 clipped from www.detikfinance.com
Jumat, 12/12/2008 09:48 WIB

Aburizal Bakrie Bukan Orang Terkaya Lagi



Jakarta - Gelar sebagai orang terkaya Indonesia kini tidak lagi disandang oleh Aburizal Bakrie. Forbes mencatat kekayaan Menko Kesra yang memiliki kerajaan bisnis Grup Bakrie ini, berkurang banyak dibanding tahun 2007. Peringkat Aburizal Bakrie merosot dari nomor satu menjadi sembilan.

Majalah Fobes Asia seperti dilansir Jumat (12/12/2008) mencatat kekayaan Bakrie saat ini hanya sebesar US$ 850 juta yang menurun drastis hingga 84% dari tahun 2007 sebesar US$ 5,4 miliar. Kekayaannya ini juga jauh merosot dibanding tahun 2006 yang sebesar US$ 1,2 miliar.

Forbes Asia mencatat terjadi penurunan jumlah aset dari 40 orang terkaya di Indonesia dari semula US$ 40 miliar menjadi US$ 21 miliar. Penurunan ini seiring dengan anjloknya pasar global, turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 54% dibanding tahun lalu, dan melemahnya rupiah.

14 konglomerat tercatat mengalami penurunan aset hingga lebih dari separuhnya seperti Aburizal Bakrie dan Eka Tjipta Widjaja dan hanya dua yang mengalami pertambahan aset. Pendatang baru di daftar kali ini adalah Low Tuck Kwong yang sukses melakulan go public atas perusahaannya PT Bayan Resources Tbk.

Sementara posisi nomor satu kembali dipegang oleh Sukanto Tanoto dengan kekayaan US$ 2,7 miliar. Sementara raja rokok Rahman Halim yang meninggal pada Juli lalu, kini diwakili oleh lima saudara lainnya dibawah bendera Wonowidjojo.

Berikut daftar 40 orang terkaya Indonesia:
  1. Sukanto Tanoto US$ 2 miliar
  2. R. Budi Hartono US$ 1,720 miliar
  3. Michael Hartono US$ 1,680 miliar
  4. Putera Sampoerna US$ 1,500 miliar
  5. Martua Sitorus US$ 1,300 miliar
  6. Peter Sondakh US$ 1,050 miliar
  7. Eddy William Katuari US$ 1,040 miliar
  8. Eka Tjipta Widjaja US$ 950 juta
  9. Aburizal Bakrie US$ 850 juta
  10. Murdaya Poo US$ 825 juta
  11. Anthoni Salim US$ 690 juta
  12. Wonowidjojo family US$ 640 juta
  13. Chairul Tanjung US$ 625 juta
  14. Trihatma Haliman US$ 470 Juta
  15. Arifin Panigoro US$ 430 juta
  16. Sjamsul Nursalim US$ 425 juta
  17. Mochtar Riady US$ 420 juta
  18. Harjo Sutanto US$ 340 juta
  19. Husein Djojonegoro US$ 300 juta
  20. Soegiharto Sosrodjojo US$ 275 juta
  21. Aksa Mahmud US$ 260 juta
  22. Hary Tanoesoedibjo US$ 240 juta
  23. Garibaldi Thohir US$ 216 juta
  24. Theodore Rachmat US$ 215 juta
  25. Low Tuck Kwong US$ 214 juta
  26. Edwin Soeryadjaya US$ 210 juta
  27. Prajogo Pangestu US$ 200 juta
  28. Paulus Tumewu US$ 190 juta
  29. Jusuf Kalla US$ 185 juta
  30. Tan Kian US$ 175 juta
  31. Sutanto Djuhar US$ 165 juta
  32. Kartini Muljadi US$ 130 juta
  33. Soegiarto Adikoesoemo US$ 120 juta
  34. Alim Markus US$ 115 juta
  35. George & Sjakon Tahija US$ 110 juta
  36. Kris Wiluan US$ 105 juta
  37. Jakob Oetama US$ 80 juta
  38. Hadi Surya US$ 70 juta
  39. Eka Tjandranegara US$ 60 juta
  40. Ciputra US$ 55 juta
Sent with Clipmarks

Aburizal Bakrie Bukan Orang Terkaya Lagi

 clipped from www.detikfinance.com
Jumat, 12/12/2008 09:48 WIB

Aburizal Bakrie Bukan Orang Terkaya Lagi



Jakarta - Gelar sebagai orang terkaya Indonesia kini tidak lagi disandang oleh Aburizal Bakrie. Forbes mencatat kekayaan Menko Kesra yang memiliki kerajaan bisnis Grup Bakrie ini, berkurang banyak dibanding tahun 2007. Peringkat Aburizal Bakrie merosot dari nomor satu menjadi sembilan.

Majalah Fobes Asia seperti dilansir Jumat (12/12/2008) mencatat kekayaan Bakrie saat ini hanya sebesar US$ 850 juta yang menurun drastis hingga 84% dari tahun 2007 sebesar US$ 5,4 miliar. Kekayaannya ini juga jauh merosot dibanding tahun 2006 yang sebesar US$ 1,2 miliar.

Forbes Asia mencatat terjadi penurunan jumlah aset dari 40 orang terkaya di Indonesia dari semula US$ 40 miliar menjadi US$ 21 miliar. Penurunan ini seiring dengan anjloknya pasar global, turunnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 54% dibanding tahun lalu, dan melemahnya rupiah.

14 konglomerat tercatat mengalami penurunan aset hingga lebih dari separuhnya seperti Aburizal Bakrie dan Eka Tjipta Widjaja dan hanya dua yang mengalami pertambahan aset. Pendatang baru di daftar kali ini adalah Low Tuck Kwong yang sukses melakulan go public atas perusahaannya PT Bayan Resources Tbk.

Sementara posisi nomor satu kembali dipegang oleh Sukanto Tanoto dengan kekayaan US$ 2,7 miliar. Sementara raja rokok Rahman Halim yang meninggal pada Juli lalu, kini diwakili oleh lima saudara lainnya dibawah bendera Wonowidjojo.

Berikut daftar 40 orang terkaya Indonesia:
  1. Sukanto Tanoto US$ 2 miliar
  2. R. Budi Hartono US$ 1,720 miliar
  3. Michael Hartono US$ 1,680 miliar
  4. Putera Sampoerna US$ 1,500 miliar
  5. Martua Sitorus US$ 1,300 miliar
  6. Peter Sondakh US$ 1,050 miliar
  7. Eddy William Katuari US$ 1,040 miliar
  8. Eka Tjipta Widjaja US$ 950 juta
  9. Aburizal Bakrie US$ 850 juta
  10. Murdaya Poo US$ 825 juta
  11. Anthoni Salim US$ 690 juta
  12. Wonowidjojo family US$ 640 juta
  13. Chairul Tanjung US$ 625 juta
  14. Trihatma Haliman US$ 470 Juta
  15. Arifin Panigoro US$ 430 juta
  16. Sjamsul Nursalim US$ 425 juta
  17. Mochtar Riady US$ 420 juta
  18. Harjo Sutanto US$ 340 juta
  19. Husein Djojonegoro US$ 300 juta
  20. Soegiharto Sosrodjojo US$ 275 juta
  21. Aksa Mahmud US$ 260 juta
  22. Hary Tanoesoedibjo US$ 240 juta
  23. Garibaldi Thohir US$ 216 juta
  24. Theodore Rachmat US$ 215 juta
  25. Low Tuck Kwong US$ 214 juta
  26. Edwin Soeryadjaya US$ 210 juta
  27. Prajogo Pangestu US$ 200 juta
  28. Paulus Tumewu US$ 190 juta
  29. Jusuf Kalla US$ 185 juta
  30. Tan Kian US$ 175 juta
  31. Sutanto Djuhar US$ 165 juta
  32. Kartini Muljadi US$ 130 juta
  33. Soegiarto Adikoesoemo US$ 120 juta
  34. Alim Markus US$ 115 juta
  35. George & Sjakon Tahija US$ 110 juta
  36. Kris Wiluan US$ 105 juta
  37. Jakob Oetama US$ 80 juta
  38. Hadi Surya US$ 70 juta
  39. Eka Tjandranegara US$ 60 juta
  40. Ciputra US$ 55 juta
Sent with Clipmarks

Presiden Ultimatum Bakrie

03/12/2008 18:23 - Lumpur Lapindo
Presiden Ultimatum Bakrie

Liputan6.com, Jakarta: Kesabaran memang ada batasnya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun mulai bersikap tegas kepada PT Lapindo Brantas. Lapindo dan Badan Penyelesaian Lumpur Sidoarjo harus menyelesaikan masalah ganti rugi dua puluh persen bagi korban lumpur Lapindo. Sikap tegas Presiden Yudhoyono itu dilandasi terkatung-katungnya penyelesaian ganti rugi warga korban lumpur Lapindo. Presiden gusar batas waktu ganti rugi 20 persen pada 1 Desember, seperti yang dijanjikan pihak Lapindo, ternyata tak ditepati.

Di depan tim Badan Penyelesaian Lumpur Sidoarjo dan menteri-menteri terkait, Presiden meminta Nirwan Bakrie selaku pemilik PT Lapindo Brantas, segera menuntaskan ganti rugi. "Presiden minta segera, hari ini juga," ucap Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/12).

Sejak lumpur menyembur dua setengah tahun lalu, masalah ganti rugi bagi para korban lumpur Lapindo memang tak juga beres. Akibatnya, ribuan warga korban Lapindo berdemonstrasi ke Ibu Kota. Bila dihitung-hitung, beban Lapindo Brantas yang harus dibayarkan ke warga mencapai Rp 1,2 triliun [baca: Gagal Negosiasi, Korban Lumpur Kembali Datangi Istana].(ANS/Mochamad Achir dan Junaedi Setiawan)


Presiden Ultimatum Bakrie

03/12/2008 18:23 - Lumpur Lapindo
Presiden Ultimatum Bakrie

Liputan6.com, Jakarta: Kesabaran memang ada batasnya. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pun mulai bersikap tegas kepada PT Lapindo Brantas. Lapindo dan Badan Penyelesaian Lumpur Sidoarjo harus menyelesaikan masalah ganti rugi dua puluh persen bagi korban lumpur Lapindo. Sikap tegas Presiden Yudhoyono itu dilandasi terkatung-katungnya penyelesaian ganti rugi warga korban lumpur Lapindo. Presiden gusar batas waktu ganti rugi 20 persen pada 1 Desember, seperti yang dijanjikan pihak Lapindo, ternyata tak ditepati.

Di depan tim Badan Penyelesaian Lumpur Sidoarjo dan menteri-menteri terkait, Presiden meminta Nirwan Bakrie selaku pemilik PT Lapindo Brantas, segera menuntaskan ganti rugi. "Presiden minta segera, hari ini juga," ucap Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng di Istana Negara, Jakarta, Rabu (3/12).

Sejak lumpur menyembur dua setengah tahun lalu, masalah ganti rugi bagi para korban lumpur Lapindo memang tak juga beres. Akibatnya, ribuan warga korban Lapindo berdemonstrasi ke Ibu Kota. Bila dihitung-hitung, beban Lapindo Brantas yang harus dibayarkan ke warga mencapai Rp 1,2 triliun [baca: Gagal Negosiasi, Korban Lumpur Kembali Datangi Istana].(ANS/Mochamad Achir dan Junaedi Setiawan)


Sekilas tentang Adinda Bakrie - maap kalo nambah terus

Jumat, 25 Juli 2008 | 11:43 WIB

Siapa sebenarnya Adinda Bakrie? Berdasarkan penulusuran di internet, Adinda Bakrie adalah putri bungsu Indra Bakrie dan Dotty Suraida. Adinda memiliki saudara, yakni Eda Bakrie dan Intania Bakrie.

Orangtua Adinda berpisah. Kini, Indra Bakrie beristrikan Gaby Bakrie (dulu sebelum menikah memakai nama Gaby Djorghi). Sementara ibu kandungnya, Dotty Suraida, menikah lagi dengan Arwin Rasyid.

Arwin adalah bankir senior yang telah malang melintang di dunia perbankan di mana sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Utama (Dirut) Bank Danamon serta Dirut Telkom. Saat ini Arwin ditunjuk untuk memimpin bank hasil merger PT Bank CIMB Niaga Tbk (Bank Niaga) dan PT Bank Lippo Tbk.

Adinda sendiri kini termasuk dalam sosialita (kalangan atas) di negeri ini. Teman-temannya sesama kalangan sosialita, antara lain Manohara Pinot, Janna K Soekasah, Amanda Soekasah, Indah Saugi, Elsa Kurniawan, Vashty Soegomo, Wulan Guritno, Dias Sastrowardoyo, Renny Sutiyoso, Kiki Utara, Ronald Liem, Rachmat Harsono, Livia Prananto, Fitria Yusuf, Tirza Tabitha, Jessica Nathalie, dan Ermanda Saskia Siregar.

Mereka terkenal memiliki selera tinggi dalam segala hal, baik berupa barang maupun penampilan. Ini tak aneh lantara mereka semua berasal dari keluarga yang cukup berada.

Untuk urusan pendidikan, Adinda cukup cerdas. Ia lulus dengan gelar magna cumlaude dari sekolah bisnis terkemuka, Babson College, Massachusetts, Amerika Serikat. la hanya 'terpeleset' beberapa poin sehingga tidak mendapat gelar summa cumlaude, gelar tertinggi.

Kabarnya, setelah lulus Adinda diterima bekerja di Morgan Stanley, lembaga keuangan bergengsi di Amerika Serikat yang berkedudukan di New York. Namun, ia kemudian memilih untuk kembali pulang ke tanah kelahirannya, Indonesia.

Di sebuah milis di internet, salah seorang peserta milis mengungkapkan bahwa Adinda termasuk orang yang taat beribadah. "Dia (Adinda) agamanya kuat. Saya pernah berkunjung ke tempat dia dan sepupunya tinggal di Boston. Saya kaget melihat di setiap ruangan di kamarnya terbentang sajadah mengarah ke kiblat, lengkap dengan lipatan sarung dan mukena di tempat tidur. Bagi saya, itu menandakan dia itu taat beribadah," ujar peserta milis itu.

Sementara itu, hampir sama dengan Adinda, tak banyak keterangan siapa sebenarnya caIon suami Adinda Bakrie, Seng Hoo Ong. Berdasarkan penelusuran di internet, melalui milis-milis yang beredar diketahui bahwa Seng-Hoo Ong adalah warga negara Singapura.

Di situs pertemanan Friendster, tertulis keterangan bahwa pria jangkung ini berusia 31 tahun. Seng bekerja di Lazard Freres, Central Proteinamira. Seng dan Adinda sama-sama lulusan Babson College, Massachusetts, Amerika Serikat.(Warta Kota/Luc)

-----------------------------------
Mau tau Babson College? Cek link dibawah

http://colleges.usnews.rankingsandreviews.com

Lagi Pernikahan Adinda Bakri - buat arsip dan kenangan

Tak tanggung-tanggung, biaya pernikahannya menelan lebih kurang 10 Milyar rupiah!

Dengan sangat eksklusifnya, ia meminta Preston Bailey untuk mengurusi pernikahannya. Untuk bunganya saja, ia menghabiskan 1 Miliyar rupiah. Menurut kabar yang beredar, untuk mahkota yang nanti dikenakan Adinda, berharga 3 Miliyar Rupiah sedangkan kalung yang (katanya) merupakan hadiah dari sang ayah (kalau kata Adinda, "..murah kok...") berharga 2 Miliyar rupiah. Kabar yang terdengar, Ia juga akan mengundang (meski masih tentative): Sting. Tapi ada juga yang mengatakan kalau group vokal Il Divo juga akan diundang sebagai pengisi acara. Adapun resepsi pernikahan itu akan diadakan di Bali.

WOW!
Sungguh Ironis rasanya! Di tengah teriakan dan isak tangis para korban Lapindo, keluarga Bakrie justru 'membuang uang' sebanyak 10 Miliyar rupiah untuk sebuah pernikahan. Tidak, tulisan ini sama sekali tidak bermaksud sirik atau iri hati. Hanya saja, saya berpikir, terbuat dari apa ya hati keluarga Bakrie? Indra Bakrie sebagai pemilik saham terbesar di Lapindo seakan lepas tangan dari tanggung jawab moral kepada para penduduk Lapindo yang sampai saat ini masih terlantar. Saya tidak menyebutnya lari dari tanggung jawab, tapi apa iya bisa disebut wajar disaat ia harus bertanggung jawab pada masyarakat Lapindo, ia malah mempestakan anaknya sebesar 10 Miliyar rupiah? Oke lah itu Adinda adalah anaknya, tapi menurut hemat saya, kalau saja ia berbaik hati menyumbangkan setidaknya 1 Milyar rupiah pada masyarakat Lapindo, paling tidak para pengungsi Lapindo bisa merasakan makan yang lebih layak selama satu - dua minggu.





Weeekkkk:Bali, Samaya

Aburizal Bakri Mantu



Resepsi pernikahan ponakan Aburizal Bakrie, Adinda dan Seng-Hong Ong yang berlangsung Sabtu malam (25/7) di Hotel Mulia, Senayan berlangsung meriah dan super wah! Resepsi keluarga orang terkaya di Indonesia itu tak pelak mengundang kontroversi. Sebab, ayah dari Adinda, Indra Bakrie adalah pemilik PT Lapindo Brantas Inc yang saat ini masih punya dosa terhadap ratusan warga tiga desa di Sidoarjo karena belum juga mendapat ganti rugi. IWAN UNGSI / JAWA POS

Aburizal Mantu



Resepsi pernikahan ponakan Aburizal Bakrie, Adinda dan Seng-Hong Ong yang berlangsung Sabtu malam (25/7) di Hotel Mulia, Senayan berlangsung meriah dan super wah! Resepsi keluarga orang terkaya di Indonesia itu tak pelak mengundang kontroversi. Sebab, ayah dari Adinda, Indra Bakrie adalah pemilik PT Lapindo Brantas Inc yang saat ini masih punya dosa terhadap ratusan warga tiga desa di Sidoarjo karena belum juga mendapat ganti rugi. IWAN UNGSI / JAWA POS