Showing posts with label hanura. Show all posts
Showing posts with label hanura. Show all posts

PKS: Megawati Sulit Dijual

 clipped from www.berpolitik.com
PKS: Megawati Sulit Dijual



Sumbawa - Otak-atik masalah pasangan kandidat capres dan cawapres pendampingnya terus bergulir di internal parpol. Tapi sejauh ini hanya PKS yang belum melontarkan siapa pasangan yang akan didukungnya.

"Kita belum melihat nama capres yang layak untuk didukung. Tapi sejumlah nama sedang digodok di DPP," jelas Wakil Sekjen PKS Fahri Hamzah kepada detikcom saat melakukan pertemuan dengan sejumlah anggota DPD PKS di Sumbawa Besar, NTB, Senin  (29/12/2008).

Sejauh ini PKS dikabarkan tengah melakukan pembicaraan dengan sejumlah parpol, terutama PDIP, Golkar dan Hanura. Namun penjajakan koalisi tersebut, kata Fahri, belum ada titik temu karena semua masih ngotot dengan capresnya masing-masing.

"PKS akan serius melakukan penjajakan koalisi di pilpres kalau masing-masing
punya zero option. Sebab penentuan capres PKS akan diputuskan setelah pemilu
legislatif. Bukan saat ini," ujar politisi asal NTB tersebut.

Terkait wacana pasangan Mega-Hidayat Nur Wahid atau Jusuf Kalla- Hidayat, imbuh Fahri, duet tersebut tidak akan menguntungkan PKS. Sebab kedua kandidat capres tersebut kurang mendapat dukungan yang signifikan.

"Megawati sulit untuk dijual karena pernah memimpin dan punya catatan yang
kurang bagus saat itu. Sedangkan JK kurang diterima di pulau Jawa, " pungkasnya. (ddg/lh)

Deden Gunawan - detikNews
Sent with Clipmarks

Prabowo Subianto Maju Sebagai Capres 2009

Prabowo Subianto


14/07/2008 12:25 Pilpres

Prabowo Subianto Maju Sebagai Capres 2009


Liputan6.com, Jakarta:
Prabowo Subianto resmi mencalonkan diri sebagai presiden pada pemilihan
umum tahun depan. Deklarasi pencalonan sebagai presiden ini diumumkan
langsung oleh Prabowo, Senin (14/7) pagi. Prabowo menyatakan
kesiapannya sebagai calon presiden setelah melihat perkembangan politik
kenegaraan dimana dibutuhkan pemimpin yang mampu mengatasi persoalan
bangsa.


Menurut Prabowo, dirinya telah diminta oleh Partai Gerakan Indonesia
Raya (Gerindra) untuk menjadi calon presiden. Untuk itu Prabowo akan
mengundurkan diri dari keanggotaan Partai Golkar. Pernyataan
pengunduran diri ini disampaikan Prabowo pada 12 Juli lalu kepada Ketua
Umum Golkar Jusuf Kalla.


Sebelum Prabowo, beberapa partai telah lebih dulu menyebut nama dan
kesiapannya. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, misalnya, sudah
memutuskan mencalonkan Megawati Sukarnoputri untuk maju kembali sebagai
calon presiden. Mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso juga telah
mendeklarasikan diri. Sedangkan Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf
Kalla, sekalipun belum menyatakan sikap, keduanya diduga akan maju.
Nama lain yang tampak serius menyiapkan diri adalah Wiranto melalui
Partai Hanura.(IAN/Tim Liputan 6 SCTV)


Tema Kemiskinan Jadi Andalan Wiranto

Wiranto saat menyantap nasi aking.

20/03/2008 18:29 Partai Hanura
Tema Kemiskinan Jadi Andalan Wiranto

Liputan6.com, Serang: Kampanye gaya baru. Mungkin inilah yang ada di benak Wiranto, tokoh yang disebut-sebut bakal maju ke Pemilihan Presiden 2009. Sesuai dengan tema kemiskinan yang sering diusungnya, kali ini Wiranto yang juga Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menghabiskan sepiring nasi aking. Dengan ditemani sambal dan lauk pauk, nasi itu dilahap jenderal purnawirawan TNI tersebut. Ia pun mengakui rasa nasi aking tidak enak.

Meski bukan contoh makanan yang layak dikonsumsi, memakan nasi aking agaknya adalah pilihan terakhir bagi warga Kampung Masigit Tegal, Kota Serang, Banten. Kemiskinan membuat warga tak punya uang untuk membeli beras. Adapun kedatangan Wiranto ke Kampung Masigit Tegal, baru-baru ini membuat warga menitipkan pesan untuk perbaikan nasib agar mereka tak lagi memakan nasi aking. Semoga apa yang dilakukan Wiranto dengan makan nasi aking tidak sekadar kampanye untuk menarik pendukung bagi partainya.(ANS/Agus Faisal Karim)

Lupa, 2 Jendral Beriklan jadi Presiden

15/07/2008 11:47

Lupa


Ada dua jenderal yang beriklan. Mereka sedang bersiap menuju 2009.
Wiranto, mantan panglima TNI lebih dulu meretas jalan dengan mendirikan
partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Senin kemarin, giliran seterunya di
militer yakni Prabowo Subianto mendeklarasikan pencalonan dirinya sebagai presiden melalui partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).



Prabowo, terpental dari jabatannya sebagai Panglima Komando Strategis
Angkatan Darat (Kostrad), pasca terungkapnya penculikan aktivis
mahasiswa. Prabowo yang kala itu menjabat sebagai Panglima pasukan elit
Komando Pasukan Khusus (Kopassus), dianggap ikut bertanggungjawab atas
penculikan aktivis mahasiswa yang dilakukan oleh Tim Mawar
Kopassus.



Kasus ini akhirnya menamatkan karir militer Prabowo, yang dulu sempat
disebut sebagai salah satu perwira dengan masa depan gemilang.
Terpental dari militer, Prabowo relatif menghilang dari panggung
politik. Ia menjalankan bisnis keluarga bersama sang adik Hasyim
Djojohadikusumo.



Belakangan ia beriklan. Di layar kaca Prabowo menjanjikan kebangkitan
Indonesia. Macan yang ia sebut selama ini tidur panjang. Indonesia yang
kaya, kata Prabowo tapi rakyatnya terutama kaum tani dan nelayan, hidup
dalam kemiskinan. Prabowo memang tak pernah bisa lepas dari
politik. Terpental dari militer, Prabowo memimpin Himpunan Kerukunan
Tani Indonesia atau HKTI.



Lain lagi cerita Wiranto. Lepas dari militer, Wiranto mencoba
peruntungan lewat Pemilu 2004. Ia maju sebagai calon presiden
berpasangan dengan mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia
(Komnas HAM) Salahudin Wahid. Pasangan yang kala itu bagi beberapa
pihak dianggap ganjil, karena sebelumnya Wiranto berkali-kali menolak
diperiksa Komnas HAM terkait kasus pelanggaran hak asasi manusia di
Timor timur. Dengan bercanda, Wimar Witoelar, dalam sebuah diskusi
menyebut pasangan ini ibarat Tom and Jerry. Kini Mr. Whiskey, begitu ia
biasa dipanggil, akan kembali maju dalam pencalonan presiden lewat
partai Hanura.



Wiranto juga beriklan. Ia bicara soal kemiskinan, bahasa popular yang
mudah dimengerti orang banyak. Dalam sebuah kunjungan, ia bahkan sempat
memakan nasi aking, sebagai simbol empati kepada rakyat miskin.



Sama seperti Prabowo, masa lalu yang gelap juga menghantui Wiranto.
Hari ini Komisi Kebenaran dan Persahabatan mengumumkan laporan mengenai
pelanggaran hak asasi manusia pasca jajak pendapat di Timor-Timur. Nama
Wiranto kembali disebut-sebut.



Milan Kundera (The Book of Laughter and Forgetting,
1979) pernah berujar, "Perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah
perjuangan ingat melawan lupa." Iklan bisa menjadi bagian dari
"politik lupa," yang mengajak kita memalingkan wajah dari masa lalu
yang kelam dan melupakan rasa sakit yang muncul dari mereka yang
menjadi korban.





Andy Budiman

Asisten Produser "Topik Minggu Ini"