Showing posts with label manohara. Show all posts
Showing posts with label manohara. Show all posts

Eks Pembantu: Daisy Tukang Bohong - Wah ada lagi cerita beginian!

Eks Pembantu: Daisy Tukang Bohong - Yahoo! Indonesia News

Eks Pembantu: Daisy Tukang Bohong ...

Pembantu keluarga Manohara Odelia Pinot, Shaliha Lanti (25), mengungkapkan kebohongan ibu Manohara, Daisy Fajarina. Selain suka berbohong, Daisy ternyata mengguna-gunai suaminya sendiri.
ADVERTISEMENT

"Daisy banyak membohongi hidup gaya orang kaya. Di Prancis mereka menyewa mobil dan belanja. Kalo ada yang menagih utang, biarpun dia di rumah, selalu saya yang angkat telepon," beber Shaliha.

Hal ini disampaikan Ratna dalam konferensi pers di Rumah Makan Sari Kuring, Kawasan Niaga Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (23/7/2009).

Lebih parah lagi, lanjutnya, Daisy suka membanting gelas minuman yang dia buat untuk suaminya, Noack Pinot Jurgen Reiner. Daisy memang rutin membuat minuman dicampur air ludah untuk suaminya.

"Daisy kan kerjanya tidur-tidur, kalau pagi saya buat minuman untuk suaminya selalu ditumpahkan karena Daisy suka tuang guna-gunain suaminya dia taruh ludah," kenang Shaliha.

Tak cukup diguna-guna, menurut Shaliha, Daisy pun seperti layaknya buaya darat, satu suami belum dicerai sudah dapat suami lagi.

"Daisy belum cerai suami satunya kawin sama orang lain, Waktu Liha ikut masih sama Thomas suaminya bu Daisy yang di Austria," kata Shaliha sembari nyengir.

Yang paling membuat Shaliha kesal, Daisy membohonginya saat mengajak ke Prancis. Shaliha diiming-imingi jalan-jalan ke Jakarta.

"Dia ngakunya ngajak jalan-jalan seminggu ke Jakarta malah dia buat paspor baru, Liha diajak ke Prancis dari Makassar," keluhnya.

---------------------
Notes :
:(( apa ya gitu banget sih?

Mengecam Tulisan Prof. Sarlito Wirawan Tentang Manohara

Sumber : Reporter Nyamuk MP

Pagi ini saya membaca sebuah tulisan mengenai Manohara di Multiply yang rasanya menarik untk disimak. Bagaimana perlunya seorang pakar harus selalu berupaya mendudukan posisinya pada tempat yang pas dalam membahas suatu masalah karena ucapannya dapat memberikan beragam opini saling-silang dari para pembacannya.


Silahkan....

--------------------------------------------------------------


Kepada Yth.

Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono

Dekan Fakultas Psikologi

UPI/YAI  

 

Dengan hormat,

Bersama ini saya ingin menyatakan ketidak sepakatan saya dengan beberapa pendapat bapak yang dimuat pada Koran Sindo Hari Kamis, 18 Juni 2009, maupun yang terdapat di situs  http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/248040/

Yang berjudul "Dari Lady Di ke Manohara".

 

  1. Bagaimana bisa anda seorang psikolog membandingkan antara Lady Di dengan Manohara dengan cara pandang kebudayaan dan kebiasaan kehidupan diantara keluarga kerajaan Inggris dengan keluarga kerajaan Kelantan?

 

            "Seperti Manohara, Lady Di juga anak orang kebanyakan. Dia menikah pada usia 20 tahun, masih dalam usia remaja akhir,yang masih suka hura-hura, jauh dari adat keraton yang serbamengikat. Dapat dimengerti bahwa Lady Di juga shock ketika memasuki lingkungan Istana Buckingham……Manohara yang masih suka belanja- belanja ke mal dan bercanda dengan teman-temannya (sebagaimana semua remaja sedunia) tiba-tiba harus kehilangan semua itu..

Pak, Terlepas dari berbagai aturan dan adat kebiasaan di dalam kerajaan Kelantan, saya yakin tidak ada satu manusia pun yang tahan dengan kehidupan di dalam penyiksaan. Ini bukan masalah umurnya Manohara yang masih muda, penuh dengan hura-hura. Alasan utama Manohara ingin melarikan diri dari suaminya karena "TERUS MENERUS DISIKSA" dan bukan karena FRUSTASI!!!!

 

 

  1. Anda sepertinya juga mengabaikan hasil visum forensik yang dilakukan pada Senin 9 Juni 2009 dengan dokter forensik Abdul Mun,im Idris yang sudah berpengalaman di bidangnya selama 37 tahun.

 

            "Terakhir, dokter ahli forensik yang sudah memeriksa Manohara, yang tadinya sudah memastikan adanya tindak kekerasan, membuat wawancara sendiri dengan media untuk menyatakan bahwa dia hanya dapat memastikan adanya bekas-bekas luka atau kena benda keras pada tubuh Manohara,tetapi tidak bisa menentukan apakah terjadi kekerasan atau tidak"

     

      Coba bapak lihat di

http://www.tabloidnova.com/Nova2/Selebriti/Aktual/Hasil-Visum-Manohara-Alami-Sayatan-dan-Luka

 

"Hotman menjelaskan, Manohara sudah melakukan visum privat, Senin (9/6) sore di sebuah hotel dengan dokter forensik Abdul Mun,im Idris yang sudah berpengalaman di bidangnya selama 37 tahun. Dari hasil pemeriksaan dr. Mun,im, ditemukan bekas luka di tubuh Mano, antara lain di sekitar payudara, punggung berupa titik yang disebabkan suntikan, dan paha. Dilihat dari luka, menurut dr. Mun,im hal itu disebabkan sayatan. "Yang dialami Mano adalah luka derajat dua, menengah, pelaku boleh ditahan. Masih ada bekas sampel darah dan urin dan sudah diambil untuk pemeriksaan," tutur Mun,im".

     

Atas dasar apa bapak mengatakan bahwa hasil visum tersebut, dr.Abdul Mun,im tidak menyimpulkan bahwa beliau tidak menyimpulkan hasil visum tersebut TIDAK BISA MENENTUKAN APAKAH TERJADI KEKERASAN ATAU TIDAK. Bapak harusnya memberikan petikan hasil wawancara dengan dr.Abdul Mun,im, yang menyatakan beliau mengatakan hal tersebut. Anda seorang PROFESOR bukan? Kok tidak mengerti atau belum mengerti METODE PENELITIAN, Mata Kuliah di semester awal lho pak!!

 

  1. Anda merasa ini semua diakibatkan oleh "Perkawinan Beda Budaya"

 

            "Perkawinan beda budaya banyak terjadi, apalagi di zaman sekarang sudah dianggap biasa.Tidak semua gagal karena kejutan budaya"

 

      Jadi Manohara yang  mendapatkan beberapa kali suntikan bius dari Fakhry saat ia ingin bersetubuh dengan Manohara dan dengan tubuh yang tidak berdaya itulah Fakhry bebas melakukan apapun pada tubuh Manohara dan Tubuh Bugil Manohara disiksa terlebih dahulu sebelum Fakhry melampiaskan hasratnya, ITU YANG BAPAK SEBUT BUDAYA???

     

  1. Anda anggap bahwa Kasus Manohara ini sama dengan "SINETRON MURAHAN" yang banyak "menghambur-hamburkan" airmata?

     

            "Dia sudah dijanjikan untuk pemeriksaan dokter oleh pengacara, dokternya pun sudah siap, Manohara dan mamanya malah sibuk wawancara ke sana-ke sini berbagi air mata".

 

Anda lucu sekali yaa PROFESOR!!!

Anda PSIKOLOG harusnya bisa berpikir "BAGAIMANA KALAU KELUARGA ANDA / ANDA SENDIRI YANG MENGALAMI HAL INI?" Mungkin kalau anda yang mengalami hal ini, maka tulisan anda saya yakin tidak seperti tulisan yang "KACANGAN". Sebagai KORBAN penyiksaan, dan sebagai SEORANG IBU YANG MELAHIRKAN ANAKNYA, WAJAR ATAU TIDAK, MANUSIAWI ATAU TIDAK kalau mereka berdua menangis? Apalagi mereka seorang WANITA!!!!

 

Kesimpulan : Anda itu seorang PSIKOLOG, tapi tidak bisa berpikir seperti PSIKOLOG. Tulisan anda itu sungguh jauh dari Ilmiah, tapi anda mencantumkan Jabatan anda di Kampus UPI / YAI sebagai Dekan. Anda terlalu SUBJECTIVE dan jauh dari OBJECTIVE, apalagi sebagai orang dari kalangan kampus. Tulisan anda terlalu "MURAHAN" dan banyak terpengaruh "KEMUAKAN" anda terhadap Manohara.

 

Saya bukanlah seorang PSIKOLOG seperti anda, akan tetapi paling tidak saya masih memiliki ANALOGI yang SEHAT. Saya juga bukan penggemar Manohara, sehingga tulisan saya tidak masuk kategori "PEMBELA MANOHARA". Tulisan andalah yang masuk kategori "PEMBENCI MANOHARA". Harusnya sebagai "ORANG KAMPUS" anda harus memperlihatkan NETRALITAS anda!!!

 

Sekian dan terimakasih.

Hormat saya,

      http://ny4muk.multiply.com


Manohara, fear and trauma afterwards..

Ketakutan dan trauma paska tragedi Manohara. dok: Silet, RCTI
02/06/2009

Manohara thanked all parties who helped her getaway from Kelantan, Malaysia. 02/06/2009

Manohara personally thanked all parties who helped her get away from Kelantan. Manohara thanked the US Embassy in Singapore, The Singapore Police Force, some people in Kelantan Palace and also Indonesian Embassy.

Bebasnya Manohara Odelia Pinot Picu Cyber War RI-Malaysia

Source : Pustaka Bastari

01/06/2009

Manohara Picu Cyber War RI-Malaysia
Vina Ramitha & Asteria

INILAH.COM, Jakarta – Kepulangan Manohara Pinot ke Tanah Air menjadi buah bibir seantero negeri. Dunia maya pun seakan tersetrum 'demam' Manohara. Namun, siapa sangka, kisah ini kembali memercik perang cyber antara Indonesia dan Malaysia.

Bicara soal Manohara, teringat pada kisah kasih yang berujung kepahitan atau kadang diumpamakan dongeng Cinderella yang tidak berakhir sempurna. Kisah tragis yang terbungkus paras ayu ini berseliweran hampir di seluruh media.

Hampir semua portal di kedua negara pun asyik masyuk membahas penuturan gadis berusia 17 tahun ini. Apalagi kasusnya melibatkan Malaysia, yang sejak dulu seperti musuh dalam selimut dengan Indonesia.

Meski kedua pemerintah rukun dan damai, tidak demikian dengan rakyatnya. Internet pun menjadi media pertempuran mereka. Mulai dari hak cipta budaya milik Indonesia yang sering 'dicuri' Malaysia, pelanggaran batas wilayah yang terjadi di Ambalat, sampai kasus Mano pun menjadi ajang pertempuran.

Di internet, semua pernyataan Mano dibantah blogger Malaysia yang menuangkannya melalui blog toughlane.blogspot.com, Senin (1/6). Sejak kasus ini ramai diberitakan, blog yang mulai aktif sejak April 2009 itu terus menampik pemberitaan miring mengenai suami Mano yang Pangeran Kelantan, Tengku Muhammad Fakhry.

Mereka bahkan menyertakan bukti berupa foto-foto Mano yang tampak bahagia. Terdapat sejumlah tulisan di blog bertajuk 'Truth Appeared' dan berbahasa Malaysia itu yang menuding Mano memfitnah Fakhry dan Kesultanan Kelantan. Seperti yang tercantum pada postingan terbaru, 'Tuduhan yang Jahat'.

"Kemarin dan hari ini ribut di kaca TV dan media Indonesia tentang pengakuan Manohara menfitnah suaminya. Manohara mengiakan tuduhan Ibunya bahwa Fakhry menyilet-nyilet dadanya, melakukan kekerasan rumahtangga (KDRT), disuntik supaya tenang bahkan hingga muntah darah," demikian penggalannya jika diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Intinya, situs itu menuding mantan teman dekat Adri Bakrie itu berbohong dengan pengakuannya. Si penulis yang tak menyebutkan identitasnya itu juga mengatakan ibu Mano, Daisy Fajarina, sebagai orang yang suka memfitnah, menipu, serta memanfaatkan kecantikan Mano untuk mencari uang.

Ia bahkan mengancam Mano, jika terbukti memfitnah maka Fakhry tidak akan pernah memaafkannya. "Jika Manohara ketahuan berbohong karena dipaksa oleh Dasiy Fajarina, beliau juga harus dipenjarakan apabila Tengku Temenggong (Fakhry) tidak memaafkan fitnah yang dikatakan oleh Manohara," lanjutnya.

Sebaliknya, publik Indonesia juga ramai mengecam negeri jiran itu. Dalam blog rasasayange-malaysia.blogspot.com, seorang blogger asal Indonesia yang berlokasi di Malaysia menghitamkan bagian mata gambar diri pangeran Kelantan, menggambarkan tokoh Malaysia itu seperti seorang residivis.

Tulisannya pun tidak kalah pedas. Setelah menyebut Malaysia sebagai salah satu negara yang paling terkenal dengan pelanggaran hak asasi manusia, ia membeberkan sikap-sikap Pangeran yang bahkan menurut media negeri Jiran tidak terpuji.

Salah satunya adalah gemar menonton film porno. Ia bahkan tak ragu melekatkan julukan Pedophilia untuk menggambarkan orientasi seks dari sang pangeran.

Terkait perlakuannya terhadap Mano, blogger Indonesia ini menuding sang Pangeran telah merendahkan martabat seorang wanita yang dinikahi, dengan mengambil kehormatannya sebagai wanita secara paksa lewat cara-cara binatang dan tidak berperikemanusiaan.

Bukti lain kekejian Putra Raja Kelantan, lanjutnya, dapat dilihat melalui catatan harian dan rekaman telepon Manohara kepada Ibunya yang menyatakan adanya kekerasan seksual. Kenyataan ini didukung hasil visum et repertum seorang dokter di Jakarta. Manohara juga diisolasi dari para kerabat dan teman setelah nomor telepon selulernya diganti dipaksa.

Kecaman durhaka juga ditujukan terkait hubungan Pangeran dengan orang yang dituakan. Hal ini mengingat sikapnya yang mempersulit dan melarang Ibu mertua untuk bertemu dengan Manohara. Malah menuduh mertuanya menjual Mano untuk melunasi utangnya.

Pendapat lebih moderat dituangkan seorang blogger Indonesia kelahiran Sukoharjo, Jawa Tengah dalam bapakehasna.wordpress.com. Pada tulisan bertajuk 'Nasehat buat Raja Kelantan dan keluarga', ia menyuarakan keprihatinannya atas dasar iba seorang ibu kepada anaknya.

Menurutnya, pihak kesultanan Kelantan berusaha menyanggah pemberitaan media nasional Indonesia dengan menyebarkan foto-foto "bahagia" lewat internet, ketika ada yang mengatakan foto-foto itu dibuat pada awal atau bahkan sebelum pernikahan mereka.

"Jika pihak kesultanan mau menyanggah, kenapa tidak lewat konferensi pers? Raja kok tak bisa…eemmm…. aneh. Bikinlah konferensi pers, tunjukkan kebahagiaan mereka lewat media jika mereka benar-benar bahagia," tegasnya. [E1]


Blogger Malaysia Tuduh Manohara Fitnah Fakhry

detikcom - Senin, Juni 1

Drama Manohara Odelia Pinot, mantan model yang mengaku dianiaya suaminya, Pangeran Kesultanan Kelantan memasuki babak baru. Setelah berhasil kabur ke Jakarta, Mano pun membeberkan perlakuan suaminya, Tengku Muhammad Fakhry yang sungguh kejam terhadap dirinya.

Namun semua pernyataan Manohara dibantah blogger Malaysia lewat blog toughlane.blogspot.com, Senin (1/6/2009). Sejak kasus Mano mencuat, blog yang aktif sejak April 2009 itu memang terus meng-counter semua pemberitaan miring yang menyalahkan Fakhry dan Kelantan.

Blog yang bertitle 'Truth Appeared' ini aktif merilis foto-foto Manohara yang tampak bahagia. Tulisan, foto hingga video yang di-upload pun seakan ingin membuktikan betapa bahagianya Mano di Malaysia.

Namun sejak Mano pulang ke Jakarta, Minggu 31 Mei kemarin, semua tulisan di blog tersebut seakan terbantahkan. Pengakuan telah disiksa dan diperlakukan tidak manusiawi meluncur dari bibir Mano sendiri, si korban. Model 17 tahun itu mengaku suaminya yang agak psikopat itu memperlakukannya sangat buruk. Tubuh Mano disilet dan disuntik bius hingga muntah darah. Kekejaman itu harus dirasakan Mano nyaris tiap hari. Mano mengaku memiliki bukti atas penganiayaan terhadap dirinya.

Meng-counter pengakuan Mano setelah pulang ke Jakarta itu, Truth Appeared melansir tulisan dengan judul 'Tuduhan Yang Jahat'.  Si pengelola blog yang tidak menyebutkan jati dirinya secara lengkap, di profilnya menyebut Mano sama dengan ibunya, Daisy Fajaria, pembohong.

"Kemarin dan hari ini sibut di kaca TV dan Media Indonesia tentang pengakuan Manohara George Mann menfitnah suaminya, Tengku Temenggong seperti Dasiy Fajarina. Manohara George Mann mengiakan tuduhan Ibunya bahawa TT menyilet-nyilet dadanya, melakukan kekerasan rumahtangga (KDRT), disuntik humor (hormon) supaya tenang bahkan sehingga muntah darah," begitu si penulis membantah semua perkataan Mano.

Truth Appeared juga kembali menyatakan hal-hal negatif tentang, Daisy. Ibu Manohara itu disebut sebagai orang yang suka memfitnah dan menipu. Daisy juga dituduh sebagai orang yang memanfaatkan kecantikan Manohara untuk mencari uang.

Penulis blog yang menyebut Daisy sebagai mertuaku itu juga mengutip pernyataan anggota Komisi I DPR Yuddy Chrisnandi. Si penulis mengaku setuju dengan pendapat Yuddy yang menyatakan kasus Mano jangan dibawa terlalu jauh karena kasus tersebut hanya masalah keluarga.

Si penulis pun mengancam jika Mano terbukti memfitnah, Fakhry tidak akan pernah memaafkannya. "Sekira nya Manohara George Mann didapati bercakap bohong kerana dipaksa oleh Dasiy Fajarina beliau juga harus dipenjarakan sekiranya Tengku Temenggong tidak memaafkan suara fitnah yang dicakap oleh Manohara Pinot," lanjutnya.

Senin, 01/06/2009 19:48 WIB
Kelantan Tuding Daisy Fajaria Sekap Mano di Hotel Royal Singapura
Ramdhan Muhaimin, Ken Yunita - detikNews


Foto: Amanda Ferdina/detikcom
 
Kualalumpur - Dalam jumpa persnya, Manohara Odelia Pinot mengaku akan dikunci dalam sebuah ruangan di lantai 3 Hotel Royal, Singapura. Namun pernyataan berseberangan muncul dari kubu Kesultanan Kelantan.

Rekan dekat Tengku Muhammad Fakhry, Mohd Soberi Shafii, justru menuding ibunda Mano-lah yang telah menyekap putrinya di kamar 314 hotel mewah tersebut. Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di Hotel Mandarin, Kuala Lumpur, Senin (1/6/2009).

"Mano dikurung dalam kamar tersebut oleh Bu Daisy sejak pukul 21.00 waktu setempat hingga 03.00 dini hari, Minggu 31 Mei 2009," kata Soberi.

Menurut Soberi, di dalam ruangan itu, Daisy telah menyekoki Mano dengan berbagai hal untuk mengikuti apa perintahnya. "Dia bisa saja menjejali Mano agar mau mengikuti apa kata-katanya. Selama semalam mereka di kamar itu," kata Soberi," saat dihubungi detikcom melalui telepon.

Pernyataan ini tentu sangat berseberangan dengan keterangan yang disampaikan Mano dalam jumpa pers 31 Mei kemarin. Saat bertemu media, Mano justru harus berjuang keras untuk menghindari disekap dan disuntik oleh pihak Kelantan.

Mano mengetahui ibunya, Daisy datang ke Singapura dari seorang kerabat Kelantan yang baik hati. Mengetahui Daisy akan datang, Mano pun melakukan segala upaya untuk bisa meloloskan diri.

Awalnya ia mencoba mengulur waktu agar tidak segera dibawa pulang ke Kelantan dengan mandi berlama-lama. Kamar hotel Mano di lantai 13 Hotel Royal Singapura sampai digedor-gedor.

Tapi upaya Mano tidak banyak berhasil. Ia tetap dipaksa ikut turun. Pas saat akan turun, Kesultanan Kelantan mendapat laporan Daisy sudah berada di lobi hotel. Mano dilarang turun, tapi ia nekat ingin ke lobi. Model yang menikah pada umur 17 tahun itu lantas dipaksa akan dibawa ke ruangan Sultan Kelantan di lantai 3. Di ruangan ini Mano akan dikunci.

Tak hilang akal, Mano kemudian memencet-mencet tombol lift sehinga polisi Singapura pun datang. Polisi pun lantas membawa Mano ke sebuah ruangan dan tak lama Daisy datang.

"Saya langsung memeluk ibu," kata Mano.

Kepada polisi Singapura, Mano meminta agar tidak dibawa kembali ke Malaysia. Setelah bertemu Daisy, Mano pun dibawa ke airport dan kemudian terbang ke Jakarta. Perempuan yang mengaku disilet-silet suaminya itu tiba di tanah air pada Minggu pagi pukul 07.30 WIB.

(ken/gah)

Senin, 01/06/2009 19:08 WIB
Daisy Tolak Ajakan Bertemu Pihak Kelantan di Singapura
Ramdhan Muhaimin - detikNews

Mohd Soberi Shafii, Foto: Ramdhan Muhaimin/detikcom
Kualalumpur - Manohara Odelia Pinot telah kembali ke Jakarta. Mantan model cantik itu mengaku kepulangannya ke rumah ibunya sempat diwarnai ketegangan karena dirinya hendak disekap.

Namun pihak Kesultanan Kelantan membantah semua cerita perempuan cantik berdarah Amerika Serikat-Indonesia itu. Berikut kronologi yang disampaikan kubu Kelantan, Mohd Soberi Shafii, dalam jumpa pers di Hotel Mandarin, Kuala Lumpur, Senin (1/6/2009).

Soberi mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan suami Manohara, Tengku Muhammad Fakhry maupun Sultan Kelantan. Soberi jugalah yang waktu itu membantu Fakhry membawa pulang Manohara dari Jeddah, Arab Saudi, seusai umroh.

"Tidak ada yang menghalangi Mano pulang ke Jakarta. TT (Tengku Temenggung Fakhry) pun tidak masalah Mano pulang," kata katanya.

Menurut Soberi, sebenarnya pihak Kelantan telah mengetahui bahwa ibunda Mano, Daisy Fajaria di Hotel Royal, Singapura, Minggu 31 Mei. Pihak Kelantan pun berencana mengajak Daisy untuk bertemu 8 mata antara Daisy, Mano, Fakhry, dan istri Sultan.

"Mereka menunggu Bu Daisy, rencananya untuk pertemuan delapan mata antara Bu Daisy, Mano, TT dan istri sultan. Kami minta supaya Bu Daisy dibawa ke lantai 3 dan akan diterima dengan baik. Tapi Bu Daisy refuse (menolak)," kata Soberi. (ken/iy)

Drama Manohara
Kubu Kelantan: Fakhry Siap Dipenjara dan Ceraikan Mano
Ken Yunita - detikNews

Jakarta - Kubu Kesultanan Kelantan tidak mempercayai pengakuan Manohara Odelia Pinot tentang kekerasan yang dilakukan suaminya, putra keempat Sultan Kelantan Tengku Muhammad Fakhry. Mantan model yang akrab disapa Mano itu pun dituntut menunjukkan bukti penganiayaan yang dialaminya.

"Fakhry minta bukti. Kalau cuma cakap saja nggak ada bukti, bagaimana?" kata Mohd Soberi Shafii, rekan dekat Tengku M Fakhry saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/6/2009).

Soberi mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Fakhry maupun Sultan Kelantan. Soberi jugalah yang waktu itu membantu Fakhry membawa pulang Manohara dari Jeddah, Arab Saudi seusai umroh.

Menurut Soberi, Fakhry tidak percaya Mano bisa mengatakan fitnah yang keji seperti itu. Namun putra keempat Sultan Kelantan itu tidak heran jika Mano bisa berbuat jahat karena berada di sisi ibundanya, Daisy Fajaria.

"Mano itu hanya mengiyakan apa yang dituduhkan ibunya. Dia dipengaruhi oleh ibunya," kata Soberi.

Tapi Mano mengklaim memiliki bukti-bukti dan minta bercerai. Apa tanggapan Fakhry? "Kalau memang Fakhry terbukti bersalah, dia siap dipenjara, tapi begitu juga Mano, kalau dia berbohong, dia juga harus siap dipenjara," tandas Soberi.

"Soal cerai, ya minta saja dulu, kita siap rundingkan," lanjutnya. Ngobrolin model cantik Manohara Odelia Pinot? Gabung di sini. (ken/iy)

Senin, 01/06/2009 16:16 WIB
Kubu Kelantan: Manohara Tak Kabur Tapi Dilepas
Ken Yunita - detikNews

Jakarta - Kubu Kesultanan Kelantan Malaysia membantah Manohara Odelia Pinot kabur ke Jakarta saat berada di Singapura. Mantan model cantik itu memang telah dilepas oleh suaminya, Tengku Muhammad Fakhry yang adalah putra Sultan Kelantan.

"Tidak kabur, karena dari awal kalau dia memang ingin pulang pasti kita kasih," kata Mohd Soberi Shafii, rekan dekat putra Sultan Kelantan Pangeran Tengku M Fakhry saat berbincang dengan detikcom, Senin (1/6/2009).

Soberi mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Fakhry maupun Sultan Kelantan. Soberi jugalah yang waktu itu membantu Fakhry membawa pulang Manohara dari Jeddah, Arab Saudi seusai umroh.

Soberi mengatakan, sewaktu di Kelantan, Fakhry memang sempat tidak memberi izin kepada Mano untuk berkomunikasi ataupun pulang ke Jakarta. Alasannya, Daisy Fajaria, ibunda Mano, dapat memberikan pengaruh buruk kepada Mano.

"Kita tidak mau kalau nanti Mano dipengaruhi yang tidak baik. Dan ternyata terbukti kan, begitu ketemu ibunya, Mano langsung memfitnah suaminya, TT (panggilan untuk Fakhry)," kata Soberi. Ngobrolin model cantik Manohara Odelia Pinot? Gabung di sini. (ken/iy)

--------------------------------------------------------
Notes : Apa Komentar Saudara melihat berita diatas yang saling serang?

Manohara Odelia Pinot Case!

Heboh karena dianiaya suami?


-----------------------------------------

Ini cerita lamanya........ sebelum menikah dengan suami yang dari Kelantan Malaysia.

Current Obsession: Manohara Odelia Pinot

April 30, 2008 · 862 Comments

There might be many teenagers out there that show their fondness of splurging on indulgences, but few would show their fondness of compassionately caring and helping for others. The young Manohara Pinot has just adopted two children - one with special needs - to be taken care of at her house. With Indonesian and French descent, she calls Cannes her home and Jakarta her 'new' home.

She started her love for fashion at an early age. She loves Roberto Cavalli dresses, Christian Louboutin shoes, Birkin bags, Audemars Piguet and Roger Dubuis watches just to name a few. A close source said that Manohara is exteremely down-to-earth, unlike any other women you see toting Birkins on Louboutin heels, "She is beautiful, outside and inside," added our source.

Besides preparing to enroll in public relations major at a university in Jakarta, this soft-spoken young lady enjoys painting and writing in her free time. With beauty and grace that resemble Marella Agnelli, combined with such an impeccable manner, Manohara always looks effortlessly elegant and stunning.

Miss Manohara Odelia Pinot

Dewi, Dessy, and Manohara Pinot

Dewi & Manohara Pinot

Rumour has it that she's dating someone from the Bakrie family.

The Pinot sisters; Dewi & Manohara

------------------------------

Notes :

Ditunggu respons dari Pemerintah Indonesia