Showing posts with label merapi. Show all posts
Showing posts with label merapi. Show all posts

Memantau Merapi Lewat Internet

Molten lava flows from the crater of Mount Mer...Image by cahpamulang via FlickrSolo Cyber City

Duka atas korban gunung Merapi terus meluas. Solidaritas pun bersemi di mana-mana. Ada berbagai situs yang mencoba berbagi bantuan untuk para korban Merapi lewat jalur internet. Inilah beberapa di antaranya:

1. SITUS JALIN MERAPI (merapi.combine.or.id)
Situs ini dibikin oleh Komunitas Jaringan Informasi Lingkar Merapi. Komunitas ini memakai Twitter, blog, bahkan mereka juga menggabungkan dengan komunikasi radio. Pengguna internet di Jakarta bisa langsung mendengarkan percakapan para penjaga posko Merapi lewat walkie talkie.

Komunitas maya Jalin Merapi yang dibangun Sukiman, petani asal Desa Sidomulyo, Klaten, Jawa Tengah, empat tahun lalu, malah telah berbuat jauh lebih besar. Gotong royong warga di luar Merapi bahkan di luar Pulau Jawa tercipta lewat komunitas ini.

Anda bisa mengecek bantuan apa yang dibutuhkan, update berita terbaru dari akun Twitter @jalinmerapi, hingga ke lokasi posko.

2. FACEBOOK FAN PAGE YOGYAKARTA
Berisi informasi Yogya terkini dan gerakan untuk mengumpulkan nasi bungkus serta bantuan lainnya. Ada 495 ribu pengguna Facebook yang tergabung dalam Fan Page ini. Anda ingin membantu? bisa lewat nomor-nomor berikut:
Posko Bantuan Bencana Merapi
Fan Page Yogyakarta
Wisma Sorsawo
Jl. Tamansiswa, Joyonegaran MG II /893 Yogyakata
cp: Uut > 081804044169
cp: Ida > 0816689025

Rek: BCA 2281140711
a/n : Ina Trafina

Rek: Mandiri 121 0099024642
a/n : Lugtyastiti Budiasih

3. AKUN TWITTER @jalinmerapi
Ini adalah agregat yang mengumpulkan informasi dari para pengguna Twitter. Laporannya langsung dari lapangan. Contohnya, relawan yang membutuhkan bantuan akan menyampaikaninformasi di sini.

4. UKUR JARAK ANDA DARI PUNCAK MERAPI

Anda bisa menghitung jarak rumah Anda dari puncak Merapi dengan aplikasi ini. Kunjungi situs http://students.ukdw.ac.id/~22074214/hitungjarak.php. Ada dua pin merah di sana. Satu pin merah ada di puncak Merapi. Satu lagi pin di bawahnya, bisa Anda pindahkan sesuai dengan posisi Anda. Gunakan peranti zoom di sebelah kiri untuk memperjelas lokasi rumah Anda. Nah, begitu Anda memindah pin kedua ke lokasi rumah Anda, maka jarak akan diketahui. Ingat, jangan memindahkan pin yang ada di puncak Merapi. Jika, posisi Anda berada dalam jarak kurang dari 20 kilometer, mohon segera mengungsi.

5. INFORMASI TENTANG MERAPI
Anda bisa mendapatkankabar tentang Merapi melalui Facebook Informasi Tentang Merapi. Informasinya cukup lengkap.

6. PANTAU PERCAKAPAN POSKO MERAPI
Silakan kunjungi halaman ini

7. KE MANA MENYERAHKAN BANTUAN?
Ada banyak lembaga yang membuka posko dan rekening untuk menyerahkan bantuan. Ini adalah beberapa lembaga sosial yang terpercaya:

a. Yayasan Dompet Dhuafa (dompetdhuafa.or.id)
Ini adalah salah satu yayasan yang menjadi pelopor untuk mengumpulkan dana bantuan bencana. Yayasan ini independen dan diaudit secara terbuka.

Rekening Bantuan Bencana BCA 237 300 6343, BNI Syariah 009 153 9002, Mandiri 103 00 55 77 55 77

b. BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional)

1 BCA Kwitang 6860148577
2 Bank Mandiri Plaza Mandiri 070 000 18 77773
3 Bank BNI Syariah Prima Jakarta 0095777779
4 Bank Muamalat Kp Sudirman 301.77777.16
5 Bank Permata Syariah Pondok Indah 971007877
6 Bank Syariah Mandiri Thamrin 009.0077777
7 BRI Syariah Mampang 100 0782 854
8 Bank BTN Syariah Jakarta – Harmoni 701.10016.77
9 Bank Danamon Syariah Ciracas 1005832370
10 Bank Syariah Mega Indonesia Kuningan 1000017779
12 Bukopin Syariah Melawai 8800277.01.0


c. Aksi Cepat Tanggap (actforhumanity.or.id)

Rekening Donasi untuk Penanganan Bencana Alam a.n Aksi Cepat Tanggap :
Bank Mandiri # 101 000 4802 482
BCA # 676 030 3133
BSM # 004 011 9999
BNI 46 # 0140 765 481
Bank Muamalat # 304 0022 915
BII Syariah # 270 2000 256

d. Yayasan Combine Resource Indonesia
CIMB NIAGA
Cab. Slamet Riyadi Solo
acc. 056-010422-1003
a/n Yayasan Combine Resource Institutiton
Kontak di Jalin Merapi

Kontak Posko di Jogja:
COMBINE Resource Institution
Jl KH Ali Maksum 183 Pelemsewu, Panggungharjo, Sewon – Bantul, DIY. 55188
Telp 0274 411 123 / 0274 – 749 8131
SMS: 08180 438 9000

Sumber: http://blog.tempointeraktif.com/nasional/pantau-merapi-lewat-internet/

Inilah Maksud SBY Berkantor di Jogjakarta

Sumber : rakyatmerdeka.co.id



RMOL.
Presiden SBY berkantor di Gedung Agung, Istana Jogjakarta, agar seluruh instruksi yang diberikan berkaitan dengan penanganan bencana letusan Gunung Merapi dapat dipastikan berjalan lancar dan tepat sasaran dalam konteks penyelamatan di masa tanggap darurat.

Demikian disampaikan Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Wanggai, kepada Rakyat Merdeka Online, Minggu malam (7/11). Keterangan ini juga dimaksudkan untuk menjawab keraguan berbagai pihak dengan maksud Presiden berkantor di Jogjakarta.

“Hingga Sabtu, 6 November, satu hari setelah Instruksi Presiden yang dinyatakan pada Jumat, 5 November, telah berjalan dengan baik,” ujar Wanggai.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sebagai komandan tunggal atas pengendalian bencana Merapi telah melakukan konsolidasi kerja antar institusi-institusi pusat, daerah, TNI, Polri, kampus, dan kelompok relawan. Strategi pengendalian pengungsi diarahkan pada kebijakan kawasan rewan bencana I, II, dan III.

Menko Kesra secara intens juga telah memastikan berbagai bantuan pusat dikelola dan disalurkan secara tepat, cepat dan terintegrasi. Saat ini bantuan dari lintas kementerian terus berjalan.

Lalu, sambungnya, Panglima TNI telah membentuk Brigade Khusus untuk penanganan bencana Merapi, dan telah memobilisasi satuan-satuan pasukan, baik dari Jakarta, Madiun, Malang, Surabaya, maupun dari Jateng dan DIY sendiri. Saat ini di lapangan, pihak TNI berperan aktif untuk mengevakuasi pengungsi dan memberikan pelayanan pada barak-barak pengungsi. [guh]

Walah, Lebih Tinggi Harga Sapi Daripada Korban Manusia.

Sumber : rakyatmerdeka.co.id

http://iwandahnial.files.wordpress.com/2008/07/sapi-gila.jpg

RMOL. Pemerintah berani menghargai antara Rp 7 juta hingga Rp 12 juta untuk satu ekor sapi. Sementara santunan untuk korban yang meninggal hanya Rp 4 juta per kepala. Nah lho...

Informasi mengenai besarnya santunan untuk korban bencana ini diperoleh Rakyat Merdeka Online dari Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Tata Kelola Pemerintahan Sapto Waluyo.

Dia menjelaskan, jumlah santunan ini sudah ditetapkan secara nasional. Artinya, bukan hanya berlaku untuk korban Merapi, tapi untuk korban bencana di tempat lain juga mendapat santunan dari negara dengan jumlah yang sama.

“Setiap ahli waris mendapat santunan sebesar Rp 4 juta,” katanya, Minggu malam (7/11).

Pemberian santunan ini harus melalui proses yang lumayanan panjang. Baik korban maupun ahli warisnya harus jelas identittasnya. Bahkan harus ada identifikasi dan hasil uji forensik untuk membuktikan keshahihan identitas korban.

Kebijakan ini sangat kontras dengan biaya ganti rugi untuk sapi. Betapa tidak, sebelumnya Menteri Pertanian Suswono mengungkapkan, satu ekor sapi hidup milik korban letusan Gunung Merapi dihargai antara Rp 7- 12 juta.

Bahkan, sapi mati juga akan dibeli pemerintah asal sesuai persyaratan. Perhitungan ganti rugi sapi sudah dilakukan Dinas Perternakan setempat. Untuk sapi potong hidup, pemerintah berencana akan membeli senilai Rp 22 ribu per kilogram bobot hidup. Untuk sapi perah, harganya mencapai Rp 12 juta. Sementara sapi mati, sepanjang data yang disampaikan akurat, pemerintah tetap akan memberika ganti rugi.

"Kita pasi akan memberikan ganti rugi dengan harga wajar. Tapi masih kita hitung-hitung dulu berapa," kata Suswono.

Program ganti rugi ini sedang disosialisasikan kepada empat kabupaten yang terkena bencana, yaitu Klaten, Boyolali, Sleman dan Magelang.

Dari informasi yang beredar di masyarakat, dana yang disiapkan untuk ganti rugi sapi ini cukup besar, mencapai Rp 100 miliar. Melanjutkan keterangan Sapto, awalnya santunan untuk bencana ini berada dalam kisaran Rp 2-4 juta. Namun, sejak bencana banjir bandang di Wasior, Papau, jumlah santunan ditetapkan pada batas atas.

Bagaimana dengan anak kecil yang kedua orangtuanya jadi korban bencana?

Sapto menerangkan, secara umum anak yatim piatu tersebut akan dipelihara negara. Namun, apabila masih ada keluarganya yang mampu dan dekat, pemerintah akan mendorong agar anak tetap bersama keluarganya.

“Kalau tidak ada, kita akan menitipkannya di panti asuhan. Namun, tetap dalam pengawasan Kemensos untuk memastikan kondisi anak tetap baik,” tuturnya.

Sapto menambahkan, saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa orang yang akan mendapatkan santunan. Pendataan masih sedang dilaksanakan dan baru selesai sampai kondisi benar-benar tenang.

Untuk kerusakan rumah dan harta benda, terang Sapto, Kemensos juga tidak bisa memberikan santunan untuk semua warga. Kemensos hanya akan memberikannya pada korban yang rumahnya benar-benar parah dan rusak total.

“Saat ini, bantuan dari masyarakat sangat besar, jumlahnya puluhan miliar rupiah. Jadi, pemerintah akan cari untuk kondisinya yang paling parah. Kita akan bangunkan mereka rumah sederhana yang layak,” tandasnya. [wid]