Showing posts with label foto jenazah. Show all posts
Showing posts with label foto jenazah. Show all posts

Foto Jenazah Amrozi, Ali Ghufron : Misteri Tanda Syahid Amrozi Cs Terkuak

Misteri Tanda Syahid Amrozi Cs Terkuak

Jum'at, 14-11-2008 | 10:58:12 WIB

Tiada kata yang terucap melainkan kalimat takbir, Allahu Akbar, atas kondisi jenasah ketiga syuhada Bali. Betapa tidak, ketiga syuhada tersebut sangat jelas menampakkan tanda-tanda sebagai syahid seperti yang biasa ditemui di kancah peperangan, meski mereka 'tidak sedang berperang' melawan musuh Islam.

Setelah beberapa lama menunggu, akhirnya Kantor Berita Islam Muslimdaily.net mendapat ijin dari pihak keluarga, yang diwakili oleh Bp. Ali Fauzi, untuk mempublikasikan photo dua mujahid Bali yakni Amrozi dan Ust. Mukhlas. Bp Ali Fauzi berpesan agar photo ini disebarluaskan untuk memberikan bukti nyata atas misteri dan polemik yang terjadi ke atas Mujahid Bali, terutama Syuhada Tenggulun, terkait status mereka, apakah mati syahid atau tidak. Disamping itu memberikan hikmah nyata kepada seluruh kaum Muslimin bahwa perjuangan Islam yang mereka lakukan benar-benar ikhlas untuk tingginya kalimat Allah, dan bukan sekedar untuk aksi pamer.

Sebagaimana syuhada yang gugur dalam medan jihad, photo kedua syuhada Tenggulun terlihat tersenyum dengan barisan gigi yang terlihat rapi. Apalagi yang terjadi dengan Amrozi. Senyuman khas "The Smiling Bomber" yang seiring dengan kedua mata yang terbuka, terlihat seakan-akan bertemu dengan sesuatu yang membuat kagum. Mungkin sepasang bidadari yang menyambut ramah.

Kondisi tak jauh berbeda terjadi dengan jenasah Ust. Mukhlas. Ulama yang jago berorasi ini memperlihatkan senyuman dengan mata yang juga terbuka. Wajah bersih pun menjadi pertanda yang lain. Wajah bersih yang juga dimiliki oleh sang "Mujahid Hacker," Imam Samudera alias Abdul Azis. Imam memperlihatkan wajah tampan dan bersih, persis dengan kondisi Ust. Mukhlas.

Disamping analisis photo ketiga Mujahid Bali tersebut, keterangan dari lapangan makin memperkuat bukti bahwa ketiga pelaku aksi jihad tersebut adalah para Mujahidin, mereka telah memiliki niat yang tulus dan menemui kematian sebagai seorang syuhada. Berikut adalah bukti dan persaksian dari lapangan.

  1. Salah satu pelayat yang kebetulan ikut hadir di kediaman Hj. Tariyem adalah Ust. Abdul Rachim Ba'asyir. Menyaksikan bahwa ketika keranda jenasah masuk dan kain penutup keranda dibuka, sontak tercium bau wangi yang menyebar ke seluruh ruangan. Kejadian ini sempat membuat keheranan para pelayat, karena didalam ruangan yang sempit tersebut udara sangat pengap dan pengunjung berjubel dalam satu ruangan. Bila merupakan wangi dari minyak wangi, tak akan mampu mengalahkan bau badan para pengunjung dan tidak akan dapat memberikan aroma dengan kadar wangi yang sama." Allahu Akbar. Itu bukan bau minyak wangi. Bukan. Tapi bau wangi dari asy syahid," kata beliau.
  2. Selain itu, masih menurut Ust, Abdul Rachim, ketika kain penutup wajah dari Ust. Mukhlas di buka, terlihat jelas bulir-bulir keringat menempel di bagian muka. Kondisi yang sama yang terjadi dengan mereka yang masih hidup dan dalam kondisi kegerahan. Seakan Ust. Mukhlas merasakan kegerahan yang sama yang dengan kegerahan yang dialami oleh para pelayat beliau.
  3. Sebagaimana dilansir oleh beberapa media nasional, seperti detik.com, nampak jelas terlihat fenomena datangnya tiga burung hitam di atas kediaman syuhada. Ketiga burung ini jelas bukan burung Gagak seperti yang banyak diberitakan di media, karena memiliki leher yang panjang. Mereka datang begitu saja berputar-putar selama kurang lebih tujuh menit, dan kemudian pergi berpencar. Dua burung hitam terbang ke arah Timur, mereka merepresentasikan diterimanya amalan jihad Ust Mukhlas dan Amrozi, dan satu burung hitam terbang ke Barat, sebagai pertanda syahid atas diri 'Mujahid Hacker' Imam Samudera. Fenomena datangnya burung hitam ini sempat membuat suasana haru dengan teriakan takbir para pelayat.
  4. Seperti penuturan adik kandung Imam Samudera, Lulu Jamaludin, kakaknya menampakkan keanehan ketika akan dimasukkan dalam liang lahat. Bau wangi juga tercium dari jenasah Imam. Selain itu luka bekas tembakan peluru tajam terus menerus mengalirkan darah segar. Aliran darah ini keluar seperti yang terjadi dengan seseorang yang masih hidup ketika terluka. Masih menurut Lulu juga, wajah kakaknya lebih bersih dan tampan dari biasanya.
  5. Kabar terakhir baru saja diterima oleh salah satu kru muslimdaily.net. Beberapa hari yang lalu, tepatnya tiga hari setelah pemakaman Amrozi dan Ust. Mukhlas, keluarga Hj. Tariyem meminta beberapa orang untuk menjaga makam. Hal ini dilakukan untuk menghindari dan menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Beberapa diantara mereka yang ikut jaga adalah Sumarno, Baror, Rosyidin, Mashudi dan beberapa santri pondok Al Islam Tenggulun Lamongan. Mereka mengatakan mencium bau wangi keluar dari dalam kubur (makam). Bau wangi yang sama saat mereka pertama kali membuka kain penutup jenasah syuhada. Namun, bau wangi ini bukan seperti bau dari minyak wangi yang biasa mereka pakai atau dipakai oleh orang kebanyakan.


Jelas sudah keterangan yang diberikan Allah s.w.t. lewat kebesaran-Nya. Meski banyak pihak yang membantah, memberikan suara sumbang, dan menggalang opini massa untuk memojokkan status para Mujahid Bali, serta membuat makar melalui kaki tangan aparat pemerintah, namun Allah berkehendak lain. Dan siapakah sebaik-baik pembuat makar ? (far/MD)

DETIK Sewot? Soal Penayangan Foto Jenazah Imam Samudra oleh Arrahmah.com


Saya terus terang heran dengan Judul berita mereka serta isinya.
Ada dua artikel Detik yang terbit yang terkait dengan hal penayangan foto Jenazah Imam Samudra oleh situs Arrahmah.Com.

Berikut salinan beritanya. Dan DETIK sudah menjadi DETEKTIF pula :)

------------------------------------------------------
Senin, 10/11/2008 12:40 WIB
Situs Umbar Foto Imam Samudra Berkafan
Wicak Hidayat - detikinet

Jakarta - Amrozi, Ali Ghufron dan Imam Samudra mewasiatkan agar foto-foto kematian mereka tidak dipublikasikan. Namun sebuah situs justru menampilkan foto Imam Samudera berkafan.

Informasi yang diterima detikINET, Senin (10/11/2008), menyebutkan sebuah situs yang bernama Arrahmah. Situs dengan jargon 'Filter Your Mind, Get The Truth' itu menampilkan berita-berita seputar eksekusi mati tiga terpidana bom bali.

Satu hal yang membedakan situs itu dibandingkan media lain adalah adanya foto close-up wajah Imam Samudra dalam kondisi dikafani. Foto itu dimuat dalam berita berjudul "As Syahid Imam Samudra Bergabung Dengan Kafilah Syuhada" yang tertanggal 9 November 2008 pukul 02:43 malam.

Tak cukup di situ, foto itu juga dilabeli tulisan 'Exclusive Arrahmah.com'. Ini mengindikasikan pengelola situs tersebut memang sengaja memotret jenazah Imam. Padahal media massa, polisi ataupun jaksa tidak diperbolehkan mengambil --apalagi sampai mempublikasikan-- wajah terakhir tiga terpidana mati tersebut.
( wsh / wsh )



-----------------------------------------------------------

Senin, 10/11/2008 17:47 WIB


Server Arrahmah di New York?
Wicak Hidayat - detikinet

Jakarta - Server situs penampil foto Imam Samudra berkafan agaknya berlokasi di New York. Nama domainnya dibeli dari penyedia asal Indonesia.

Informasi dari piranti lunak Tracert yang dilakukan detikINET, Senin (10/11/2008) mengarahkan domain Arrahmah.com pada alamat Internet Protocols (IP) 67.228.80.218. Jika ditelusuri, alamat itu merujuk pada lokasi di New York, Amerika Serikat.

Nama domain tersebut tercatat telah terdaftar sejak 14 Agustus 2005 melalui penyedia layanan ImediaBiz.com. ImediaBiz merupakan penyedia layanan pembelian nama domain dan webhosting asal Indonesia.

ImediaBiz memang menyediakan server yang berlokasi di Indonesia dan di Amerika Serikat. Tercatat ada 1.663 domain lain yang menggunakan nameserver yang sama dengan Arrahmah.com.

Sedangkan untuk server yang digunakan Arrahmah.com, menurut data DomainTools, merupakan milik SoftLayer Technologies Inc di Amerika Serikat. SoftLayer adalah perusahaan asal Dallas, Amerika Serikat, yang menyewakan server untuk keperluan hosting. ( wsh / dwn )



-----------------------------------------------------------------------

Senin, 10/11/2008 14:38 WIB

Umbar Foto Imam Samudra, Arrahmah Punya Siapa?
Wicak Hidayat - detikinet

Jakarta - Meski dilarang oleh pihak keluarga, situs Arrahmah.com mempublikasikan wajah Imam Samudra berkain kafan. Siapakah sosok di balik situs tersebut?

Pada Senin (10/11/2008), detikINET menerima informasi mengenai situs Arrahmah.com yang menampilkan foto close-up wajah Imam Samudera dalam kondisi dikafani. Penelusuran pada database Whois menunjukkan nama pemilik situs itu disembunyikan lewat layanan ContactPrivacy.org.

Namun jika ditelusuri lebih lanjut, muncul sebuah alamat e-mail yang terkait situs itu. Alamat e-mail itu pun bisa dikaitkan dengan sebuah profil di situs pertemanan Friendster.

Adalah Daniel Shah yang namanya kemudian terkait dengan alamat e-mail di situs Arrahmah.com. Belum pasti apakah benar Daniel pengelola situs tersebut atau sekadar alamat e-mailnya yang digunakan.

Situs Arrahmah.com hinga pukul 13:30 WIB tak bisa dikunjungi. Pesan yang muncul mengindikasikan situs sedang kelebihan pengunjung sehingga harus dimatikan sementara.
( wsh / ash )



--

Foto Jenazah Imam Samudra Muncul di Dunia Maya


Foto Jenazah Imam Samudra Muncul di Dunia Maya

Senin, 10 November 2008 - 11:12 wib
JAKARTA - Sehari setelah pemakaman 3 pelaku bom Bali I Imam Samudra, Amrozi, dan Ali Gufron, beredar sebuah foto yang menampilkan Imam Samudra dalam kondisi meninggal dan telah dikafankan.

Foto ini dimuat oleh sebuah situs bernama arrahmah.com pada hari Minggu 9 November pada ham 02.43 PM.

Foto eksklusif milik arrahmah.com tersebut merupakan gambar dari sebuah berita bertema "As Syahid Imam Samudra Bergabung dengan Kafilah Syuhada".

Berikut awal isi berita tersebut: Hari ini telah dijemput para bidadari para kafilah syuhada, Mujahid Imam Samudera, Mujahid Amrozi dan Mujahid Ali Ghufron. Mereka semua telah menunjukkan pada umat ini bagaimana sikap mujahid sejati yang tetap istiqomah.

Selain itu, berita tersebut juga mendapat 20 lebih komentar dari pembaca yang kebanyakan memuji langkah Imam Samudra dan rekan-rekannya. Berikut komentar-komentar pembaca di situs tersebut:

Kepada para thaghut & pemerintah indonesia .......!!
bahwa kalian telah zalim..!! tunggulah pembalasan kaum muslimin...!!! tunggulah azab allah, kepada kalian semua wahai penyembah berhala AMERIKA ..!!
bagi kalian telah tersedia NERAKA JAHANNAM...!!
Dikirim dari amr_albanjary pada 11/09 04:23 PM.

asslm.as syahid adalah contoh tauladan bagi orang orang yg beriman.Allahu akbar! Allahu akbar! Allahu akbar! Dikirim oleh akhyar 1 pada 11/09 04:31 PM.

semoga Alloh menerima taubat mereka dan menempatkan mereka dalam kafilah syuhada. demi Alloh tiada setetespun darah mereka tercurah tanpa pembalasan Allohu Akbar!!! Dikirim oleh Irhaby99 pada 11/09 04:33 PM.

Selamat jalan wahai para syuhada,Allahu akbar! Allahu akbar! Allahu akbar Dikirim oleh akhyar 1 pada 11/09 04:41 PM.


--