DPRD Jabar Minta KPK Selidiki Kartu Lebaran Gubernur

Metrotvnews.com, Bandung: 
DPRD Jawa Barat dalam waktu dekat akan memanggil Gubernur Jabar Ahmad Heryawan terkait pembuatan dan pengiriman kartu Lebaran bergambar sang gubernur. Tak hanya itu. DPRD Jabar pun meminta Komisi Pemberantasan Korupsi untuk segera turun tangan menangani kasus tersebut. Kartu Lebaran itu dibuat Gubernur Jabar dengan menggunakan dana APBD Jabar 2010 sebesar Rp1,7 miliar.

Hal itu diungkapkan sejumlah anggota DPRD Jabar di sela-sela inspeksi mendadak ke Kantor Pos Bandung, Rabu (1/9) siang. Sidak dilakukan 4 anggota dewan, di antaranya Didin Supradin dari Fraksi Demokrat, Dony Ahmad Munir dari Partai Persatuan Pembangunan, Budi Hermansyah dari Hanura dan Ahmad Riza al Hasby dari PDI Perjuangan.

Menurut Didin, sidak dilakukan untuk mengetahui wujud asli kartu Lebaran yang sempat menggemparkan warga Jabar katena nilainya yang fantatis. Sempat terjadi ketegangan antara anggota dewan dan petugas kemanan PT Pos Bandung yang mencoba meng-adang agggota dewan. Keributan mereda setelah seorang pejabat kantor pos dapat menengahinya.

Didin mengatakan, pihaknya meminta iformasi yang jelas mengenai kartu Lebaran Gubernur. Dewan ingin memastikan apakah kartu Lebaran tersebut merupakan kartu pemerintah atau atas nama pribadi. Yang pasti, hasil sidak menemukan banyak kejanggalan dalam pembuatan kartu Lebaran dan prangkos khusus bergambar Gubernur Jabar.(Iwan Gumilar/DSY)

1 comment:

Unknown said...

ada yg bilang biayanya 700juta tapi ditelusur ketukang cetak hanya 360juta

Archives