Bos Media Malaysia Hubungi Bendera sebagai Jurnalis


news.okezone.com


JAKARTA - Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Adian Napitupulu tidak membantah bahwa organisasinya pernah berkomunikasi dengan Jahabar Sadiq, seorang bos media di Malaysia.

Namun Adian menegaskan bahwa komunikasi itu terjalin dalam kapasitas Jahabar sebagai seorang jurnalis. “Iya pernah beberapa kali. Itu dia sebagai jurnalis di sana,” ungkap Adian kepada okezone, Jumat (3/9/2010).

Adian menyesalkan sikap politisi Malaysia yang melarang wartawan untuk berbincang dengan organisasinya. “Itulah Malaysia, melarang orang untuk berkomunikasi dalam kapasitas profesinya,” tambah Adian.

Lebih lanjut dia menambahkan banyak pihak di Malaysia yang bersimpati dengan aksi Bendera. “Kami tidak bisa sebutkan tapi dari berbagai kalangan ada, termasuk dari pemerintahan,” ujarnya.

Karena itu dia meminta agar Pemerintah Malaysia tidak melarang orang-orang yang bersimpati untuk berkomunikasi dengan Bendera.

Sebelumnya, seorang anggota parlemen Malaysia menuding Jahabar memiliki hubungan dan memberikan masukan untuk beberapa tokoh Bendera. Tudingan itu disampaikan melalui sebuah harian di Malaysia. Namun Jahabar membantah bahwa dirinya punya hubungan dengan Bendera.
(ton)

No comments:

Archives