Bila Anak Politisi Jadi Calon Legislator

08/10/2008 18:21 - Pemilu 2009
Bila Anak Politisi Jadi Calon Legislator

Liputan6.com, Jakarta: Jerry, Dave atau Mumtaz barangkali nama yang biasa saja di masyarakat. Namun menjadi berbeda jika nama keluarga ikut ditambahkan menjadi Jerry Sambuaga, Dave Laksono atau Mumtaz Rais. Mereka kini akan mengikuti jejak orangtuanya menjadi politisi.

Jerry yang saat ini berusia 23 tahun dan calon anggota legislatif untuk daerah pemilihan Jakarta III adalah putra Ketua Komisi I DPR Theo L. Sambuaga. Jerry yang meraih gelar Master Hubungan Internasional dari Universitas Columbia, Amerika Serikat, menolak disebut nepotisme saat terjun ke dunia politik.

Tak hanya Jerry yang mengikuti jejak orangtuanya. Dave Laksono, putra Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Ketua DPR Agung Laksono juga banting setir menjadi calon anggota legislatif dari daerah pemilihan Jawa Barat II. Lulusan dari California State University, AS, ini sebelumnya sempat menjadi petinggi maskapai penerbangan Adam Air yang kini tutup. Sebagai anak petinggi partai ia juga menepis anggapan mendompleng nama orangtua.

Berbeda dengan Jerry Sambuaga dan Dave Laksono. Muhammad Mumtaz Rais, putra Amien Rais, justru tidak risi disebut diuntungkan oleh nama sang ayah saat maju jadi calon legislator dari Partai Amanat Nasional. Mumtaz yang berusia 25 tahun dan lulusan Fakultas Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada ini maju untuk daerah pemilihan Jawa Tengah VIII justru menyebut kehadirannya di arena politik sebagai penerus keluarga.

Dinasti politik sepertinya mulai dibangun, tapi rekam jejak para calon dipertanyakan. Sekadar upaya meneruskan perjuangan, atau semata-mata untuk melanggengkan kekuasaan dan kemapanan.

Kini, pertanyaannya adalah bagaimana para politisi muda menjawab keraguan tadi? Karena memang tidak sedikit putra-putri politisi yang mengikuti jejak orangtuanya. Yang pasti langkah mereka menuju ke Gedung DPR ada di tangan Anda.(ANS/Tim Liputan 6 SCTV)


Marissa Serahkan Bukti Pemalsuan Ijazah Atut

30/10/2008 16:39
Marissa Serahkan Bukti Pemalsuan Ijazah Atut

Liputan6.com, Tangerang: Marissa Haque menyerahkan berkas bukti pemalsuan ijazah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Kamis (30/10). Barang bukti yang diserahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang itu berjumlah 112 bukti, berupa kliping koran, transkrip nilai, serta judul skripsi milik Atut.

Kuasa hukum Marissa, Fredi Simanungkalit menuturkan, penyerahan barang bukti ini untuk mematahkan kasus perdata gugatan balik pihak Universitas Borobudur. Kasus ini berawal ketika Marissa melaporkan Ratu Atut dengan tuduhan pemalsuan ijazah yang dikeluarkan Universitas Borobudur. Universitas swasta itu menggugat balik Marissa dengan pencemaran nama baik dan melawan hukum.

Kasus saling melaporkan tersebut ditangani Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri sejak dua tahun lalu. Hingga kini kasus tersebut belum diproses secara hukum.(PJY/ANTARA)

Sungai Ciliwung Masih Penuh Sampah

30/10/2008 07:09 - Banjir
Sungai Ciliwung Masih Penuh Sampah

Liputan6.com, Jakarta: Gunungan sampah masih terlihat di sejumlah ruas Sungai Ciliwung, Jakarta Timur, Rabu (29/10). Kondisi ini amat mengganggu warga yang tinggal di Kelurahan Cililitan. Selain bau, warga juga khawatir sampah akan menghambat aliran sungai. Sebab, tanpa tumpukan sampah pun wilayah sekitar Cililitan selalu dilanda banjir di musim penghujan.

Warga telah mengadu kepada petugas dinas kebersihan setempat, namun masalah ini belum bisa diatasi. Mereka sempat berupaya sendiri menyingkirkan sampah dan berharap warga sepanjang Sungai Ciliwung tak lagi membuang sampah ke sungai. "Warga Pasar Minggu, Depok, jangan suka buang sampah sembarangan di kali," kata Ahmad Ali, warga di tepi Sungai Ciliwung.

Dinas Pekerjaan Umum sebetulnya telah berupaya mengatasi tumpukan sampah Sungai Ciliwung dengan alat pengeruk. Namun, upaya itu dihentikan karena permukaan air yang masih dangkal menyulitkan proses pengerukan.

Menteri Pekerjaan Umum DJoko Kirmanto menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghadapi kemungkinan banjir mendatang. "Kita akan cek semua pompa yang ada berjalan dengan baik," ucap Djoko.(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)


Empat Mantan Deputi Gubernur BI Jadi Tersangka

October 29,2008
Empat Mantan Deputi Gubernur BI Jadi Tersangka

Jakarta, (tvOne)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sebagai tersangka dugaan korupsi aliran dana BI Rp100 miliar kepada para mantan petinggi BI dan anggota DPR.

Keempat mantan deputi BI tersebut adalah Aulia Pohan, Aslim Tadjuddin, Maman H. Soemantri, serta Bunbunan Hutapea. Ketua KPK Antasari Azhar di Jakarta, Rabu, mengatakan, penetapan empat mantan Deputi Gubernur BI sebagai tersangka itu didasarkan pada proses penyidikan, fakta persidangan, dan putusan perkara mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.

Dalam persidangan terungkap bahwa para deputi gubernur BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 3 Juni 2003 dan 22 Juli 2003 memberi persetujuan penggunaan dana YPPI.

Mereka adalah Aulia Tantowi Pohan, Bunbunan Hutapea, Aslim Tadjuddin, Anwar Nasution, dan Maman H. Soemantri. Dari lima nama yang tersebut, hanya Anwar Nasution yang tidak disebut sebagai tersangka oleh KPK.

Setelah penetapan tersebut, KPK akan segera memeriksa semua pihak yang diduga terkait. KPK juga segera melayangkan surat panggilan kepada para saksi dan tersangka untuk menjalani pemeriksaan pada 3 November 2008.

"Sikap KPK ini diambil secara profesional, bukan karena keinginan dari pihak manapun," kata Antasari menambahkan. Antasari menegaskan, pengusutan kasus dana BI belum berhenti. "Adapun pihak lain yang terkait, KPK tetap akan meminta pertanggungjawaban kepada pihak manapun yang mungkin terkait," kata Antasari.

Burhanuddin Abdullah divonis lima tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi aliran dana BI sebesar Rp100 miliar kepada para mantan petinggi BI dan anggota DPR.

"Menyatakan terdakwa Burhanuddin Abdullah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata ketua majelis hakim Gusrizal saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Burhanuddin terbukti melanggar hukum, seperti diatur dalam pasal 2 ayat (1) UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP.

Empat Mantan Deputi Gubernur BI Jadi Tersangka

October 29,2008
Empat Mantan Deputi Gubernur BI Jadi Tersangka

Jakarta, (tvOne)

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) sebagai tersangka dugaan korupsi aliran dana BI Rp100 miliar kepada para mantan petinggi BI dan anggota DPR.

Keempat mantan deputi BI tersebut adalah Aulia Pohan, Aslim Tadjuddin, Maman H. Soemantri, serta Bunbunan Hutapea. Ketua KPK Antasari Azhar di Jakarta, Rabu, mengatakan, penetapan empat mantan Deputi Gubernur BI sebagai tersangka itu didasarkan pada proses penyidikan, fakta persidangan, dan putusan perkara mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah.

Dalam persidangan terungkap bahwa para deputi gubernur BI dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) 3 Juni 2003 dan 22 Juli 2003 memberi persetujuan penggunaan dana YPPI.

Mereka adalah Aulia Tantowi Pohan, Bunbunan Hutapea, Aslim Tadjuddin, Anwar Nasution, dan Maman H. Soemantri. Dari lima nama yang tersebut, hanya Anwar Nasution yang tidak disebut sebagai tersangka oleh KPK.

Setelah penetapan tersebut, KPK akan segera memeriksa semua pihak yang diduga terkait. KPK juga segera melayangkan surat panggilan kepada para saksi dan tersangka untuk menjalani pemeriksaan pada 3 November 2008.

"Sikap KPK ini diambil secara profesional, bukan karena keinginan dari pihak manapun," kata Antasari menambahkan. Antasari menegaskan, pengusutan kasus dana BI belum berhenti. "Adapun pihak lain yang terkait, KPK tetap akan meminta pertanggungjawaban kepada pihak manapun yang mungkin terkait," kata Antasari.

Burhanuddin Abdullah divonis lima tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi aliran dana BI sebesar Rp100 miliar kepada para mantan petinggi BI dan anggota DPR.

"Menyatakan terdakwa Burhanuddin Abdullah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama," kata ketua majelis hakim Gusrizal saat membacakan putusan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi.

Burhanuddin terbukti melanggar hukum, seperti diatur dalam pasal 2 ayat (1) UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat (1) kesatu KUHP.

Aulia Pohan Ditetapkan sebagai Tersangka

29/10/2008 15:10 - Skandal Dana BI
Aulia Pohan Ditetapkan sebagai Tersangka

Liputan6.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia Aulia Pohan sebagai tersangka, Rabu (29/10). Besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini disangka terkait kasus aliran dana BI yang mengakibatkan kerugian negara Rp 100 miliar lebih.

Penetapan dilakukan setelah KPK mencermati hasil penyidikan serta fakta yang muncul dalam persidangan kasus aliran dana BI. Kasus ini juga telah menyeret sejumah mantan petinggi BI termasuk mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah. Dalam sidang hari ini, Burhanuddin divonis lima tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi [baca: Burhanuddin Abdullah Divonis Siang Ini].(YNI/Tim Liputan 6 SCTV)


Sumpah Pemuda Bangun Solidaritas Bangsa

28/10/2008 07:26 - Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda Bangun Solidaritas Bangsa

Liputan6.com, Jakarta: Peristiwa Sumpah Pemuda yang diperingati pada 28 Oktober mengingatkan pada rasa solidaritas kebangsaan bebas sentimen SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Persis seperti peristiwa pascabencana Tsunami di mana seluruh masyarakat bersatu padu membantu Aceh.

Tak ada lagi sekat-sekat yang membatasi keinginan hati untuk bersatu membantu Aceh. Seluruh masyarakat Indonesia dan bahkan dunia ingin terlibat dalam program kemanusiaan meringankan beban penderitaan masyarakat Aceh.

Semangat persatuan kebangsaan demi terciptanya Bumi Pertiwi yang sejahtera sulit terbangun kembali tanpa kesadaran saling menghormati dan menghargai perbedaan. Indonesia yang plural dengan beragam suku bangsa, bahasa, agama, ras, dan golongan membutuhkan perekat yang kuat.

Adalah kesadaran dan kebesaran hati memandang dan menerima perbedaan yang dibutuhkan bangsa Indonesia. Menuju Indonesia yang satu dan kuat.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)


Sumpah Pemuda Bangun Solidaritas Bangsa

28/10/2008 07:26 - Sumpah Pemuda
Sumpah Pemuda Bangun Solidaritas Bangsa

Liputan6.com, Jakarta: Peristiwa Sumpah Pemuda yang diperingati pada 28 Oktober mengingatkan pada rasa solidaritas kebangsaan bebas sentimen SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Persis seperti peristiwa pascabencana Tsunami di mana seluruh masyarakat bersatu padu membantu Aceh.

Tak ada lagi sekat-sekat yang membatasi keinginan hati untuk bersatu membantu Aceh. Seluruh masyarakat Indonesia dan bahkan dunia ingin terlibat dalam program kemanusiaan meringankan beban penderitaan masyarakat Aceh.

Semangat persatuan kebangsaan demi terciptanya Bumi Pertiwi yang sejahtera sulit terbangun kembali tanpa kesadaran saling menghormati dan menghargai perbedaan. Indonesia yang plural dengan beragam suku bangsa, bahasa, agama, ras, dan golongan membutuhkan perekat yang kuat.

Adalah kesadaran dan kebesaran hati memandang dan menerima perbedaan yang dibutuhkan bangsa Indonesia. Menuju Indonesia yang satu dan kuat.(TOZ/Tim Liputan 6 SCTV)


Ucapan-ucapan Presiden Yang Bodoh, Terpelintir, Terpeleset Dan Memalukan

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=11305&post=1

Setiap orang bisa saja salah bicara, termasuk seorang Presiden sekalipun. Tapi kalau salah bicara itu dilakukan puluhan kali dan di berbagai kesempatan, sepertinya ada yang salah dengan diri orang itu.

Ucapan adalah buah pikiran.Jadi kesalahan ucap yang dilakukan berulang kali yang telah dilakukan oleh Presiden Amerika Serikat George Walker Bush – yang akan dipaparkan berikut ini – sepertinya patut menjadi pertanyaan bagi kita, kok bisa, ya, dia dipilih oleh rakyat sebagai presiden Amerika Serikat, ya ? Jangan sampai, deh presiden kita seperti ini.

Berikut beberapa ucapan yang keliru, aneh dan kacau tersebut dari Presiden ke-43 Amerika Serikat :

1. Keluarga adalah dimana bangsa kita menemukan harapan, di mana sayap-sayap membawa mimpi. (Ungkapan yang tidak jelas maknanya)

2. Saya mengakuinya, saya bukanlah salah seorang ahli bahasa yang besar. (Kalimat yang sudah jelas tidak perlu diungkapkan).

3. Untuk setiap tembakan yang mematikan, terdapat kira-kira tiga tembakan yang tidak mematikan. Dan, saudara-saudara, ini tidak dapat diterima di Amerika. Itu tidak dapat diterima saja. Dan kita akan melakukan sesuatu mengenai masalah tersebut.(Bertolak belakang)

4. Saya adalah orang yang mengenali buah pikiran yang keliru dari manusia.(Padahal buah pikirannyalah – yakni ucapanya – yang sering keliru)

5. Saya mempunyai pendapat-pendapat sendiri, pendapat-pendapat yang kuat, tetapi saya tidak selalu setuju dengan pendapat-pendapat itu. (Aneh tidak setuju dengan pendapat sendiri)

6. Saya mengetahui bahwa manusia dan ikan dapat hidup di waktu yang sama dengan damai. (Apakah Bush tidak makan ikan?)

7. Saya mengetahui betapa sulitnya menaruh makanan di keluarga Anda.(Ungkapan yang aneh).

8. Saya mengetahui apa yang saya yakini. Saya akan terus mengartikulasikan apa yang saya yakini dan apa yang saya yakini - saya yakin apa yang saya yakini adalah benar. (Kalimat mempertegas yang tidak perlu)

9. Saya berjanji kepada Anda, saya akan mendengarkan apa yang telah dikatakan di sini, meskipun aku tidak di sini.(Bertolak belakang)

10. Saya baru-baru ini berjumpa dengan menteri keuangan dari Pemerintah Otoritas Palestina, dan sangat terkesan oleh genggamannya atas keuangan. (Pilihan kata yang aneh).

11. Saya berpikir siapapun yang tidak berpikir kalau saya adalah seorang yang cukup cerdas untuk menangani pekerjaan itu adalah sedang meremehkan saya.(Kalimat yang sudah jelas dan tidak perlu diungkapkan).

12. Saya pikir peperangan adalah sebuah tempat yang berbahaya.(Semua orang juga tahu).

13. Saya mengerti mengenai pertumbuhan usaha kecil. Saya adalah salah satunya.(Apakah Bush seorang pengusaha kecil?)

14. Saya berharap saya bukanlah presiden peperangan.Siapa yang di saat terjepit menginginkan untuk menjadi presiden peperangan? Saya tidak mau.(Kalau tidak mau kenapa dia tetap jadi presiden ?)

15. Saya bukanlah seorang novelis yang sangat baik. Tetapi ini telah menjadi sebuah novel cantik yang menarik.(Walaupun sebetulnya tidak ada novel yang dibuatnya).

16. Jika anjing-anjing terrier dan bariff diruntuhkan, ekonomi ini akan tumbuh.(Ungkapan yang aneh)

17. Jika ini adalah sebuah pemerintahan diktator, hal itu akan menjadi sebuah keterdesakan dari banyak hal yang lebih mudah - asalkan saya adalah diktatornya. (Dia mengakui seandainya dia seorang diktator maka hal-hal mudah dianggap mendesak).

18. Saya juga tidak sangat analitis. Anda mengetahui kalau saya tidak menghabiskan banyak waktu untuk berpikir mengenai diri sendiri, tentang mengapa saya melakukan segala sesuatu.(Dia mengakui tidak berpikir banyak untuk melakukan sesuatu alias asal saja).

19. Saya adalah pakarnya dari harapan-harapan yang rendah. (Pengakuan yang memalukan)

20. Saya adalah pemimpin - lihat, saya tidak perlu menjelaskan – Saya tidak perlu menjelaskan mengapa saya mengatakan hal-hal itu. Itulah yang menarik menjadi seorang Presiden. (Pengertian yang sempit tentang jabatannya sendiri dan suatu kebodohan mengungkapkannya kepada orang lain).

21. Hal itu akan menjadi suatu kekeliruan bagi Senat Amerika Serikat apabila mengizinkan segala hal dari pengeloningan manusia keluar dari ruangan sidang itu. (Berarti proses pengeloningan manusia sedang terjadi di dalam ruang sidang senat).

22. Jarang pertanyaan ini ditanyakan: Apakah anak-anak kita sedang belajar? (Dia menggunakan ungkapan “learning” yang berarti belajar secara umum. Tentu saja semua anak-anak belajar. Seharusnya dia menggunakan kata “studying” yang secara khusus mengacu kepada proses belajar, seperti mengulang pelajaran di rumah).

23. Musuh kita banyak akal dan inovatif, dan begitu juga dengan kita. Mereka tidak pernah berhenti berpikir mengenai cara-cara baru untuk menjatuhkan negara kita dan bangsa kita dan tidak lain kita pun demikian.(Pengakuan bahwa Amerika Serikat sama saja dengan musuh-musuhnya itu).

24. Yang menjadi masalah dengan Perancis adalah bahwa mereka tidak mempunyai sebuah kata untuk usahawan. (Maksudnya kata “entrepreneur” dan sekali ini Bush benar, lihat di sini. Namun ada atau tidak sebetulnya tak ada hubungannya dengan keadaan negara Prancis).

25. Ada suatu ungkapan tua di Tennessee, saya mengetahuinya ketika di Texas, mungkin Tennessee, yang berkata “Tipu saya sekali (Bush terdiam), malu pada…malu padamu. (Bush terdiam agak lama) Tipu saya. (Bush terdiam lagi) Kamu tidak bisa menipu lagi”.
(Bush si pelupa yang sok tahu)

26. Mereka sudah keliru menilaiku sebagai seorang pemimpin. (Ungkapan kekesalan terhadap orang-orang yang mengeritik kebijaksanaannya)

27. Mereka tidak salah menilai mengenai saya. (Sebaliknya ini adalah pengakuan kebenaran penilaian orang lain terhadap dirinya).

28. Bahan politik luar negeri ini adalah sedikit rasa frustasi. (Rasa frustasi dijadikan bahan politik luar negeri, aneh).

29. Kita tidak bisa membiarkan negara-negara teroris dan penjahat itu menahan rasa bermusuhan bangsa ini atau menahan rasa bermusuhan sekutu-sekutu kita. (Berarti AS dan sekutunya tidak mau perdamaian dan suka bermusuhan)

30. Kita memerlukan sebuah RUU mengenai energi untuk mendorong konsumsi (Apakah untuk meningkatkan konsumsi diperlukan sebuah UU?)

31. Kita sebaiknya membuat kue pie yang lebih tinggi.(Kalimat ini tidak diketahui konteksnya)

32. Kita perhatian terhadap AIDS di dalam Gedung Putih kita ini – jangan sampai salah mengenai hal ini.(Maksudnya memang pemerintah sangat memperhatikan masalah AIDS bukannya ada AIDS di dalam Gedung Putih, dan Bush sendiri mengingatkan agar wartawan jangan salah mengerti dengan kalimatnya yang memang payah).

33. Akankah jumlah jalan raya di internet menjadi lebih sedikit? (Bush salah mengerti mengenai istilah ”information highway” atau jalan raya informasi di internet)

34. Apakah Anda mempunyai yang hitam-hitam itu juga? Kepada Presiden Brazil, Fernando Cardoso.(Bush kesulitan mencari kosa kata untuk apa yang dimaksudnya, mungkin nama makanan atau sesuatu yang lain)

35. Ketika aku muda dan tidak bertanggung jawab, aku muda dan tidak bertanggungjawab. (Pengulangan yang menyebalkan)

36. Anda bebas. Dan kebebasan adalah indah. Dan, anda tahu, kebebasan itu akan memakan banyak waktu untuk memulihkan kekacauannya dan perintah, ya perintah untuk keluar dari kekacauan itu. Tetapi kita akan melakukannya. (Suatu ungkapan jujur dari seorang kepala negara yang menganut liberalisme, bahwa kebebasan itu membawa kekacauan).

37. Ini masih sebuah dunia yang berbahaya. Ini adalah dunianya orang-orang gila dan orang-orang yang kurang pertimbangan dan kehilangan potensi mental. (Sebuah pengakuan tentang kondisi di Amerika atau kondisi dirinya sendiri).

38. Saya berpikir ada seekor kuda Trojan bersembunyi di dalam semak-semak berusaha untuk menggunakan tipuannya atas masyarakat Amerika. (Suatu kecurigaan khas Amerika atas bangsa lain, atau ini hanya merupakan pikiran buruk Bush)

39. Ini adalah suatu dunia yang jauh lebih tidak pasti dibanding di masa yang lalu. Di masa lalu kita yakin, kita yakin itu ketika kita melawan Rusia di masa lalu. Kita yakin oleh karena kita mempunyai gudang senjata nuklir sangat besar dan mengarah ke satu sama lain untuk memelihara perdamaian. Itulah yang kita yakin akan …Anda lihat, meskipun ini adalah sebuah dunia yang tidak pasti, kita yakin akan beberapa hal. (Pengakuan bahwa Amerika Serikat memiliki senjata nuklir padahal AS selalu menekankan kepada negara-negara lain untuk tidak boleh memilikinya).

40. Itu sudah jelas bahwa bangsa kita terikat dengan minyak asing yang besar. Lebih dan lebih banyak lagi barang impor kita yang datang dari luar negeri. (Menunjukkan kondisi ekonomi Amerika)

41. Saya berpikir kita sepakat bahwa masa lalu telah selesai. (Sudah jelas dan tidak perlu dikatakan)

42. Dan tidak ada keraguan di dalam pikiranku, tidak ada satu keraguan pun di dalam pikiranku, bahwa kita akan gagal. (Seharusnya seorang presiden mengucapkan kata-kata optimis, buka keputusasaan).

43. Pertanyaan yang penting adalah berapa banyak tangan yang harus kusalami. (Rupanya Bush berpikir betapa banyaknya orang-orang yang harus ditemui dan disalaminya. Padahal bisa saja ia memilih untuk menyalami orang-orang tertentu saja tanpa bertanya seperti itu kepada orang lain)

44. Jenderal … (terdiam). Saya tidak bisa menyebut jenderal itu- (Ketika Bush diminta untuk menyebutkan nama Presiden Pakistan ke-14, Asif Ali Zardari, suami dari mantan PM Benazir Bhutto. )

45. Kita menghabiskan banyak waktu apabila membicarakan tentang Afrika, sepertinya harus begitu. Afrika adalah suatu bangsa yang mengidap penyakit yang tidak masuk akal. (Suatu penghinaan dengan menjeneralisasi, padahal di benua Afrika terdapat ratusan bangsa dan negara)

46. Peperangan atas teror yang melibatkan Saddam Hussein oleh karena sifat alami Saddam Hussein sendiri, sejarah dari Saddam Hussein sendiri, dan kesediaannya untuk meneror dirinya sendiri. (Alasan untuk pembenaran kebijakannya menyerang Irak)

47. Ketika saya masih kanak-kanak, saya teringat ketika mereka biasa menempelkan di daerah Barat yang tua sebuah poster pencarian orang. Poster itu bertulisan, Dicari : Mati atau Hidup.” (Perkataan yang tidak menarik karena semua orang sudah tahu).

48. Jawabanku adalah untuk membawa mereka pada perang itu – pernyataan Bush atas serangan militan Irak atas pasukan Amerika di Iraq. (Maksudnya tentara-tentara AS itu dikirim memang untuk berperang, jadi Bush tidak peduli dengan nasib bangsanya di tengah perang sia-sia itu).

(Anw)

Sumber : Berbagai sumber

Roy Suryo Diadukan ke Polisi

2008 Okt 27

Roy Suryo Diadukan ke Polisi

Pakar telematika dan calon anggota legislatif Dewan Perwakilan Rakyat dari Partai Demokrat KRMT Roy Suryo Notodiprojo, Senin (27/10) petang, dilaporkan ke Kepolisian Daerah Nanggroe Aceh Darussalam atas kasus pencemaran nama baik. Roy Suryo dilaporkan oleh kuasa hukum Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim, karena dinilai telah memberikan penjelasan di luar kapasitasnya sebagai seorang ahli telematika.

Kuasa hukum Akmal Ibrahim, T Kamal Farza, ditemui di markas Polda NAD, Senin petang, menyatakan, kliennya merasa telah dicemarkan nama baiknya karena Roy Suryo berbicara berdasarkan fakta-fakta yang sumir. Dalam rilis yang diterima dari pengacara tersebut, dinyatakan, Roy Suryo mengaku bahwa perempuan yang bersama dengan Akmal Ibrahim bukan merupakan istri pelapor. Pernyataan Roy, kata Kamal Farza, didasarkan atas dua foto pembanding yang dimiliki Roy Suryo.

Menurut Kamal Farza, Roy Suryo telah melakukan penyederhanaan masalah dan langsung pada kesimpulan akhir yang sangat merugikan kliennya sebagai pejabat publik di Aceh Barat Daya. Di samping itu, Kamal Farza juga menilai, seharusnya analisis Roy hanya sebatas pada asli atau tidaknya foto yang beredar tersebut. Bukan pada benar atau tidaknya perempuan yang berada pada foto tersebut.

Kasus foto ini mencuat sejak beberapa waktu lalu. Dalam foto yang sudah beredar luas di masyarakat Nanggroe Aceh Darussalam, Akmal Ibrahim, yang merupakan mantan wartawan salah satu koran lokal di Aceh, berpose mesra dengan seorang perempuan. Akmal sendiri, salam salah satu layanan pesan singkatnya menyatakan, perempuan yang ada dalam foto tersebut adalah istrinya, Ida.

Sumber: Kompas

Debat PDS vs PKS


http://www.youtube.com/view_play_list?p=09D0CBFE57200E05

Pernah Dipijat oleh Ular atau Tikus?

APA rasanya apabila beberapa ekor ular merayap di atas tubuh Anda? Apapun jawabannya, seorang pengusaha di Israel mencoba menghadirkan sensasi baru pijat dengan menggunakan beberapa ular yang bebas merayap di atas tubuh manusia.

Ara Barak mengaku menemukan "unsur terapi" dari hewan-hewan peliharaannya itu usai memperhatikan beberapa temannya merasa rileks setelah memegang hewan-hewan reptil itu. Semula perempuan asal Israel itu meraih uang dengan hanya memamerkan hewan bersisik itu ke publik. Namun, Barak mendapatkan penghasilan lebih besar setelah mengetahui hewan-hewan bersisik itu mempunyai nilai tambah.

Ara Barak yang mengelola The Snake Spa menjelaskan sensasi gerakan ular yang merayap di atas tubuh kliennya menimbulkan sensasi ketenangan yang luar biasa. Ular-ular berukuran besar digunakan untuk memberikan pijatan dengan tekanan lebih kencang. Sementara ular-ular berukuran kecil digunakan untuk menimbulkan sentuhan lebih ringan.

Biaya pijat dengan menggunakan seluruh ular yang tak berbisa itu adalah sekitar Rp450.000. Apabila kliennya merasa takut atau jijik untuk dipijat dengan menggunakan ular, Ara Barak juga menawarkan pijatan dengan hewan pengeratnya. Maksudnya?! Sejumlah tikus dan curut akan diletakkan di bawah kaki kliennya untuk menimbulkan rasa nyaman. Bagaimana, mau mencobanya?


JIM
Sumber : daily mail


PR Berat Polsek Ciputat : Rumah Besan Kaplori dibobol Maling!

10/10/2008 14:19
Rumah Besan Kapolri Dibobol Maling

Liputan6.com, Ciputat: Rumah besan Kapolri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, Ahmad Sofyan Ruki, di kawasan Cipayung, Ciputat, Banten, dibobol maling.

Pencurian ini diduga terjadi Jumat (10/10) dinihari. Saat itu, rumah besar tersebut hanya diisi dua penghuninya. Diduga, para pelaku lebih satu orang ini, masuk melalui tembok belakang. Maklum, bagian belakang rumah tersebut kebun ilalang. Satu buah televisi ukuran besar senilai belasan juta raib dibawa pelaku.

Pencurian serupa bukanlah yang pertama terjadi di sana. Sekitar juni silam, kawanan penjahat juga menggondol sejumlah barang berharga milik korban. perhiasan, laptop, dan sound system mobil raib dibawa maling. Kini, kasus tersebut ditangani pihak Polsek Ciputat. (YUS/Arofah Supandi)

3 Diva Bergabung dengan Parpol Gerindra

3 Diva bergabung dengan parpol Gerindra.
"Kita butuh waktu tiga bulan untuk mendiskusikan masalah ini hingga tak
bisa tidur," tutur Krisdayanti, di Jalan Brawijaya IX, Nomor 1,
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/9/2008) malam.

http://foto.okezone.com/index.php/ReadStory/1419/3-diva-bergabung-dengan-parpol-gerindra

news
newsnews

Archives