Susno Sengaja Merobek Citra Polri

INILAH.COM - Susno Sengaja Merobek Citra Polri

INILAH.COM, Jakarta - Di saat Polri dipuji rakyat karena keberhasilan memberangus para teroris, justru Susno bikin ‘ledakan politis’ dengan menuding banyak markus di tubuh kepolisian. Setelah tidak menjabat sebagai Kabareskrim, Susno proaktif mengkritik Polri.

”Bertahun-tahun dia meniti karir di kepolisian, dan di ujung hari tuanya dia membidik institusi Polri dengan tudingan yang mengejutkan. Apa motif Susno dan apa pula target serta kepentingannya? Disini Susno diuji,” kata seorang wartawan di Mabes Polri sesaat setelah jumpa pers yang digelar Jumat (19/3).

Beberapa  pengamat sosial menyebut fenomena Susno sebagai gejala seorang pejabat yang post-power syndrome dan ingin memulihkan nama baiknya setelah dicopot dari posisi sebagai Kepala Bareskrim.

”Ada juga yang melihat Susno mungkin tidak mendapat bagian finansial dari koleganya, juga tidak memperolah promosi jabatan, melainkan justru ketiban sial. Sehingga Susno meradang,” papar pengamat politik Abas Jauhari, Sabtu (20/3)

Dosen sosiologi UIN Jakarta itu menyayangkan sikap kritis Susno baru dilakukan sekarang. ”Coba saja dia kritis dan korektif terhadap institusi Polri saat dia menjabat tentu akan banyak orang yang apresiatif. Kalau sekarang setelah dia tak menjabat, orang bertanya-tanya, apa maunya dia,” imbuh Abas.

Tanpa tedeng aling-aling, Susno Duadji menyebut dua perwira tinggi Mabes Polri yang terkait praktik makelar kasus Rp25 miliar dalam kasus penggelapan pajak. Keduanya yaitu mantan Direktur II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri Edmond Ilyas dan Direktur II Ekonomi dan Khusus Bareskrim Mabes Polri Raja Erizman.

Sementara pemerhati politik dan peneliti PSIK Paramadina Jakarta Lukman Hakim menilai tudingan Susno di Mabes Polri ada markus, terkesan tendensius. Sebab markus, dimana-mana ada, dari mulai kejaksaan, istana dan instansi lain.

”Mengapa hanya markus Polri yang dibidik Susno?” ungkapnya. Mungkin dia hanya tahu di Mabes Polri, tidak di lembaga lain. Itu bisa dipahami. ”Namun orang curiga jangan-jangan Susno mau ‘deal’ dengan petinggi Polri,” timpal Lukman.

Sementara, Ketua Komisi III DPR Benny K Harman merespon informasi Susno Duadji terkait markus di Mabes Polri. Benny atas nama Ketua Komisi III DPR berencana memanggil Susno untuk klarifikasi perihal informasi keberadaan markus di Mabes Polri. 

Tidak sekadar itu, Komisi III juga berencana membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait markus di Mabes Polri. Inilah dampak dari teriakan Susno. Kini publik menanti langkah DPR untuk memanggil Susno.

Jika informasi Susno terbukti benar dan mengandung muatan kasus hukum, tentu Susno bisa berlega hati karena teriakannya tidak asal njeplak. Namun jika tudingan Susno itu tidak terbukti, urusannya bisa runyam.

Susno harus bisa memberikan data atau bukti valid atas semua tudingannya yang jelas merusak reputasi Polri sebagai institusi. Inilah tantangan Susno setelah dia menuding para koleganya di Mabes Polri sebagai markus.

Karena Susno sudah memulai, maka Susno pula yang bisa mengakhiri. Jangan sampai  di sini berlaku ungkapan maling teriak maling, karena  jelas memalukan diri sendiri. [mdr] 

1 comment:

adis888 said...

Makin bingung deh,
semoga semua ingat bahwa kalau kita mati nanti, tidak mungkin membawa rumah mewah, mobil, uang, kredit card/atm, emas atau apapun, karena selain disana TIDAK DIBUTUHKAN ALIAS TIDAK LAKU, juga lubang kubur kita TIDAK AKAN MUAT. Inilah yang saya tahu setiap kali mengantar jenasah ke kubur.
Menurut kitab suci dari agama apapun, hanya kebaikan dan keburukan selama hidup yang akan dibawa, walau tidak terlihat mata tapi itu pasti!!!!! Karena ada utusan ALLAH SWT, Tuhan yang Maha Kuasa, yang selalu mencatatnya. NAH, HILANGKAN SIFAT RAKUS atau apapun yang negatip agar engkau SELAMAT!!!!!
Bersabarlah, jangan kita kalah sabar dengan pencuri atau maling, yang mengintai dengan sabar, sekalipun dimalam dingin dan digigit puluhan nyamuk tapi tak pernah ditepaknya, karena takut diketahui keberadaannya.
Maaf dan maaf, buayapun butuh cicak, untuk memakan nyamuk yang terngiang dan menempel ditelinganya.

Archives