Gejolak PDP - Laksamana Sukardi Akan Dilengserkan

Gejolak PDP

65294_laksamana_sukardi_thumb_300_225.jpg

VIVAnews - Gejolak di Partai Demokrasi Pembaruan meningkat ke konflik antarindividu. Ketua Pelaksana Harian Pimpinan Kolektif Nasional PDP, Roy BB Janis, menuding Koordinator Pimpinan Kolektif Nasional, Laksamana Sukardi, memiliki misi pribadi.

"Pak Laks itu kan ada misi pribadi, koalisi dengan yang lain," kata Roy di halaman kantor pusat PDP, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Minggu 10 Mei 2009. "Mungkin kalau Megawati calonkan Laksamana jadi cawapres silakan saja," kata Roy menyindir.

Roy menyatakan, tindakannya meneken kesepakatan koalisi dengan Demokrat sesuai dengan aturan partai. "Kan saya pelaksana harian, jadi saya yang punya hak," katanya. Dan kesepakatan itu pun disokong oleh semua pimpinan kolektif provinsi PDIP. Roy tak main-main dengan klaimnya karena sejumlah pimpinan daerah itu hadir membelanya.

Jadi, Roy menyatakan selebaran pemecatan atas dirinya itu kebohongan. "Laksamana tidak bisa memecat pelaksana harian," kata Roy. Laksamana, kata Roy, hanyalah koordinator Pimpinan Kolektif Nasional.

Dan para Pimpinan Kolektif Provinsi (PKP) itu berencana menjatuhkan Laksamana dari posisinya sekarang. "Semua PKP ingin melengserkan Laksamana," kata Chris Salutepy, Ketua PKP Maluku, yang berdiri di sebelah Roy BB Janis.

Menurut Chris, Laksamana dinilai tidak berkomitmen memenangkan partai dalam Pemilu 2009. Akibatnya, PDP gagal mengirim wakil ke Dewan Perwakilan Rakyat karena tak lolos parliamentary threshold.

No comments:

Archives